BRIN Akui Aplikasi SADEWA Berbasis Satelit Himawari
Badan Riset dan inovasi Nasional (BRIN) menyebut aplikasi Satellite Disaster Early Warning System (SADEWA) merupakan sebuah sistem info peringatan dini mala yang berbasis satelit Himawari-8.
“SADEWA adalah aplikasi berbasis web yang terdiri asal sistem pemantauan atmosfer berbasis satelit Himawari-8, sistem prediksi atmosfer berbasis model Weather Research Forecasting (WRF), serta sistem peringatan dini hujan ekstrem,” ujar Anis Purwaningsih, Peneliti sentra Riset Iklim dan Atmosfer BRIN, pada sebuah fakta di situs BRIN, Rabu (28/12).
Himawari-8 sendiri ialah satelit yg dipergunakan sang Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika buat melakukan prakiraan cuaca.
Sementara, SADEWA merupakan sistem gosip peringatan dini bencana berbasis teknologi satelit dan contoh atmosfer.
Anis mengungkapkan sistem tersebut berfungsi buat memberikan informasi kepada pihak-pihak yg terkait menggunakan penanganan insiden bencana baik di taraf pemerintah sentra maupun daerah dalam rangka pengelolaan resiko bencana hidro-meteorologis.
Selain itu, SADEWA disebut memantau syarat atmosfer secara real time, memprediksi kemungkinan terjadinya hujan ekstrem, dan menyampaikan info peringatan dini kepada pihak-pihak yang terkait dengan penanggulangan mala.
Baca juga : Cara Menghilangkan Garis Merah di Word, Mudah dan Cepat
“SADEWA menyajikan berita parameter atmosfer mirip curah hujan, angin, awan, suhu, kelembapan, dan lain-lain,” terperinci Anis.
SADEWA pertama kali dikembangkan pada 2010 menggunakan nama SADEWA 1.0 sebagai pilot project. Proyek ini dikembangkan buat daerah Jawa Barat yg rentan terhadap berbagai peristiwa mala seperti banjir serta longsor. Selanjutnya, sistem tersebut kini sudah dikembangkan sebagai Sadewa 6.0 buat daerah Indonesia.
“SADEWA mencakup semua wilayah Indonesia dengan resolusi spasial lima kilometer, resolusi ketika 1 jam, dengan jangkauan prediksi tiga hari ke depan. Sadewa menggunakan resolusi yang lebih tinggi (1 kilometer) tersedia buat wilayah Jawa Barat menggunakan resolusi ketika dan jangkauan prediksi yang sama dengan SADEWA 5 kilometer,” jelas Anis.
Aplikasi ini memuat sejumlah informasi seperti Suhu zenit Awan, Uap Air, Visible, Near Infrared, Awan Tumbuh, Zona Konvergensi Inter-tropis (ITCZ). Selain itu, SADEWA pula memuat informasi Indeks Monsun, IOD, MJO, SOI, ONI, AWS dan Radar.
Sedangkan untuk prediksi 3 hari ke depan, pengguna bisa mengakses berita terkait Awan, Hujan, Suhu bagian atas, Tekanan, Uap Air, Angin 10 meter, Angin 850 milibar, serta Angin 200 milibar. SADEWA juga dianggap bisa memberikan peringatan dini hujan ekstrem.
“Masyarakat bisa mengakses SADEWA melalui, tautan sadewa.brin.go.id buat resolusi lima kilometer, sedangkan sadewa.brin.go.id/sadewabgr buat resolusi 1 kilometer,” pungkas Anis.
SADEWA sempat menuai perhatian publik usai peneliti BRIN Erma Yulihastin mengakuinya menjadi asal data potensi hujan ekstrem dan badai dahsyat Jabodetabek 28 Desember.
