Fungsi dari CRUD
Fungsi dari CRUD : Terdapat empat poin penting dari akronim fungsi CRUD untuk mengembangkan perangkat lunak, baik berbasis web maupun mobile.
1. Create
Fungsi CRUD yang pertama adalah create, dimana anda dapat memungkinkan untuk membuat record baru pada sistem basis data. Jika anda sering menggunakan SQL, maka sering disebut dengan istilah insert.
Sederhananya, anda dapat membuat tabel atau data baru sesuai atribut dengan memanggil fungsi create. Akan tetapi, biasanya hanya posisi administrator saja yang dapat menambahkan atribut lain ke dalam tabel itu sendiri.
2. Read
Fungsi yang kedua adalah read, berarti memungkinkan anda untuk mencari atau mengambil data tertentu yang berada di dalam tabel dengan membaca nilainya. Fungsi read mempunyai kesamaan dengan fungsi search yang biasa anda temukan dalam berbagai perangkat lunak.
Hal yang perlu anda lakukan adalah dengan menggunakan kata kunci (keyword) untuk dapat menemukan file record dengan bantuan filter data berdasarkan kriteria tertentu.
3. Update
Fungsi CRUD yang ketiga adalah update, dimana berfungsi untuk memodifikasi data atau record yang telah tersimpan di dalam database. Namun, anda perlu untuk mengubah beberapa informasi terlebih dahulu agar dapat mengubah record sesuai kebutuhan anda.
Untuk pengisian update data anda juga perlu menyesuaikan nilai atribut sesuai dengan form yang tersedia agar tidak ada kesalahan saat pemrosesan data di dalam server.
4. Delete
Fungsi yang terakhir adalah delete, dimana ketika anda tidak membutuhkan sebuah record lagi, maka data tersebut perlu untuk dihapus. Sehingga, anda perlu untuk menggunakan fungsi delete untuk memproses aktivitas tersebut.
Beberapa software terkait database relasional mengizinkan anda untuk menggunakan soft dan hard delete. Untuk soft delete berfungsi untuk memperbarui status baris yang menunjukkan bahwa data akan dihapus meskipun informasi tersebut tetap ada.
Sedangkan, untuk hard delete bertujuan untuk menghapus catatan pada basis data secara permanen.
Kelebihan dari Penerapan CRUD
Terdapat beberapa keuntungan apabila anda menggunakan CRUD ini, diantaranya adalah sebagai berikut.
1. Digunakan oleh Berbagai Bahasa Pemrograman
Fungsi CRUD terkenal dengan fleksibilitasnya, sehingga dapat digunakan dan diimplementasikan ke dalam banyak bahasa pemrograman, seperti JavaScript, PHP, SQL, Ajax, Java, Python, dan lain – lain.
Selain itu, juga dapat dipergunakan dalam berbagai framework, seperti Codeigniter dan Laravel.
2. Operasi Pemrograman yang Cukup Kompleks
Kelebihan yang kedua, CRUD juga termasuk fungsi esensial untuk dapat dipahami. Sehingga, ada beberapa saat ketika anda akan merasakan kesulitan saat memahami pemrograman komputer sebelum anda benar – benar paham terkait materi ini.
3. Mendukung Tampilan UI Berjalan dengan Baik
Keuntungan yang ketiga, fungsi CRUD juga mendukung tampilan user interface menjadi lebih terkontrol, akurat, dan tepat sasaran. Dimana, berbagai tipe data dapat ter- define sesuai dengan atribut dan nilai masing – masing.
Cara Kerja Sistem CRUD
Untuk pengaplikasian dari fungsi ini, anda dapat mempelajari tutorial lengkapnya di website Codecademy atau melalui situs W3School. Yang paling penting dan harus anda perhatikan dalam menyusun fungsi tersebut, anda perlu untuk memastikan bahwa program anda telah terkoneksi dengan database.
Sebenarnya, terdapat beberapa variasi lain dari CRUD yang diterapkan pada Restful APIs, terletak pada sistem HTTP. Berikut terdapat beberapa variasi, yang meliputi:
- BREAD (Browse, Read, Edit, Add, Delete)
- CRAP (Create, Replicate, Append, Process)
- CRUDL (Create, Read, Update, Delete, List)
- DAVE (Delete, Add, View, Edit)
Kesimpulan
- CRUD adalah fungsi yang dapat digunakan untuk diterapkan pada sistem basis data yang membantu proses pengolahan informasi secara sistematis.
- Operasi pemrograman yang diterapkan adalah membuat, membaca, meng-update, dan menghapus data.
- Kelebihan dari fungsi ini adalah mampu diaplikasikan ke dalam berbagai bahasa pemrograman yang mempunyai paradigma masing – masing, serta membantu dalam pemrosesan database secara optimal.
