Mengenal Nano Technology Serta Fungsinya
Pernah mendengar perihal nano technology atau teknologi nano? Akhir-akhir ini, kata nano technology kerap timbul pada berbagai produk skincare atau kosmetik. Teknologi nano memang tidak hanya dimanfaatkan di bidang sains saja, namun juga pada bidang kecantikan buat memaksimalkan manfaatnya bagi kulit dan tubuh.
Manfaat teknologi nano bagi kehidupan manusia sangatlah luas. Saat ini telah banyak contoh penerapannya mulai dari bidang kesehatan sampai kecantikan. Sayangnya, pada Indonesia sendiri teknologi ini belum banyak dikembangkan. Sebagian warga pula masih merasa asing dengan teknologi nano. Apa yang kamu bayangkan pertama kali waktu mendengar istilah nano technology? sempurna berhubungan dengan hal-hal yang kecil. Memang benar, sebab kata nano sendiri dari dari bahasa Yunani yang adalah ‘kerdil’.
Nano technology adalah ilmu atau teknologi yang mengkaji objek yang ukurannya sangat kecil (sepermiliar meter) yang lalu dimanipulasi buat membentuk benda-benda baru menggunakan karakter khusus yang diinginkan. Pada dasarnya, teknologi nano merupakan lompatan teknologi buat merekayasa benda-benda baru asal benda-benda yang sudah terdapat. Istilah nano technology pertama kali digunakan sang Norio Taniguchi pada tahun 1974 yang mengungkapkan bahwa material dapat dikontrol serta direkayasa melampaui skala mikrometer. Semenjak saat itu, nano technology terus dikembangkan di banyak sekali bidang seperti kimia, fisika, material, sipi, listrik, kedokteran, mesin, pertanian, bahkan hiburan.
Manfaat Bagi Kehidupan manusia
Nano technology semakin banyak diaplikasikan pada aneka macam bidang kehidupan insan. Berikut adalah beberapa manfaat teknologi terkini ini bagi kehidupan manusia.
Bidang lingkungan
Teknologi nano membantu menciptakan baterai yang dapat menyimpan lebih banyak energi buat mobil listrik serta penciptaan panel surya yang dapat mengganti lebih banyak sinar mentari sebagai listrik. Ini ialah perkembangan teranyar dalam mengatasi perubahan iklim yang terjadi dengan teknologi yang lebih efisien dan optimal.
Bidang kedokteran
Salah satu contoh perangkat lunak nano technology dapat dilihat pada terapi kanker pada mana agen kemoterapi mempunyai efek toksik terhadap sel tumor sebagaimana pada sel normal lainnya. Selain itu, nano technology dipergunakan buat menyebarkan indera pacu jantung yang bisa mencegah gagal jantung.
Bidang pertanian
Dalam ilmu pangan, penggunaan teknologi nano berpotensi memperpanjang umur buah dan sayuran. Hal ini dicapai menggunakan memasukkan nanopartikel ke dalam kuliner yang bekerja sebagai agen anti-bakteri dan hasilnya buah dan sayuran akan bertahan lebih usang.
Bidang elektro dan komputer
Nano technology bisa digunakan buat membentuk titik kuantum yaitu sel pembuat cahaya kecil yang bisa digunakan buat penjelasan pada layar komputer atau elektronika lainnya. Selain itu, sirkuit yang ada sekarang ini dapat didesain lebih mungil lagi sebagai akibatnya dapat bekerja lebih optimal dan tidak memakan banyak kawasan.
Bidang keamanan
Nano technology meningkatkan kemungkinan diciptakannya indera perekam mikroskopis yang hampir tidak bisa dideteksi. Salah satu kemungkinan lainnya adalah diciptakannya “peluru pintar” yaitu peluru terkomputerisasi yang dapat dikendalikan dan diarahkan menggunakan sangat seksama.
Bidang manufaktur
Salah satu temuan terbaru pada bidang manufaktur artinya inovasi material kayu berwujud tembus pandangan yang mempunyai kekuatan setara atau bahkan melebihi baja tetapi dengan bobot yang lebih ringan. Ini adalah manfaat nano technology yang bisa mengubah kaca karena kayu mempunyai struktur sel dan serat alami yang tidak simpel pecah mirip kaca.
Bidang kecantikan
Seperti yang disebutkan di atas, teknologi nano juga mulai banyak ditemukan di banyak sekali produk skincare serta kosmetik yang diklaim mempunyai proteksi lebih tinggi dibanding produk sejenis. Partikel nano pada produk ini dapat memaksimalkan penyerapan bahan kosmetik ke pada kulit dan jua bisa menyalurkan bahan kosmetik lebih merata yang dapat melindungi kulit asal sinar surya serta energi negatif.
Source : quipper.com
