Jenis-jenis ISO Perusahaan
Jenis-jenis ISO yang Digunakan Perusahaan
ISO 9001
ISO 9001 adalah standar yang paling banyak digunakan perusahaan di Indonesia dan bertujuan untuk meningkatkan efektivitas manajemen mutu. Standar ISO 9001 dapat membantu perusahaan dalam menemukan solusi paling efektif untuk setiap permasalahan, sekaligus dapat menumbuhkan cara kerja yang kreatif dan produktif melebihi standar yang sudah ditetapkan perusahaan. Setidaknya ada 4 komponen yang terdapat dalam standar ISO 9001, yaitu standar keamanan, lingkungan pabrik yang ramah lingkungan, efisiensi produksi sesuai harapan, dan spesifikasi dimensi serta fungsional.
ISO/IEC 17025
Perusahaan yang bisa menggunakan ISO/IEC 17025 adalah lembaga pengujian, seperti laboratorium dengan jenis yang standar. Standarisasi ISO ini memungkinkan laboratorium menunjukkan bahwa mereka beroperasi secara kompeten dan dengan hasil yang valid. Keberadaan standarisasi ISO sudah tentu dapat meningkatkan kepercayaan terhadap hasil kerja lembaga tersebut. Lebih hebatnya lagi, ISO/IEC 17025 dapat membantu memfasilitasi kerja sama antara laboratorium dengan lembaga atau badan lainnya sehingga setiap laporan pengujian dan sertifikat dapat diterima antar negara tanpa perlu pengujian lebih lanjut. Otomatis dapat turut meningkatkan perdagangan internasional.
ISO 14001
ISO 14001 adalah standar terkait sistem manajemen lingkungan. Jadi, perusahaan harus memenuhi aspek, seperti memiliki pengolahan limbah yang baik, mempunyai kemampuan menghemat energi, menghemat air, hingga menghemat bahan bakar.
ISO 28000
Merupakan standarisasi yang berhubungan dengan sistem manajemen keamanan dan biasanya digunakan oleh perusahaan yang memiliki risiko keamanan yang cukup tinggi. Contohnya, bank, perhotelan, dan pertambangan. Menggunakan standar ini akan membantu perusahaan dalam melakukan panduan manajemen risiko atau menentukan langkah-langkah keamanan yang tepat. Dengan demikian, perusahaan bisa melindungi seluruh properti dari berbagai masalah dan ancaman.
ISO 50001
Merupakan standarisasi organisasi dalam mengembangkan, meningkatkan sistem manajemen energi, dan dalam proses implementasinya. ISO 50001 memungkinkan organisasi mengikuti kerangka kerja spesifik yang bisa membantu organisasi mencapai peningkatan kinerja berkaitan dengan energi, efisiensi, penggunaan, dan konsumsi secara berkesinambungan. Kerangka kerja berguna untuk menetapkan pengukuran, dokumen, dan laporan untuk memantau kemajuan proses dan karyawan perusahaan.
ISO 22000
ISO 22000 adalah standarisasi terkait sistem manajemen bidang pangan. Perusahaan yang bisa menggunakan standarisasi internasional ini adalah perusahaan yang bergerak di bidang makanan dan minuman (food and beverage).
ISO/IEC 27001
ISO/IEC 27001 merupakan standar internasional yang menetapkan spesifikasi sistem manajemen keamanan informasi. Dengan kata lain, penggunaan ISO/IEC 27001 akan membantu organisasi dalam proses mengelola keamanan informasi, termasuk individu dan teknologinya. Sebagai standar keamanan informasi, ISO 27001 memiliki kerangka kerja yang membantu organisasi membangun, menerapkan, mengoperasikan, memantau, meninjau, memelihara, dan meningkatkan sistem manajemen keamanan informasi yang ada.
ISO TS 16949
ISO yang mengatur spesifikasi secara teknikal untuk perusahaan otomotif adalah ISO TS 16949. Spesifikasi ISO TS 16949 dikembangkan langsung oleh perusahaan otomotif asal Amerika Serikat, Prancis, Jerman, dan Italia. Gunanya untuk mengembangkan kualitas produk, serta untuk memproduksi setiap komponen dan suku cadang bagi pasokan industri otomotif.
Itulah jenis-jenis standar ISO yang perlu Anda ketahui berikut jenis industri yang bisa menggunakannya. Semoga bermanfaat!
Source : qubisa.com
