Manfaat dari Dana Penelitian
Bagi dosen muda, yang kebetulan semasa kuliah belum pernah terlibat dalam kegiatan penelitian dosen. Mungkin masih asing dengan istilah dana bantuan untuk kegiatan penelitian. Jenis ini umum digunakan para dosen untuk mendanai kegiatan penelitian yang dilakukan.
Sebab yang namanya penelitian dijamin perlu berkunjung ke suatu tempat bahkan sampai lintas negara. Belum lagi dengan kebutuhan peralatan dan bahan-bahan untuk menunjang kegiatan penelitian tersebut. Dana yang perlu disediakan oleh perguruan tinggi tempat dosen mengajar dan meneliti pun harus cukup besar.
Sehingga dosen dalam menjalankan tugas penelitian tidak harus memakai dana pribadi, dan kecil kemungkinan tindakan ini dijadikan sebagai pilihan. Apalagi bantuan penelitian jenisnya ada banyak dan sumbernya juga, yang nanti akan dijelaskan di bawah. Sehingga dana bantuan ini kemudian dijadikan prioritas.
Adanya berbagai program bantuan penelitian sudah tentu menjadi angin segar bagi para dosen. Mengingat penelitian adalah hal yang wajib untuk dilakukan para dosen tersebut. Maka dengan adanya dana bantuan khusus untuk penelitian, berbagai manfaat berikut bisa didapatkan:
1. Pelaksanaan Penelitian Bisa Segera Dilakukan
Manfaat pertama dari dana bantuan untuk penelitian tentu saja membantu melaksanakan kegiatan penelitian itu sendiri. Sehingga kegiatan penelitian yang disusun rencananya dalam suatu proposal bisa segera dilakukan. Penelitian yang cepat dimulai akan lebih cepat pula didapatkan hasilnya.
Hasil penelitian inilah yang kemudian memberi manfaat luas dan bisa dalam jangka panjang. Hasil penelitian kemudian oleh disusun menjadi artikel laporan penelitian. Artikel ini kemudian akan diupayakan dosen untuk dipublikasikan dalam bentuk jurnal ilmiah.
Selain itu, hasil penelitian kemudian juga bisa diolah oleh dosen tersebut untuk menjadi buku. Naskah buku yang selesai disusun nantinya akan dikirimkan ke penerbit untuk proses penerbitan. Supaya hasil penelitian ini bisa diakses oleh masyarakat luas dan dimanfaatkan sesuai kebutuhan.
Tanpa bantuan penelitian maka rencana penelitian akan selalu menjadi rencana. Tidak bisa diwujudkan menjadi suatu kegiatan penelitian dan hasilnya pun tidak akan segera didapatkan. Sehingga penelitian ada kemungkinan gagal untuk dilakukan.
2. Tidak Pusing Lagi Mencari Dana Penelitian
Manfaat kedua dari adanya dana bantuan penelitian yang juga akrab disebut dana hibah penelitian adalah membantu dosen menenangkan pikiran. DIkatakan demikian karena sebelum dana penelitian didapatkan dijamin dosen akan pusing mencari dana penelitian yang memadai.
Tanpa dana penelitian yang cukup maka rencana penelitian sekali lagi hanya akan menjadi rencana, tanpa bisa diwujudkan dan tanpa bisa memberikan hasil penelitian yang bermanfaat besar. Oleh sebab itu, sebelum penelitian didapatkan dijamin dosen akan sibuk mencari sumber.
Utamanya adalah dana penelitian dari pemerintah, jika kurang beruntung maka mengandalkan dana penelitian yang disediakan pihak kampus. Opsional lain adalah mencari dana penelitian dari mitra yang diajak bekerjasama melakukan kegiatan penelitian tersebut.
Mitra ini umumnya berasal dari mitra industri maupun lembaga. Dimana hasil penelitian juga bermanfaat untuk pihak mereka. Sehingga pihaknya bersedia menyediakan dana untuk memfasilitasi pelaksanaan kegiatan penelitian tersebut.
