Penerapan konsep kota pintar di Indonesia pada dasarnya didukung oleh banyak pihak, baik pemerintah maupun swasta. Namun, bukan berarti pengimplementasian konsep kota pintar di dalam negeri tak memiliki kendala atau tantangan sama sekali. Tantangan utama dalam mewujudkan konsep kota pintar di Indonesia adalah: 

  • Kebutuhan akan perangkat yang dibanderol dengan harga amat mahal serta sulit untuk bisa didapatkan. 
  • Di samping itu, tidak semua daerah dan kota di Indonesia mempunya infrastruktur memadai guna menunjang pemanfaatan internet of things. Untuk menyiasatinya, pemerintah daerah tentu harus melakukan langkah awal berupa penyediaan infrastruktur teknologi informasi agar penerapan smart city lebih mungkin terwujud. Dengan begitu, pembuatan command center atau data center lebih mungkin untuk dilakukan. 
  • Masyarakat yang mungkin belum siap untuk menerima inovasi dan perubahan digitalisasi ini. 

Wacana konsep smart city yang mampu memudahkan pelayanan serta melengkapi fasilitas publik harus sering digaungkan mulai dari sekarang. Perubahan secara berkala juga perlu terus dilakukan agar masyarakat tidak kaget dengan kehadiran layanan dengan basis teknologi pada konsep modernisasi ini. 

Kemkominfo sendiri pernah menyampaikan komitmen untuk mendukung penerapan kota pintar di Indonesia. Bahkan, pemerintah pusat sudah mencanangkan program bertajuk 100 Smart City bersama Menkominfo, Kemendagri, Kementerian PUPBP, Kantor Staf Kepresidenan, juga Bappenas.

Dengan jumlah kota dan kabupaten sebanyak 514 di seluruh Indonesia, pengembangan konsep ini membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Tanpa pertimbangan anggaran dan konsep yang matang, penerapan smart city tentu dapat berisiko mengalami kegagalan. 

Adapun sejumlah pemerintah daerah yang disasar dalam program pemerintah mewujudkan konsep smart city ini, di antaranya, Boyolali, Sukoharjo, dan juga Solo. Ketiga kota dan kabupaten tersebut dianggap telah memenuhi syarat infrastruktur teknologi informasi, SDM, dan juga regulasi guna mengatur kebijakan pengimplementasian konsep kota pintar

Akankah Indonesia Berhasil Mewujudkan Program Smart City?

Smart city adalah konsep penataan kota modern yang sudah banyak diterapkan di berbagai kota di negara maju. Mengintegrasikan teknologi informasi serta komunikasi dengan bantuan jaringan perangkat internet of things, penerapan ini diharap mampu menciptakan efisiensi, perbaikan layanan publik, serta menunjang kesejahteraan masyarakat. 

Di Indonesia sendiri terdapat sejumlah kendala dalam mewujudkan konsep kota pintar ini, mulai dari belum adanya infrastruktur penunjang, kesiapan pemerintah daerah, serta masyarakat yang mungkin belum siap untuk memanfaatkan inovasi teknologi digital. Namun, dengan perencanaan konsep yang matang dan komitmen tinggi, penerapan smart city di Indonesia pasti akan berhasil diwujudkan.