Perbedaan Antara Tugas Akhir Dengan Skripsi
Saat menjadi mahasiswa tingkat akhir, pasti kamu lagi sibuk-sibuknya dengan yang namanya magang, penelitian, bimbingan, atau lagi menyusun laporan magang. Di jenjang perguruan tinggi, mahasiswa yang udah memasuki semester akhir wajib untuk membuat tugas akhir atau skripsi sebagai salah satu syarat kelulusan untuk dapat gelar kelulusan. Kamu tahu nggak, ternyata tugas akhir mahasiswa dengan skripsi itu memiliki perbedaan. Keduanya memang sama-sama menjadi salah satu syarat kelulusan, tapi kalau ditelusuri lebih jauh ternyata ada bedanya. Kali ini kita mau bahas perbedaan antara tugas ini dengan skripsi. Kamu pasti bingung apa perbedaannya? Berikut beberapa perbedaan antara keduanya:
Tugas Akhir
Merupakan karya ilmiah yang disusun oleh mahasiswa di setiap program studi berdasarkan hasil penelitian dari suatu masalah yang dilakukan secara seksama dengan bimbingan dosen pembimbing. Biasanya tugas ini dilakukan oleh mahasiswa program Diploma.
Karakteristik
- Identifikasi masalah untuk tugas ini dapat diangkat dari hasil praktik (praktik kerja lapangan) yang boleh dilakukan oleh mahasiswa program diploma.
- Tugas tersebut diharapkan bisa menjelaskan keterkaitan antara penelitian yang dilakukan dengan penelitian bertopik sama lainnya dalam dunia kerja.
- Hasil penelitian yang dipaparkan dalam tugas ini harus didukung oleh data yang diperoleh dari penelitian yang dilakukan.
Tujuan Mengerjakan Tugas Akhir
- Mampu membentuk sikap mental ilmiah.
- Mampu mengidentifikasi dan merumuskan masalah penelitian berdasarkan rasional tertentu, dinilai penting, dan bermanfaat.
- Mampu melaksanakan penelitian mulai dari penyusunan rancangan penelitian, pelaksanaan penelitian, sampai pelaporan hasil penelitian dalam bentuk naskah tugas akhir.
- Mampu melakukan kajian secara kuantitatif dan kualitatif, dapat menarik kesimpulan yang jelas, serta mampu merekomendasikan hasil penelitiannya kepada pihak yang berkepentingan.
- Mampu mempresentasikan dan mempertahankan hasil tugas ini dalam forum ujian lisan di hadapan tim dosen penguji.
Skripsi
Skripsi merupakan karya ilmiah yang wajib ditulis oleh mahasiswa sebagai salah satu syarat lulus perguruan tinggi. Biasanya skripsi ditulis oleh mahasiswa berdasarkan konsentrasi keilmuan yang mereka pelajari untuk menuntaskan program sarjana stratanya.
Karakteristik Skripsi
- Skripsi dapat dibuat berdasarkan informasi dari koran, majalah, buku jurnal, laporan penelitian, seminar, atau keadaan lapangan.
- Skripsi menjelaskan keterkaitan antara penelitian yang dilakukan dengan penelitian bertopik relatif sama lainnya yang sesuai dengan bidang keilmuan.
- Hasil penelitian yang dipaparkan dalam Skripsi, selain didukung oleh data yang diperoleh dari penelitian yang dilakukan, juga harus dibandingkan dengan hasil penelitian lain yang sejenis.
Tujuan Mengerjakan Skripsi
- Mampu mengembangkan keilmuan yang dikuasainya dengan menggunakan metode ilmiah.
- Mampu melakukan penalaran keilmuan dalam merumuskan masalah dan mencari solusi atau pemecahan masalah yang berkaitan dengan keilmuan tersebut.
- Mampu mengkomunikasikan hasil penelitiannya dengan baik dalam bentuk tulisan maupun lisan terutama pada seminar hasil dan sidang skripsi.
- Mampu berpikir logis, kritis, dan berpikir tingkat tinggi dalam memecahkan permasalahan dalam bidang keilmuan yang diambil.
- Mampu menganalisa, mendapatkan hasil penelitian, dan menuliskan hasil pemikirannya dalam bentuk tulisan yang terstruktur dan sistematis.
Source : blog.cicil.co.id
You may also like
Pernahkah Anda mengatakan “iya” padahal sebenarnya ingin menolak? Mungkin Anda pernah menerima pekerjaan tambahan saat sudah kelelahan, membantu orang lain meskipun sedang sibuk, atau menyetujui sesuatu hanya karena merasa tidak enak untuk menolak. Jika iya, Anda tidak sendirian. Banyak orang …
Pernahkah Anda membuka media sosial atau portal berita hanya untuk beberapa menit, tetapi tanpa sadar berakhir scrolling selama berjam-jam? Awalnya mungkin hanya ingin melihat update terbaru. Namun satu informasi membawa ke informasi lain, lalu terus berlanjut tanpa henti. Jika kebiasaan …
Dalam kehidupan yang serba cepat, banyak orang terbiasa mengabaikan kondisi mentalnya sendiri. Saat merasa lelah, stres, atau tertekan, respons yang sering muncul adalah: “Nanti juga membaik sendiri.” Memang, ada kalanya kita hanya membutuhkan waktu untuk beristirahat. Namun ada juga kondisi ketika …
