5 Cara Memilih Lampu LED Agar Hemat Listrik
Model lampu rumah semakin beragam. Bila dulu kita hanya menggunakan lampu bohlam sebagai penerangan di rumah, kini sudah hadir lampu LED dengan model yang lebih minimalis. Apalagi, penggunaan lampu plafon ini tidak hanya bisa memberikan pencahayaan di dalam ruangan, tetapi juga bisa menjadi dekorasi rumah. Lalu, Bagaimana Cara Memilih Lampu LED yang Tepat?
Umumnya, harga lampu LED mungkin sedikit lebih mahal dibandingkan lampu pijar biasa. Soalnya, lampu ini memiliki teknologi yang canggih dan bisa menghemat penggunaan listrik. Namun, beberapa hal berikut ini perlu kita perhatikan.
1. Pilih Ukuran Lampu yang Tepat
Ukuran lampu juga bisa memengaruhi penggunaan listrik. Selain memperhatikan diameter dari lampu tersebut, terutama bila memakai lampu downlight, daya watt lampu juga perlu menjadi pertimbangan. Kamu bisa melihat ukuran kecerahan lampu berdasarkan dari lumens dan watt lampu. Nah, biasanya cahaya 800 lumen setara dengan lampu pijar 60 watt. Sedangkan 1600 lumen memiliki terang yang sama dengan lampu pijar 100 watt.
2. Gunakan Warna Lampu yang Sesuai
Warna lampu juga menjadi hal yang penting. Untuk mengetahui warna lampu yang sesuai, kita harus mengetahui letak pemasangan lampu tersebut. Misalnya, untuk ruang kerja, kamu bisa memilih warna lampu warm white untuk melepaskan rasa penat atau lampu cool white bila kamu ingin lebih fokus bekerja.
3. Pakai Lampu yang Bisa Diatur Tingkat Cahayanya
Seiring perkembangan teknologi, model lampu pun semakin canggih. Nah, salah satunya adalah adanya fitur pengaturan tingkat cahaya. Cara ini akan membuat kamu bisa lebih hemat dalam menggunakan lampu, lho. Soalnya, kamu bisa mengatur tingkat keterangan cahaya lampu sendiri.
4. Gunakan jumlah lampu yang sesuai
Lokasi pemasangan lampu juga akan memengaruhi jumlah lampu yang dibutuhkan. Selain itu, hal ini juga berpengaruh pada pencahayaan di dalam ruangan. Bila kamu ingin membuat ruangan terlihat lebih terang, meletakkan beberapa lampu di sudut ruangan bisa menjadi solusi. Tentu, hal ini bisa membuat biaya listrik jadi lebih boros. Untuk itulah, kita harus memilih lampu yang bisa menerangi seluruh ruangan, meski jumlah yang dipasang tidak banyak. Jumlah lampu yang tepat bisa membuat penggunaan listrik jadi lebih hemat.
5. Ketahui Jenis Lampu
Jenis lampu LED di rumah cukup beraneka ragam. Untuk itu, kita perlu mengetahui model lampu plafon yang sesuai dengan gaya interior hunian kita.
Supaya tidak salah pilih, simak beberapa jenis lampu berikut ini.
- LED Flush Mount
Tipe Led Flush Mount cocok digunakan untuk ruangan dengan langit-langit yang rendah. Desain yang sederhana dan minimalis, tetapi bisa membuat rumah tampak lebih menawan. Kamu bisa menggunakannya di area ruang tamu, kamar tidur, dan lorong. Namun, model lampu ini mungkin tidak cocok untuk langit-langit dengan ketinggian lebih dari 8 kaki atau 2,43 meter. Hal tersebut akan membuat ruangan tampak sesak. Keuntungan lampu ini adalah tidak mudah kotor seperti model semi-flush atau lampu gantung
- Lampu Sensor Gerak dan Smart LED
Jenis lampu satu ini biasanya dilengkapi dengan sensor gerak. Jadi, ketika kita berjalan di malam hari, lampu ini otomatis akan menyalah. Kamu bisa menggunakan lampu model ini di area lorong dekat kamar mandi dan area tangga. Sedangkan lampu Smart LED, biasanya memiliki fitur yang bisa kita atur hanya menggunakan ponsel, mulai dari warna lampu, intensitas lampu, serta timer untuk menyalakan dan mematikan lampu.
Source : ruparupa.com
