Doomscrolling—kebiasaan terus-menerus menggulir berita buruk di media sosial meski itu bikin cemas—memang fenomena yang sangat nyata di era digital ini. Otak kita secara alami terprogram untuk waspada terhadap ancaman, tapi algoritma media sosial sering kali mengeksploitasi insting tersebut secara berlebihan. …
Navigasi di dunia dating apps itu kadang terasa seperti sedang menjinakkan bom—satu langkah salah, dan tiba-tiba kamu terjebak dalam obrolan membosankan atau skenario ghosting yang menyakitkan. Untuk membantumu membedakan mana yang layak di-swipe right dan mana yang harus segera di-report, …
Dua istilah ini sering muncul di dunia kerja belakangan ini, dan keduanya adalah bentuk respon terhadap burnout. Bedanya, yang satu bersifat pasif, sementara yang lain lebih proaktif. Mari kita bedah mana yang sebenarnya lebih “ramah” untuk kesehatan mentalmu. 1. Quiet …
Memulai side hustle atau pekerjaan sampingan saat masih mahasiswa atau baru lulus (fresh graduate) sering kali terbentur masalah klasik: modal. Namun, di tahun 2026 ini, ekonomi digital telah membuka pintu lebar-lebar bagi siapa saja yang memiliki akses internet dan keterampilan …
Generasi Z, yang lahir antara pertengahan 1990-an hingga awal 2010-an, kini semakin mendominasi pasar kerja. Mereka bukan lagi sekadar “generasi muda” yang baru masuk dunia profesional, melainkan kekuatan signifikan yang membentuk ulang ekspektasi dan dinamika tempat kerja. Pada tahun 2026, …
Dunia kerja terus berubah. Jika dulu kita mengenal istilah Hustle Culture (kerja lembur bagai kuda), sekarang muncul tren baru yang lebih mementingkan kesejahteraan mental dan finansial. Dua istilah yang sedang hangat dibicarakan adalah Quiet Quitting dan Loud Budgeting. Mana yang …



