5 Cara Mengatasi Anxiety yang Berlebihan
Melansir Psychalive, kecemasan atau anxiety ini dapat menjadi masalah psikologis serius yang membatasi seseorang saat perkembangan, interaksi, dan kondisi pikiran secara umum. Pada beberapa kasus, anxiety attack atau kecemasan ini terjadi secara konstan maka menimbulkan alarm pada otak dalam mengkhawatirkan setiap hal-hal kecil yang sebenarnya tidak perlu. Untuk orang lain, seseorang yang terkena anxiety attack kemungkin hampir tidak memperhatikan timbulnya rasa cemas berlebihan. Akan tetapi, pengidap anxiety mungkin bisa mengetahui dirinya sendiri menarik diri terhadap hal-hal yang menimbulkan sedikit tidak nyaman tanpa sadar. Maka perlu dilakukan penanganan untuk mengatasi anxiety.
Kamu perlu tahu faktor-faktor yang bisa menimbulkan kecemasan, yakni:
– Stres di sekolah
– Kekurangan oksigen
– Stres di tempat kerja
– Stres dengan keuangan
– Efek samping pengobatan
– Stres sebab penyakit medis yang serius
– Penggunaan obat terlarang, seperti kokain
– Stres dalam hubungan pribadi contohnya pernikahan
– Stres karena trauma emosional misalnya kematian orang yang dicintai
– Gejala dari penyakit medis (layaknya stroke panas, serangan jantung, atau hipoglikemia)
– Dalam kondisi bervariasi misalnya penyakit emfisema, ketinggian tinggi, atau emboli paru (bekuan darah dengan pembuluh paru-paru)
Beberapa tanda-tanda yang termasuk anxiety, yakni:
– Mual
– Pusing
– Berkeringat
– Gemetar
– Takut mati
– Sesak napas
– Rasa tersedak
– Nyeri pada dada
– Kedinginan atau muka memerah
– Takut luar biasa secara tiba-tiba
– Sebuah perasaan terlepas dari dunia (derealisasi)
– Mati rasa atau kesemutan di anggota badan atau seluruh tubuh
Kamu dapat cepat menemui dokter apabila terjadi:
– Keinginan dalam melukai diri sendiri hingga bunuh diri.
– Rasa khawatir, takut, dan cemas yang terjadi susah apabila dikendalikan.
– Terus-terusan dirundung rasa khawatir sampai mengusik aktivitas sehari-hari.
– Stres kronis, memakai narkoba, kecanduan alkohol, atau mempunyai masalah kesehatan mental lainnya.
Kamu dapat mengatasi anxiety, yakni:
1. Lakukan self-compassion
Cara mengatasi anxiety, kamu juga bisa mencoba melakukan self-compassion. Dr. Kristin Neff menjelaskan, self-compassion merupakan sikap terbuka dan tergeraknya hati terhadap penderitaan yang terjadi, memahami tanpa menghakimi mengenai kekurangan dan kegagalan diri sendiri, rasa peduli dan kasih sayang terhadap diri sendiri, menerima kelebihan dan kekurangan serta menyadari bahwa pengalaman yang kurang lebih sama juga muncul bagi orang lain.
Self-compassion terdiri dari tiga elemen utama, yakni:
– Self-kindness
Self-kindness adalah sikap memberikan kebaikan terhadap diri dan memahami diri sendiri dengan tidak mengkritik atau menghakimi saat timbul penderitaan.
Dengan hal ini seseorang lebih memilih supaya tetap memperlakukan diri secara baik dan menghargai diri dibanding menilai diri dengan kasar atas kegagalan yang diterjadi.
– Common humanity
Common humanity artinya sikap dalam melihat peristiwa yang terjadi secara luas dan menganggapnya sebagai bagian dari pengalaman manusia yang biasanya terjadi. Hal tersebut ada ketika diri sendiri merasa masalah yang muncul adalah masalah yang paling berat dan tidak ada orang lain yang terkena.
Kondisi itu menyebabkan diri merasa terasing dan terisolasi terhadap kenyataan. Dengan self-compassion, seseorang dapat memandang bahwa setiap masalah yang terjadi adalah bagian dari dinamika kehidupan.
– Mindfulness
Mindfulness adalah menyadari pikiran dan perasaan yang menyakitkan dan menyeimbangkan hal itu dengan tak merespon dengan berlebihan.
Ketika menghadapi keadaan yang tak menyenangkan, hadapilah dengan tidak melebih-lebihkan apa yang dirasakan dan tidak fokus terhadap perasaan menyakitkan yang terjadi. Belajar dalam menerima dan berupaya memahami hal yang dirasakan tanpa memberi penolakan.
2. Bicara dengan orang lain
Ketika cemas timbul, banyak orang yang kadang menjauh dari orang lain. Biasanya kamu dapat merasa bahwa tidak ada satu orang pun yang bisa menolongmu dari keadaan yang tengah dialami.
Walaupun, tidak ada salahnya terhadapmu saat coba mengungkapkan apa yang dicemaskan terhadap orang terpercaya. Kemungkinan, mereka memiliki solusi yang terbaik terhadap masalahmu atau memberikan rasa tenang.
3. Lakukan kegiatan yang disenangi
Di samping mengurangi rasa sedih, melakukan hobi atau kegiatan yang disukai juga dapat menjadi salah satu cara mengatasi kecemasan. Cara menyenangkan ini dapat membantu tubuhmu melepaskan hormon oksitosin, yang ialah pereda stres dan kecemasan secara alami.
Kamu dapat kegiatan yang disukai, namun tetap menyehatkan, contohnya mendengarkan musik, jalan-jalan, nonton film, bernyanyi, dan lainnya. Kamu dapat melakukan kegiatan itu sendirian atau bersama dengan orang terdekatmu.
4. Memusatkan pikiran terhadap kegiatan yang dijalani
Saat merasa cemas, fokusmu bisa terganggu. Apabila ini terjadi, coba supaya kembali fokus terhadap hal yang hendak dilakukan. Seperti halnya, apabila terdapat jadwal membersihkan rumah atau mencuci baju, kamu dapat melakukannya. Apabila memiliki jadwal berkumpul bersama teman-teman, kamu dapat tetap pergi. Duduk diam tanpa melakukan apa-apa dan diliputi kecemasan mengenai hal-hal yang akan terjadi malah bisa memperparah kecemasan.
5. Meditasi
Mengutip Journal of Clinical Psychiatry, salah satu jenis terapi berbasis meditasi yang dikenal mengurangi stres berbasis kesadaran terbukti bisa mengurangi gejala bagi orang dengan gangguan kecemasan berlebihan.
Apabila kamu merasakan anxiety attack dan hendak lepas dari rasa cemas berlebih, meditasi mungkin bisa dicoba. Banyak penelitian yang sudah menunjukkan bahwa meditasi bisa mengatasi depresi, kecemasan, dan rasa sakit. Dengan memusatkan perhatian dengan napas lewat meditasi, kamu dapat lebih mampu dalam mengatasi kecemasan pada diri.
Source : https://www.daun.id/detail/1426/11-cara-mengatasi-anxiety-yang-berlebihan-secara-tepat.html
