Banggakan WhatsApp, Zuckerberg Ejek Sistem Keamanan iMessage iPhone
Mark Zuckerberg membandingkan sistem keamanan WhatsApp serta platform perpesanan milik Apple, iMessage.
Menurut Zuckerberg, WhatsApp lebih personal serta sistem keamanannya jauh lebih baik berasal iMessage.
Hal itu disampaikan Zuckerberg lewat postingan pada Instagram, menggunakan memposting gambar iklan untuk WhatsApp beserta menggunakan komentar wacana bagaimana platform WA lebih safety daripada iMessage.
Senada menggunakan Zuckerberg, Will Cathcart, kepala WhatsApp pula memposting utas tweet yang membahas poly poin pembicaraan ke 2 perpesanan itu, menurut laporan The Verge, Selasa (18/10).
Dalam pesan iklan yg ditayangkan di Pennsylvania Station pada New York City dan diunggah Zuckerberg itu berisi konten yang diklaim mengolok-olok platform perpesanan lain yg identik berwarna biru, hijau serta putih.
Pesan iklan itu seolah mendesak menggunakan WhatsApp sebagai gantinya, karena telah menggunakan enkripsi end-to-end atau atau enkripsi ujung-ke-ujung. tetapi pada postingannya, Zuckerberg secara gamblang mengatakan WhatsApp jauh lebih langsung serta aman daripada iMessage, dengan enkripsi end-to-end berfungsi pada iPhone dan Android, termasuk dialog gerombolan.
Baca juga : Yakin Sempat Ada UFO Mampir di Ukraina? Pakar Bongkar Masalah Data
Beliau juga menunjukkan beberapa fitur, seperti cadangan terenkripsi end-to-end, yang dimiliki WhatsApp namun tidak dimiliki iMessage.
Meta bukan satu-satunya perusahaan yg menyindir iMessage. Sebelumnya Google sudah mendorong Apple untuk mengadopsi Rich Communication Services (RCS), penerus SMS, di aplikasi Pesannya.
CEO Apple Tim Cook sejauh ini, Apple tampaknya tidak memiliki planning untuk memperbarui iMessage.
Kampanye iklan privasi artinya dorongan besar bagi Meta. Vispi Bhopti, Juru bicara Meta berkata, kampanye itu akan timbul pada siaran TV, video digital, outdoor, serta ruang publik pada semua Amerika serikat dan papan reklame akan bermunculan pada New York, San Francisco, serta Los Angeles.
Awal tahun ini, perusahaan mengungkapkan mereka ingin menyebarkan basis pengguna WhatsApp di AS. sementara 2 miliar pengguna WhatsApp secara de facto tidak hanya beredar di antero Alaihi Salam.
Meta sudah menawarkan WhatsApp menggunakan berdasarkan keunggulan mulai klaim sangat privasi serta sangat aman.
