Apa Itu EPS (Earning Per Share) dan kegunaannya Bagi Perusahaan?
Apa Itu EPS (Earning Per Share) dan Kegunaannya Bagi Perusahaan?
Tujuan menjalankan suatu perusahaan adalah supaya mampu memberi laba buat investor atau pemegang saham perusahaan tadi. Perusahaan yang telah go public mempunyai cara serta kata yg tidak sinkron menggunakan private company dalam pembagian laba. Beberapa istilah seperti Rasio Profitabiltas, Price Earning Ratio (PER) serta Earning Per Share (EPS) sering dipergunakan pada perhitungan dividen buat perusahaan terbuka (tbk).
Earning Per Share merupakan salah satu faktor yang bisa menyebabkan kenaikan atau penurunan harga saham sebuah perusahaan.
Para trader atau investor saham pada perusahaan go public tentu telah kata tersebut pada aktivitas transaksinya. tetapi masih poly jua para pebisnis yang belum memahami apa yg dimaksud dengan EPS. di kesempatan kali ini kami akan membahas tentang apa itu EPS saham dan kegunaannya bagi perusahaan.
Pengertian Earning Per Share
Berdasarkan Dictionary of Accounting karya Abdultah (1994) maka Earning Per Share ialah pendapatan higienis perusahaan selama setahun dibagi menggunakan jumlah rata-rata lbr saham yang beredar, dimana pendapatan higienis tadi dikurangi dengan saham preferen yg diperhitungkan buat tahun tersebut.
Sedangkan Baridwan (1992) mengatakan bahwa Earning Per Share artinya pendapatan pada satu periode atas seluruh lbr saham, kemudian digunakan pimpinan perusahaan buat memilih dividen yg akan dibagikan.
Dari dua pengertian diatas maka kita bisa merogoh konklusi apa itu EPS atau yg diklaim pula menjadi untung per saham. EPS artinya rasio keuangan yang mengukur jumlah laba bersih yg diperoleh dalam setiap lembar saham yg tersebar. EPS merupakan representasi dari jumlah uang yg akan diterima oleh para pemegang saham atas setiap lembar saham yang mereka miliki. biasanya pembagian dividen atau keuntungan saham dilakukan pada akhir tahun.
Pada suatu perusahaan, EPS umumnya berbanding lurus dengan revenue. Maksudnya artinya Bila perusahaan mencapai revenue yang besar maka besar EPS akan tinggi. sebaliknya bisa juga disimpulkan Bila EPS benilai tinggi berarti revenue perusahaan sangat besar . Selain revenue, faktor lain mirip profit margin pula menjadi pertimbangan pada perhitungan laba perusahaan.
Ukuran suatu perusahaan tidak menjamin besarnya EPS. Jadi perusahaan besar belum tentu menyampaikan agunan bahwa EPS yang didapat akan besar . kebalikannya perusahaan kecil jua belum tentu menghasilkan EPS yang bernilai kecil. Hal ini ditentukan oleh besarnya keuntungan yg diperoleh dan jumlah saham yang beredar pada masing-masing perusahaan. Sang sebab peranan direksi dalam menjalankan perusahaan agar menerima laba aporisma sangat diperlukan, karena hal tadi bekerjasama menggunakan nilai EPS.
Rumus Menghitung Earning Per Share
Secara formulasi rumus Earning Per Share adalah :
Earning Per Share = (untung higienis – Dividen preferen) / Jumlah saham yg tersebar pada akhir periode
Asal rumus di atas diketahui bahwa pada perhitungan EPS tidak memasukan dividen berasal saham preferen. EPS hanya mengukur pendapatan yang tersedia buat para pemegang saham biasa. Dividen buat para pemegang saham preferen dikeluarkan terlebih dahulu sehingga tidak sebagai milik pemegang saham biasa.
Umumnya nilai EPS memang mungil karena dihitung buat setiap lbr saham. tapi, investor atau pemegang saham umumnya tidak hanya memiliki satu lembar saham saja. umumnya mempunyai lot saham dalam jumlah poly. Satu lot sama menggunakan 100 lbr saham. Semakin banyak lot yg dimiliki investor maka akan semakin akbar dividen yang didapat buat pembagian saham tadi.
Faktor Penyebab Kenaikan dan Penurunan Earning Per Share
Kenaikan nilai EPS ditimbulkan oleh beberapa faktor berikut adalah :
• Untung higienis naik dan jumlah lembar saham biasa yg tersebar turun.
• Untung bersih naik dan jumlah lbr saham biasa yg beredar tetap.
• Untung higienis permanen serta jumlah lbr saham biasa yang beredar turun.
• Persentase penurunan jumlah lembar saham biasa yg beredar lebih besar daripada persentase penurunan laba higienis.
• Persentase kenaikan laba higienis lebih besar daripada persentase kenaikan jumlah lembar saham biasa yang tersebar.
Sedangkan penurunan nilai EPS dapat ditimbulkan oleh beberapa faktor, yaitu :
• Laba higienis turun serta jumlah lbr saham biasa yg tersebar tetap.
• Untung higienis permanen serta jumlah lbr saham biasa yang beredar naik.
• Laba bersih turun serta jumlah lembar saham biasa yang tersebar naik.
• Persentase kenaikan jumlah lembar saham biasa yg beredar lebih besar daripada persentase kenaikan untung bersih.
• Persentase penurunan untung bersih lebih akbar daripada persentase penurunan jumlah lembar saham biasa yang beredar.
Fungsi Earning Per Share untuk Perusahaan
EPS sendiri mempunyai beberapa fungsi buat sebuah perusahaan, diantaranya :
1. EPS bisa menghipnotis naiknya harga saham perusahaan. Jika perusahaan mampu membentuk taraf untung yang tinggi per lembar sahamnya, itu berarti perusahaan mempunyai lebih banyak uang yg dapat diinvestasikan kembali dalam usaha. Atau uang itu mampu dibagikan pada para pemegang saham dalam bentuk pembayaran dividen. Hal inilah yg mampu mengakibatkan kenaikan harga saham perusahaan tadi.
2. EPS pula berfungsi menjadi komponen primer yang dipergunakan untuk menghitung rasio harga pendapatan atau yg lebih terkenal disebut dengan Price Earning Ratio.
3. EPS ialah galat satu ilustrasi perusahaan go public secara profesional dan transparan pada laporan keuangan.
Selain berfungsi buat perusahaan, EPS jua dipergunakan oleh investor menjadi indikator buat melakukan analisa nilai suatu saham sebelum melakukan pembelian terhadap saham tadi.
