5 Cara Efektif Usir Ngantuk di Kelas
Mengantuk merupakan hal yang sering kita alami baik di Kelas, Kantor, atau tempat lainnya saat otak kita tidak sedang sibuk atau sedang melakukan hal yang monoton. Rasa bosan dan kantuk kerap kali menyerang siswa saat sedang belajar di dalam kelas. Hal ini tentunya bisa mengganggu aktivitas belajar. Tidak hanya itu, konsentrasi bisa langsung buyar sehingga membuat belajar menjadi tidak efektif, yang tentu saja menjadi musuh siswa. Mari kita simak berikut lima cara efektif mengusir rasa ngantuk di kelas dibawah ini:
1. Izin ke toilet
Kalian yang merasa ngantuk atau bosan, bisa untuk meminta izin untuk pergi ke toilet untuk menghilangkan rasa jenuh. Pada saat keluar ruangan, bisa saja kalian berpapasan dengan kakak kelas gebetan.
2. Cuci muka
Mencuci muka saat pergi ke toilet juga merupakan cara ampuh mengusir rasa kantuk atau bosan. Harapannya, saat kembali ke kelas akan lebih fokus dalam memperhatikan pelajaran.
3. Corat-coret di kelas
Menggambar atau mencoret buku catatan juga merupakan cara ampuh lainnya mengusir rasa bosan atau ngantuk di kelas. Walaupun menyenangkan, jangan lupa untuk selalu tetap memperhatikan pelajaran yang berlangsung. Dengan menghias buku catatan menjadi sesuatu hal yang keren akan membuat siswa lebih semangat.
4. Mendengarkan musik
Siapa yang suka mendengarkan musik? Saat guru belum datang, Kalian bisa mencuri waktu untuk mendengarkan musik. Mendengarkan musik sangat bisa meningkatkan mood seseorang. Akan tetapi, saat guru datang jangan lupa untuk selalu siap mendengarkan materi yang diajarkan.
5. Pikirkan hal seru
Coba pikirkan hal seru yang akan kalian lakukan setelah pulang sekolah. Baik itu jalan bersama keluarga, sahabat, atau bahkan gebetan. Tetapi ingat jangan kebanyakan melamun. Siswa harus tetap memperhatikan saat guru sedang mengajar di depan kelas.
Inilah lima cara efektif mengusir rasa kantuk dan bosan di dalam kelas. Tapi ingat, setelah tidak mengantuk lagi, jangan lupa untuk tetap fokus memperhatikan pelajaran agar tidak ketinggalan materi dan tidak dimarahi guruya.
source : medcom.id
