5 Aplikasi Kesehatan Buatan Kementerian Kesehatan
Berikut ini beberapa aplikasi yang mendukung layanan kesehatan buatan Kementerian Kesehatan yang dirangkum Cyberthreat.id, Selasa (23 November 2021) dari berbagai sumber:
Satu Data Kesehatan
Pada 2019, Kementerian Kesehatan merilis aplikasi Satu Data Kesehatan untuk membantu tata kelola data Kesehatan di Indonesia. Aplikasi ini mencakup berbagai data kesehatan mulai data penyakit, data fasilitas kesehatan, data SDM kesehatan, hingga data anggaran penanganan masalah kesehatan di Indonesia. Pemerintah mengharapkan aplikasi ini dapat memberikan data yang akurat dan mutakhir. Sehingga bisa membantu pemerintah mengambil kebijakan yang tepat dan sesuai.
Electronic Health Alert Card (eHAC)
eHAC merupakan salah satu aplikasi yang diluncurkan oleh Kementerian Kesehatan pada 2021 sebagai bentuk digital dari Kartu Kewaspadaan Kesehatan. Aplikasi ini dapat digunakan untuk melakukan verifikasi kondisi kesehatan penumpang selama berpergian di dalam maupun di luar negeri. Penggunaan eHAC ini dilakukan sebagai upaya mendeteksi, mencegah, dan mengendalikan kedaruratan kesehatan masyarakat melalui titik masuk bandara, pelabuhan, dan pos perbatasan daratan.
Pada akhir Agustus lalu sekitar 1,3 juta data pengguna eHAC diketahui terekspose di internet. Data ini mencakup tes Covid-19, data pribadi pengguna, identitas rumah sakit, alamat, waktu kunjungan rumah sakit, jenis tes, hasil tes dan data lainnya. Setelah diselidiki, pemerintah menyatakan “tidak ditemukan adanya upaya pencurian data.
SIPGAR
Pada Januari 2021, Kementerian Kesehatan telah meluncurkan aplikasi SIPGAR yang dapat digunakan masyarakat untuk mengukur kesehatan secara mandiri. Aplikasi ini merupakan aplikasi pencatatan pemeriksaan kondisi fisik seseorang yang dilakukan dalam kurun waktu tertentu dengan menggunakan metode Rockport. Dengan aplikasi ini, pengguna dapat mengetahui tingkat kebugaran tubuhnya secara cepat dan mudah, setiap kali selesai berolahraga.
SIRANAP RS
Untuk membantu pasien Covid-19 mengecek ketersediaan tempat tidur isolasi dan ICU atau Intensive Care Unit di berbagai rumah sakit yang ada di Indonesia. Kementerian Kesehatan meluncurkan aplikasi SIRANAP RS atau SIstem Informasi Rawat Inap RS Rujukan Covid-19. Aplikasi ini sudah mencakup data untuk semua rumah sakit yang tersebar di Indonesia mulai rumah sakit negeri, swasta, hingga rumah sakit milik TNI, Polri, dan BUMN.
Silacak
Untuk melakukan pelacakan kontak erat kasus Covid-19, Kementerian Kesehatan juga meluncurkan aplikasi Silacak. Dikembangkan untuk mencapai target penulusuran 15 orang per satu kasus konfirmasi Covid-19. Pelacakan melalui aplikasi ini dilakukan secara terintegrasi, yang dikombinasikan dengan aplikasi InaRisk atau informasi tingkat bahaya dari suatu wilayah yang dikembangkan oleh Badan Nasional Perlindungan Bencana (BNPB). Pelacakan melalui aplikasi ini hanya bisa dilakukan oleh petugas yang sudah terdaftar di system milik Kementerian Kesehatan.
Source : https://cyberthreat.id/read/12915/7-Aplikasi-Kesehatan-Buatan-Kementerian-Kesehatan
