Pengertian Kreatif dan Kreativitas
Pengertian Kreatif dan Kreativitas – Kata kreatif secara etimologi berasal dari bahasa Inggris to create yang berarti membuat atau menciptakan. Dengan demikian, kreatif dapat dimaknai menciptakan suatu ide atau konsep dalam memecahkan suatu permasalahan.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata ‘kreatif’ memiliki pengertian memiliki daya cipta atau memiliki kemampuan untuk menciptakan. Sementara itu “kreativitas” berarti kemampuan untuk mencipta atau daya cipta.
Kreativitas merupakan naluri yang sudah dimiliki manusia sejak lahir. Akan tetapi, kreativitas tidak dapat berkembang dengan sendirinya. Rangsangan dari lingkungan akan sangat berpengaruh untuk menumbuhkan kreativitas.
Kreatif dan kreativitas menunjukkan cara berpikir seseorang dalam memecahkan masalah. Kreatif dimulai dari berpikir untuk menemukan ide. Ide tersebut bisa jadi merupakan ide yang sederhana, akan tetapi efektif untuk memecahkan suatu masalah.
Bentuk-bentuk Kreativitas
Dalam kehidupan manusia, bentuk-bentuk kreativitas dapat dituangkan dalam beberapa hal. Berikut ini adalah bentuk-bentuk kreativitas.
1. Ide
Pemikiran yang kreatif dapat mengantarkan seseorang untuk menghasilkan suatu ide. Ide di sini haruslah unik dan belum pernah terpikirkan sebelumnya. Ide adalah suatu pemikiran yang menciptakan solusi untuk mengatasi masalah yang ada di masyarakat.
2. Produk
Produk merupakan salah satu bentuk kreativitas pula. Hal ini karena untuk menciptakan suatu produk, diperlukan suatu proses kreatif sehingga produk tersebut dapat memenuhi harapan konsumen. Produk di sini dapat berupa barang maupun jasa.
3. Gagasan
Kreativitas juga dapat dituangkan dalam wujud gagasan. Gagasan yang dimaksud merupakan gagasan untuk mengatasi masalah. Gagasan dapat disampaikan secara langsung maupun tulisan seperti melalui buku, publikasi, dan lain-lain.
Ciri Ciri Orang Kreatif
Kreatif merupakan sifat yang dimiliki oleh manusia. Ada beberapa ciri-ciri yang menunjukkan bahwa seseorang itu kreatif. Berikut adalah daftarnya
1. Suka Berimajinasi
Kadang kala, beberapa orang tidak menyadari bahwa orang melamun bukan benar-benar melamun, melainkan berimajinasi. Banyak orang yang meremehkan kegiatan ini karena dinilai menghabiskan banyak waktu.
Akan tetapi, berimajinasi dapat menjadi salah satu ciri orang kreatif. Orang yang suka berimajinasi cenderung lebih menekankan berpikir menggunakan otak kanan dibandingkan dengan otak kirinya.
Orang-orang yang suka berimajinasi dikenal sebagai pemimpi yang realistis, yang mana ia akan dapat merealisasikan mimpinya. Namun, yang perlu digaris bawahi. Imajinasinya dalam bentuk positif ya ..
2. Menyukai Tantangan
Bagi orang yang kreatif, tantangan bukanlah hal yang membuat mereka berhenti. Justru tantangan akan memacu semangat mereka. Orang-orang kreatif akan memandang sebuah tantangan sebagai suatu hal yang harus dihadapi dengan rasa optimis.
Maka, tidak heran bila banyak orang kreatif yang suka mengambil risiko. Banyak pula orang kreatif yang mengalami kegagalan demi kegagalan. Di saat demikian, orang kreatif akan menganggap kegagalan sebagai suatu pelajaran.
Saat mereka pada akhirnya berhasil menghadapi tantangan itu, akan muncul rasa bangga dalam dada mereka.
3. Mudah Untuk Beradaptasi
Orang-orang kreatif dinilai sebagai individu yang mempunyai pemikiran cepat untuk menemukan ide atau gagasan dalam rangka mengatasi masalah. Kemampuan ini membuat mereka cepat beradaptasi di lingkungan baru.
Selain itu, kemampuannya beradaptasi akan membantu banyak pihak untuk menyelesaikan kasus secara berkelompok. Oleh karena itu, dengan berada di dekat orang kreatif, Anda mungkin saja akan banyak ditolong.
4. Mudah Merasa Bosan
Orang yang kreatif sangat sering berimajinasi dan memiliki sifat terbuka pada hal yang baru. Sifat ini membuat orang-orang kreatif menjadi cepat bosan pada suatu hal dan terdorong untuk mencoba hal atau tantangan baru di sekitarnya.
5. Kadang Menjadi Seseorang yang Misterius
Pribadi yang kreatif adalah pribadi yang sulit ditebak. Oleh karena itu, kadang orang lain akan mengecapnya sebagai pribadi misterius.
Selain itu, sebenarnya orang yang kreatif akan mempunyai daya sensitivitas yang tinggi. Artinya, mereka adalah orang-orang yang peka dan peduli terhadap sekitar. Selain itu, rasa empati mereka juga dapat dikatakan sangat baik.
Hanya saja, pribadi yang sulit ditebak dari orang kreatif kadang-kadang akan membuat orang lain bingung.
Contoh Kreativitas
Kreativitas dapat muncul kapan saja dan di mana saja. Lingkupnya pun luas, mulai dari hal yang sangat sederhana hingga paling rumit. Berikut adalah contoh-contoh kreativitas yang dapat kita temui pada kehidupan sehari-hari.
- Drum bisa diubah fungsinya dengan kreativitas. Misalnya dengan menjadikannya bangku cantik di ruang tamu. Tentu perlu proses kreatif di dalamnya seperti melakukan pengecatan ulang, memberi ornamen cantik, hingga jadilah bangku yang indah.
- Buku bekas yang tebal juga tidak luput dari kreativitas. Ia dapat dijadikan pot, yakni dengan melubangi bagian tengah buku, kemudian menambahkan media tanam seperti tanah. Pot buku tebal pun siap dijadikan hiasan cantik di sudut ruangan.
- Benda yang rusak seperti roda sepeda dapat dimanfaatkan sebagai gantungan baju. Roda sepeda tak terpakai bisa digantung pada tiang yang tinggi untuk menjemur baju.
- Membuat kebun vertikal menggunakan botol bekas merupakan contoh kreativitas selanjutnya. Langkah ini diambil karena sempitnya lahan untuk berkebun, terutama di kawasan yang padat penduduk.
Masih banyak contoh kreativitas lainnya yang dapat Anda lakukan. Mulailah berimajinasi dan jadilah orang kreatif dengan memanfaatkan benda-benda tak terpakai di sekitar Anda.
