Mari Simak 5 Jenis Penyakit Mata
Setiap gejala yang dirasakan akan menentukan jenis penyakit apakah yang diidap oleh seorang pasien. Nah, untuk mengetahui jenis-jenis penyakit mata serta gejalanya, Sobat Pintar dapat menyimak ulasan berikut ini!
1. Xerophthalmia
Xerophthalmia adalah sebuah penyakit yang diakibatkan oleh kekurangan Vitamin A, terutama pada balita yang menderita kekurangan gizi. Salah satu gejala dari xerophthalmia adalah mata kering. Mata yang kering dapat didiagnosa apabila timbul kemerahan di sekitar mata, penglihatan kabur, dan terasa panas atau terbakar. Ada sekitar 5–34% penduduk dunia mengidap penyakit ini. Angkanya terus meningkat seiring bertambahnya usia seseorang.
2. Katarak
Katarak adalah suatu penyakit mata yang ditandai dengan keruhnya lensa mata dan kaburnya penglihatan. Gejala yang sering timbul dari katarak ini adalah penglihatan kabur, melihat lingkaran di sekitar cahaya, melihat warna disekitar memudar padahal tidak, dan kualitas penglihatan menurun saat malam hari.
Adapun ciri-ciri paling mudah untuk mengetahui seseorang terkena katarak adalah terdapat selaput putih yang menutupi kornea mata secara keseluruhan maupun tidak. Penyakit katarak ini menjadi penyebab kebutaan mata terbesar pertama di dunia. World Health Organization (WHO) menyatakan sekitar 40 juta populasi dunia mengalami kebutaan akibat katarak. Sedangkan menurut Kemenkes, di Indonesia sekitar 81% kebutaan pada masyarakat berumur 50 tahun ke atas disebabkan oleh katarak.
3. Glaukoma
Glaukoma adalah jenis penyakit mata yang mana terjadi kerusakan saraf optik yang disebabkan oleh tekanan mata yang tinggi. Tekanan mata yang tinggi dapat diakibatkan oleh kelebihan produksi cairan mata dan terhalangnya saluran pembuangan cairan mata tersebut. Berikut ini merupakan beberapa gejala dari glaukoma:
- Mata terasa nyeri
- Melihat bayangan di sekeliling cahaya
- Mata kemerahan
- Mata berkabut (khususnya pada bayi di bawah umur)
- Penglihatan yang menyempit.
Glaukoma menjadi penyebab kebutaan kedua terbesar setelah katarak. Berdasarkan data dari WHO, pada tahun 2010 diperkirakan sekitar 3,2 juta orang di dunia mengalami kebutaan akibat Glaukoma ini.
4. Konjungtivitis
Adalah kondisi mata kemerahan yang diakibatkan oleh iritasi mata, infeksi, peradangan pada selaput permukaan bola mata, dan alergi. Konjungtivitis sering kali kita rasakan ketika berkendara sepeda motor. Biasanya, gejala yang timbul adalah mata merah, perih, dan terasa gatal. Konjungtivitis dibagi menjadi 2, yaitu: infeksi dan non-infeksi. Jenis konjungtivitis infeksi terjadi karena virus dan bakteri, sedangkan konjungtivitis non-infeksi terjadi karena alergi.
5. Pterigium
Penyakit pterigium ditandai dengan adanya selaput lendir pada bagian putih bola mata yang terjadi karena seringnya terpapar radiasi sinar matahari. Gejala dari pterigium adalah mata merah, gatal, dan penglihatan kabur atau buram. Biasanya, seseorang dengan pterigium akan merasa seperti kelilipan suatu benda asing.
Source : https://siapdok.id/blog/10-jenis-penyakit-mata/
