6 Fakta Menarik dari Startup Unicorn
Unicorn merupakan suatu istilah bagi startup dengan nilai valuasi lebih dari $1 milyar. Di Indonesia, Go-Jek menjadi unicorn leader yang telah mengumumkan nilai valuasinya yang fantastis. Unicorn menjadi semacam simbol kesuksesan sebuah startup. Oleh karena itu, tak heran jika unicorn menjadi startup-goals hampir semua founder di dunia. Perjuangan untuk menjadi startup unicorn, tentunya bukanlah hal yang mudah.
1. Sebanyak 94% founder startup unicorn adalah pria. Hanya 4% yang perempuan.
Fakta ini sepertinya tidak terlalu mengejutkan, mengingat jumlah perempuan yang terjun di industri teknologi informasi jumlahnya memang hanya sekitar 10% dari keseluruhan. Meski sekarang cukup banyak program yang mencoba memberdayakan perempuan di bidang teknologi, faktanya ini masih menjadi tantangan tersendiri yang cukup menarik bagi kita semua.
2. Stanford, Harvard, dan University of California merupakan top-three almamater dari para founder.
Siapa tak kenal tiga perguruan tinggi bergengsi di dunia ini? Tak hanya cemerlang dalam hal riset dan dunia akademis, ternyata ketiganya juga melahirkan orang-orang yang keren di bidang startup. Terbukti dalam riset ini menyebutkan kebanyakan founder dari startup unicorn di seluruh dunia berasal dari ketiga kampus ini.
3. California adalah tempat di mana paling banyak startup unicorn.
California menjadi kota dengan jumlah yang terbanyak di dunia. Posisi kedua ditempati oleh New York. Sementara, di posisi ketiga kita diajak terbang jauh ke Asia, tepatnya di Kota Beijing, China.
4. London menjadi kota dengan startup terbanyak di Eropa.
Startup berkembang pesat di seluruh dunia, tak terkecuali di benua Eropa. Di benua dengan daratan terluas di dunia tersebut, London menjadi satu kota dengan jumlah startup unicorn terbanyak. Yang kedua adalah Berlin di Jermaan disusul dengan Stockholm di Swedia.
5. Sebanyak 67% diluncurkan bersama co-founder.
Fakta ini menarik mengingat keberadaan co-founder merupakan hal yang hampir-wajib bagi setiap orang yang ingin membangun startup. Co-founder menjadi semacam kekuatan utama yang dimiliki oleh startup bahkan ketika mereka belum memiliki apa-apa. Tim yang solid, yang dalam hal ini disebut sebagi co-founder menjadi aset penting bagi startup yang ingin berkembang dan menjadi besar. Meski demikian, banyak juga startup yang bermula dari single founder. Dari riset yang sama, angkanya menunjukkan lebih dari 30% di seluruh dunia.
Source : https://www.labana.id/view/6-fakta-menarik-dari-startup-unicorn-di-seluruh-dunia/2017/02/01/?fullview
