Pakar Temukan Supernova Bisa Rusak Lapisan Ozon, Ancaman untuk Bumi?
Sejumlah astronom mengungkap supernova ternyata mampu menghancurkan lapisan ozon di atmosfer sebuah planet sehabis fase pertama ledakan. Apakah hal tersebut mengancam Bumi?
Supernova artinya ledakan yg asal asal bintang-bintang besar yang sudah mati. Bintang-bintang itu kemudian sementara waktu sebagai beberapa obyek yang paling terang di semesta.
Bila meledak, supernova mampu merusak lapisan biosfer serta membanjiri sebuah planet menggunakan radiasi mematikan.
Dalam studi teranyar yang dipublikasikan di arxiv, beberapa supernova menggunakan level tertentu bahkan bisa melepaskan radiasi yang mematikan dan sangat berbahaya untuk planet mirip Bumi.
Supernova tersebut terjadi waktu sebuah bintang mendekati akhir hidupnya serta dilingkupi piringan tebal berupa berbagai material. sesudah ledakan awal supernova, gelombang kejut terbentuk dan membentur piringan tadi.
Para pakar itu mempelajari sinar X berasal supernova lewat analisa data sinar X kolektif berasal beberapa satelit mirip Chandra, Swift-XRT, XMM-Newton, NuStar, dll. Hasilnya, “Kami menemukan, ancaman itu (radiasi sinar X) sahih-sahih akut pada supernova, membagikan bukti yang bertenaga berasal interaksi piringan bintang, mirip ledakan Type IIn, yang punya dampak luas daripada yang diperkirakan sebelumnya,” tulis para pakar.
“Lebih jauh, sinar X berasal supernova bisa berdampak substansial serta memiliki ancaman serius buat lapisan biosfer serta mengetatkan zona yang bisa ditinggali pada galaksi,” tulisnya lagi.
Gelombang kejut itu lalu memanaskan piringan tadi ke taraf panas yg luar biasa. Alhasil, piringan tersebut menghasilkan jumlah radiasi sinar X yang sangat tinggi.
Baca juga : Cara Ganti Background Zoom Meeting di Android, iPhone, dan Laptop
Radiasi tadi mampu membawa jumlah tenaga yang sangat akbar serta berjalan pada jeda yg luar biasa jauh sampai 150 tahun cahaya.
Dalam studi modern, para astronom itu menemukan sinar X paling terperinci dari sebuah supernova bisa menghambat lapisan ozon, menguranginya sebesar 50 persen.
Di tingkat tersebut, kemungkinan kepunahan massal sangat bisa terjadi.
Supernova semacam itu dapat menghasilkan “satu-dua pukulan yang mematikan”. Beberapa bulan setelah ledakan awal, planet yang masih lemah akan dihantam terus-menerus oleh sinar X.
Kemudian ratusan atau ribuan tahun setelahnya, sinar kosmik akan datang sebelum biosfer punya kesempatan buat pulih dan mengisi balik lapisan pengamannya.
Pertanyaannya, apakah supernova sejenis ini mengancam Bumi?
Melansir Space, Bumi sampai saat ini relatif safety sebab tidak terdapat supernova dengan tipe demikian dalam jarak dekat. tetapi studi yang dirancang ini membagikan batasan lebih jauh asal zona galaksi yang mampu ditinggali.
Di sisi lain, kadar terang sebuah supernova bisa melampau kombinasi cahaya dari ratusan miliar bintang. menjadi gambaran, bintang yang relatif dekat dengan Bumi, Betelgeuse bakal meledak miliaran tahun lagi.
Meski terletak 600 tahun cahaya berasal Bumi, Betelgeuse akan menjadi obyek paling terang kedua sehabis surya. Betelgeuse akan terus terlihat sepanjang hari, bersinar jelas melampaui Bulan Purnama.
