Perusahaan China Sukses Kloning Serigala, Solusi Kepunahan?
Sebuah perusahaan kloning China Sinogene memamerkan kelahiran serigala kloning pertama berjenis Serigala Arktik (Canis lupus arctos).
Proses kloning tersebut dilakukan dengan bunda pengganti seekor anjing jenis beagle.
Anak serigala betina hasil kloning bernama Maya serta induk beaglenya diperkenalkan ke dunia dalam sebuah video singkat di konferensi pers yang diadakan pada Beijing China di Senin (19/9).
Menurut perwakilan Sinogene, video itu dirilis 100 hari sesudah Maya lahir di 10 Juni pada sebuah laboratorium pada Beijing.
Biasanya, Sinogene mengkhususkan diri dalam mengkloning hewan peliharaan yg mangkat , seperti kucing, anjing, serta kuda, buat klien eksklusif. namun dikutip dunia Times, perusahaan ini kini ingin memakai keahliannya untuk membantu mengkloning spesies yg terancam punah buat tujuan perlindungan.
Maya dikloning menggunakan DNA yang dikumpulkan berasal serigala Arktik dewasa yg juga bernama Maya. Serigala arktik ini meninggal di penangkaran pada Harbin Polarland, sebuah taman margasatwa di timur laut China.
Baca juga : Setahun Kolaborasi, PeduliLindungi Raib dari Gojek
Maya dewasa yang lahir di Kanada sebelum dikirim ke China di 2006, mati sebab usia tua pada awal 2021.
Manajer umum Sinogene Mi Jidong mengatakan kloning Maya berhasil diselesaikan “sesudah 2 tahun upaya yang keras.”
Dilansir berasal Live Science, peneliti Sinogene awalnya membangun 137 embrio serigala Arktik dengan menggabungkan sel kulit berasal Maya orisinil dengan sel telur yg belum matang dari anjing, memakai proses yg dikenal menjadi transfer inti sel somatik (SCNT).
Kemudian dari embrio tadi, 85 berhasil ditransplantasikan ke tujuh pengganti beagle. asal embrio yg ditransplantasikan itu, hanya satu yg berkembang penuh selama proses kehamilan.
Para peneliti memakai pengganti beagle karena tidak ada cukup serigala betina pada penangkaran untuk eksperimen yang dilakukan para ilmuwan. Untungnya, anjing berbagi DNA yg cukup seperti dengan serigala buat sebagai akibatnya kehamilan mampu berhasil.
Lebih lanjut, Maya mungil kini tinggal bersama bunda penggantinya pada laboratorium Sinogene di Xuzhou, China timur, namun anak serigala itu di akhirnya akan dipindahkan ke Harbin Polarland untuk tinggal beserta serigala Arktik lainnya.
Namun penjaga taman margasatwa tadi berkata Maya wajib perlahan-lahan diperkenalkan ke kawanan lainnya karena asuhannya yg terisolasi.
