Perbedaan Switch dengan Hub
Perbedaan Switch dengan Hub Terdapat beberapa perbedaan dari kedua komponen jaringan tersebut di atas, diantaranya :
1. Osi Layer
Osi atau Open System Interconnection merupakan sebuah kerangka konseptual yang menjadi acuan sebagai standar koneksi pada sebuah komputer, biasanya memiliki 7 – tingkatan yang berbeda.
- Hub : Komponen ini bekerja pada Osi layer pertama. Osi layer pertama merupakan layer fisik yang hanya bisa mengirim data saja.
- Switch : Bekerja pada Osil layer ke – 2 dapat menambah MAC Address pada paket data yang berupa data link.
MAC Addres atau Media Access Control Addres merupakan alamat jaringan yang mempresentasikan sebuah node tertentu. Alamatnya unik dengan panjang 48 – bit atau 6 byte.
2. Cara Kerja
Hub mempunyai prinsip kerja yaitu menerima dan mengirim sinyal listrik dari kabel yang tersambung. Sedangkan Switch, memiliki prinsip kerja yang lebih kompleks, yaitu :
- Mengirim dan menerima sinyal
- Memproses sebuah informasi pada layer data link
Informasi tersebut berupa MAC Address yang unik dari masing – masing perangkat komputer yang terhubung.
3. Kecepatan Transfer Data
Menurut kalian, lebih cepat diantara keduanya dalam melakukan proses transfer data?
Tentu saja switch lebih cepat dalam melakukan transfer data, karena komponen tersebut dapat menyeleksi setiap perangkat yang mengirim maupun menerima sinyal, jadi data dapat langsung terkirim ke alamat tujuan.
Lalu, bagaimana dengan hub? Hub lebih lambat, karena melakukan transfer data harus melalui semua port yang ada.
4. Tingkat Kehandalan
Wah, siapa nih yang lebih dapat diandalkan? Mari kita bahas satu per satu, mulai dari hub terlebih dahulu.
Seperti pada perbedaan sebelumnya, hub menerima dan mengirim sinyal dari setiap port yang ada, jadi tidak memiliki kemampuan untuk menyeleksi masing – masing port yang menerima sinyal tersebut.
Sedangkan switch memiliki kemampuan untuk menyeleksi setiap perangkat yang dapat terhubung melalui MAC Address.
Jadi, kesimpulannya adalah switch merupakan komponen jaringan yang lebih diandalkan dari pada komponen hub.
5. Keamanan
- Hub tidak memiliki sistem pemeriksaan data, jadi pengirim maupun penerima dapatkan semua data secara utuh.
- Switch memiliki kemampuan untuk memeriksa setiap data yang masuk, dan memastikan data tersebut aman.
Jadi, jika kalian menggunakan komponen jaringan switch maka tidak dipastikan bahwa tidak semua data terkirim secara utuh.
6. Pengaturan
Kalian tidak ingin sesuatu yang merepotkan? Maka hub menjadi pilihan yang sangat tepat, karena tidak ada pengaturan dalam perangkat tersebut, jadi otomatis berfungsi.
Jika menggunakan switch terlebih dahulu harus lakukan pengaturan, terutama tipe smart manage dan tipe manage itu sendiri. Pengaturan tersebut berfungsi untuk menyaring, yaitu memblokir maupun menerima perangkat yang dapat terhubung.
7. Harga
Nah, ini yang biasa menjadi referensi pertama saat ingin membeli perangkat jaringan. Benar tidak?
Mungkin bagi sebagian dari kalian menjawab iya, atau bisa jadi tidak pernah melihat harga yang penting berfungsi dengan sangat baik. Akan tetapi, tidak ada salahnya mengetahui harga dari masing – masing perangkat tersebut.
Berdasarkan beberapa perbedaan yang sudah dijelaskan, maka dapat dinyatakan bahwa harga switch lebih mahal dari pada hub.
Source : https://www.mapel.id/
