Tips Menulis Buku Hasil Penelitian
Kegiatan penelitian menjadi salah satu kunci penting untuk mendukung perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kegiatan ini sendiri akrab dijalankan oleh kalangan akademisi, baik itu mahasiswa maupun dosen melalui menulis buku hasil penelitian. Memahami arti penting kegiatan penelitian, maka pemerintah bersama dinas terkait meluncurkan berbagai program untuk memberi dukungan baik dalam bentuk dana hibah penelitian maupun dukungan dalam bentuk lainnya. Melakukan kegiatan penelitian memang tidak mudah dan membutuhkan biaya tidak sedikit. Selesai melakukan penelitian, para dosen juga perlu menuangkannya dalam tulisan atau dibukukan. Tipsnya antara lain:
1. Menentukan Topik
Tips pertama dari dosen yang akrab disapa Bu Ika ini adalah menentukan topik, tentunya topik penelitian. Penentuan perlu dilakukan sejak jauh-jauh hari agar memberi waktu yang cukup banyak untuk proses penyusunan bukunya.
Menentukan topik sejak awal juga akan membantu mencari dan mengumpulkan referensi sebanyak mungkin. Sekaligus menyusun kerangka dari buku hasil penelitian yang akan disusun.
Oleh sebab itu menentukan topik perlu dilakukan lebih dini, apalagi proses menentukannya sendiri bisa memakan waktu lama. Tidak jarang proses menentukan topik akan lebih lama dibanding menulis hasil laporannya dalam bentuk buku.
2. Mengumpulkan Referensi
Tips berikutnya adalah mengumpulkan referensi sebanyak mungkin, dan kemudian membaca paling tidak 2 referensi tersebut secara utuh. Sehingga bisa mematangkan materi untuk memperkuat topik yang diangkat tadi.
Mencari referensi yang bagus adalah kebutuhan sekaligus kewajiban, ada kalanya bisa memakan waktu lama. Sebab bisa membuat Anda berkunjung ke beberapa website dan tempat demi referensi terbaik.
Tidak perlu ragu untuk menyiapkan waktu lebih awal dalam proses mencari referensi ini. Bisa pula segera dimulai setelah topik penelitian didapatkan atau dipilih, sebab akan dibutuhkan banyak referensi berkualitas yang tentu memakan waktu untuk menemukannya.
3. Mengolah Data Tentang Topik
Proses penelitian yang dilakukan akan menghasilkan sejumlah data, dan data ini perlu diolah sebaik mungkin. Selanjutnya dikembangkan sesuai dengan topik yang sudah dipilih tadi.
Data penelitian perlu disusun dan dirapikan dengan baik agar mudah untuk dibaca dan kemudian dituangkan ke dalam bentuk laporan tertulis, yakni buku hasil penelitian tadi.
Prosesnya sendiri akan memakan waktu yang sulit untuk diprediksi, sebab dalam kasus Bu Ika menghadapi kendala karena pandemi. Sehingga proses pengumpulan sampai olah data ini memakan waktu lebih lama dari yang sudah direncanakan.
4. Menyusun Secara Bertahap
Sebagai sesama dosen, Bu Ika juga memahami padatnya kesibukan seorang dosen. Maka untuk mempercepat pembukuan hasil penelitian perlu disusun bertahap, bab demi bab. Lakukan secara kontinyu meskipun hanya ada waktu 15 menit sehari.
Meskipun hanya ada waktu sebentar untuk melanjutkan menulis buku hasil penelitian, sebaiknya ditekuni secara kontinyu. Sebab dengan waktu 15 menit tadi, jika mampu menghasilkan 1 halaman saja.
Maka dalam sebulan sudah bisa menghasilkan antara 26 sampai 30 halaman. Dalam kurun waktu satu tahun maka bisa mendapatkan 360-an halaman, sehingga sudah bisa disebut sebagai calon buku hasil penelitian.
Jadi, manfaatkan waktu yang dimiliki untuk mengejar penulisan buku hasil penelitian. Sebab menjadi dosen akan dihadapkan pada banyak kesibukan, dan jika tidak memanfaatkan waktu yang ada dijamin tidak akan ada waktu.
5. Melakukan Diskusi dan Review
Tips berikutnya adalah melakukan diskusi tentunya dari satu bidang keilmuan agar lebih relevan. Kemudian baru disusul melakukan review terhadap buku hasil penelitian yang disusun, apakah sudah sesuai harapan atau belum.
Diskusi ini bisa dilakukan dengan sesama dosen, utamakan dosen yang mengambil bidang keilmuan yang sama. Opsional lainnya adalah dengan dosen yang sudah selesai menyusun buku hasil penelitian.
Sehingga bisa mendapatkan semangat untuk mempercepat penyelesaian buku hasil penelitian. Sekaligus bisa menyempurnakan isinya, karena bisa mendapatkan masukan dari banyak pihak yang memang paham isi dan cara penyusunannya seperti apa.
source : https://www.duniadosen.com/tips-menulis-buku/
