5 Workshop di Jepang yang Layak Kamu Coba
Sebagai salah satu destinasi wisata favorit dunia, memiliki banyak warisan budaya. Sehingga membuat para wisatawan yang berkunjung ke sana menemukan banyak hal yang layak untuk dicoba. Jika kamu suka tantangan ekstra selama liburan, coba liburan di Jepang yang berbeda dengan mengikuti workshop di Jepang yang layak dicoba jika kamu benar-benar ingin mempelajari tradisi dan budaya Jepang. Mulai dari memasak, budaya, hingga seni, kami telah menyusun daftar 5 workshop di Jepang yang sayang untuk kamu lewatkan saat menjelajahi kota-kota ini!
1. Pengalaman Tradisional Kintsugi
Seni tradisional Jepang, Kintsugi, selalu dikagumi karena memiliki teknik mengubah barang yang rusak menjadi karya seni yang benar-benar baru. Kintsugi menggunakan tembikar yang pecah dan menyatukannya kembali menggunakan campuran pernis serbuk emas untuk menyatukan semua bagian tembikar dan membuatnya bernilai kembali. Anda bisa mencoba teknik restorasi tradisional Jepang ini ketika berkunjung ke Tokyo! Kamu akan mempelajari dasar teknik restorasi ini sambil mengenakan Samue atau seragam perajin tradisional. Kamu akan menyukai lokakarya ini karena di sini kamu bebas memilih piringmu sendiri, yang dengan indahnya dihiasi pola dari zaman Edo.
2. Shinjuku Shamisen Workshop
Rasakan keindahan musik tradisional Jepang saat berkunjung ke Tokyo. Shamisen adalah alat musik tradisional tiga dawai yang terinspirasi dari alat musik Cina, sanxian. Alat musik ini biasanya digunakan sebagai pengiring lagu daerah dan pergelaran kabuki, atau pertunjukan sandiwara wayang. Selama lokakarya, kamu tidak hanya belajar lebih dalam tentang sejarah dan pentingnya Shamisen, tapi kamu juga akan mendapat kesempatan membuat sendiri alat musik ini. Selain membuat alat musik tradisional sendiri, salah satu bagian terbaiknya, kamu bahkan akan disuguhi pertunjukan langsung! Instruktur profesional di sana tidak hanya memainkan Shamisen untukmu, tetapi juga mengajari cara memainkan alat musik yang kamu buat sendiri. Kamu juga bisa menyewa pakaian tradisional dan mencoba mengenakannya, serta mencicipi manisan dan minuman matcha khas Jepang yang diberikan cuma-cuma untuk menyempurnakan pengalamanmu!
3. Workshop Pembuatan Herbarium dan Saset Botani Aromatik
Manisnya aroma dan rupa bunga pasti membuatmu tertarik untuk mengikuti ini di Osaka! Bersama seorang instruktur, lokakarya ini akan mengajakmu memilah buah-buahan, bunga, atau rempah-rempah kering favoritmu, dan menyatukan semuanya untuk membuat herbarium atau botanical sachet. Pengalaman ini sangat cocok untukmu dan temanmu yang sedang liburan di Osaka dan ingin mencoba sesuatu yang baru. Apalagi, setelah workshop kamu bisa menyimpan herbarium dan botanical sachet-mu sebagai suvenir!
4. Workshop Keramik Ulen Tangan
Di antara semua lokakarya seni di Jepang yang harus kamu coba, ini adalah yang paling terkenal. Di sini, kamu akan mencoba mengubah patung tradisional Jepang yang biasa menjadi menarik dan lucu. Patung tradisional Jepang, atau Haniwa, adalah patung tanah liat terakota Jepang yang dibuat dan digunakan untuk ritual pemakaman selama periode Kofun, dan sering kali dibentuk menyerupai prajurit. Dalam lokakarya ini, kamu akan berkesempatan untuk membuat Haniwa sendiri menggunakan teknik ulen tangan. Didampingi instruktur profesional, kamu akan merancang dan membuat sendiri ekspresi wajah yang paling mewakilimu!
Kalau kamu merasa workshop di Jepang ini agak sulit dan kamu lebih ingin menggulung tanah liat dengan rol daripada menguleninya dengan tangan, kamu bisa memilih lokakarya piring keramik, tempat kamu dapat membentuk dan mengecat piring keramik kucingmu sendiri. Apa pun pilihanmu, kami yakin kalau lokakarya keramik akan menjadi kenangan indah di Osaka yang bisa kamu bawa pulang!
5. Lokakarya Upacara Minum Teh Jepang
Upacara minum teh adalah cara yang bagus untuk merasakan seluk-beluk dan keindahan budaya tradisional Jepang. Kamu mungkin belum tahu, tetapi upacara ini bukan sekadar minum teh! Sejarah upacara minum teh sudah ada sejak zaman panglima perang yang mulia dan biksu, tujuan utamanya adalah menjalin ikatan antara tuan rumah dan tamu, serta membawa kedamaian batin.
Selama ini, instruktur berlisensi akan mengajari kamu tentang tata krama dan pentingnya praktik tradisional. Mereka akan memperagakannya dan setelah itu, kamu bisa mencobanya sendiri. Kami sangat berharap kamu dapat menemukan kedamaian batin dan menjalin ikatan yang baik dengan teman sekelas di akhir workshop!
Source : https://www.klook.com/id/blog/workshop-di-jepang/