3. Membantu Melancarkan Kegiatan Penelitian
Dana penelitian dibutuhkan dalam jumlah yang cukup besar. Apalagi untuk penelitian yang melibatkan banyak peralatan dan juga sumber daya manusia. Otomatis kebutuhan pun semakin tinggi. Oleh sebab itu dibutuhkan bantuan penelitian yang jumlahnya juga sesuai.
Manfaat dari bantuan tersebut tentu saja memastikan kegiatan penelitian bisa berjalan lancar. Artinya kelancaran suatu penelitian ditentukan sekali oleh ketersediaan itu sendiri. Apalagi tanpa maka penelitian tidak mungkin dilakukan, kecuali untuk penelitian yang memang minim peralatan, bahan, dan SDM.
Penelitian yang berjalan dengan lancar sudah tentu akan cepat selesai. Dimana hasil penelitian bisa segera didapatkan dan kemudian disusun ke dalam laporan hasil penelitian. Penelitian yang berjalan lancar akan memakan waktu lebih singkat, dan hal ini tentu saja menghemat kebutuhan dana.
4. Memberi Pemasukan bagi Dosen yang Meneliti
Dana penelitian yang berhasil didapatkan oleh dosen juga bermanfaat untuk dosen itu sendiri. Dana ini juga termasuk ke dalam salah satu sumber pemasukan tambahan bagi dosen diantara sumber pemasukan tambahan lain dan sumber pemasukan utama (yakni gaji dosen).
Hal ini lumrah, karena dosen selama melakukan penelitian sudah tentu akan mengeluarkan pikiran dan tenaga. Semua yang sudah dikeluarkan dosen yang bersangkutan terhitung sebagai biaya SDM (Sumber Daya Manusia) dalam pelaksanaan kegiatan penelitian.
Detail mengenai biaya SDM ini biasanya juga sudah disampaikan melalui proposal penelitian. Sehingga dosen yang bersangkutan juga berhak untuk mendapatkan gaji atas segala upaya dan usaha dalam mendukung kegiatan penelitian tersebut. Gaji ini didapatkan dari dana bantuan tadi.
Selain menjadi gaji bagi dosen yang menggagas ide penelitian, gaji juga diberikan kepada tim yang mendukung pelaksanaan penelitian tersebut. Misalnya untuk dosen yang membutuhkan asisten satu orang atau lebih. Maka asisten penelitian tersebut juga berhak mendapat gaji dan diambil dari dana hibah penelitian yang didapatkan.
5. Mendorong Dosen Menjadi Dosen Berprestasi
Adanya berbagai program yang menawarkan bantuan penelitian juga menjadi sumber dorongan bagi para dosen untuk berprestasi. Sebab dana tersebut jumlahnya lebih terbatas dibanding jumlah proposal penelitian yang diajukan ke Kemenristekdikti.
Sehingga ada proses seleksi, dan pada akhirnya hanya penelitian dengan kriteria tertentu yang berhasil mendapatkan kucuran dana penelitian. Dosen kemudian akan terdorong untuk melaksanakan penelitian terbaik supaya dana penelitian yang ditawarkan sejumlah pihak bisa didapatkan.
Misalnya akan berupaya mencari tema atau topik penelitian terbaik, mengangkat isu terkini atau memiliki sifat urgent untuk segera dilakukan. Dosen kemudian perlu berusaha keras agar topik penelitian seperti ini bisa ditemukan dan kemudian diajukan.
Dosen kemudian juga perlu menuangkan topik penelitian menarik menjadi proposal yang mudah dilirik. Proposal akan menyampaikan detail kegiatan penelitian seperti latar belakang, tujuan, dan rencana hasil penelitian tersebut. Selain itu juga terdapat detail kebutuhan dana yang nantinya menjadi pertimbangan dalam seleksi.
Semakin detail proposalnya dan susunannya juga memenuhi aturan yang sudah ditetapkan. Maka akan semakin mudah lolos seleksi penerimaan bantuan penelitian. Supaya topik penelitian menarik yang sudah susah payah dicari bisa segera direalisasikan dan menemukan hasil penelitian bermanfaat tinggi bagi IPTEK.
