Jenis Kata Hubung Lengkap yang Baik dan Benar
Kata hubung dalam sebuah kalimat merupakan suatu hal yang sangat penting. Dalam bahasa Indonesia sendiri, kamu akan mengenal beberapa jenis kata hubung atau kata penghubung yang disebut juga dengan istilah konjungsi. Pada dasarnya kata penghubung ini tidak hanya ada di bahasa Indonesia namun juga di bahasa negara lain, termasuk bahasa Inggris. Jenis dari kata penghubung ini kemudian sangat beragam yang sekaligus memiliki beberapa fungsi khas.
Jenis Kata Hubung
Kata hubung kemudian memiliki jenis yang sangat beragam, pada artikel kali ini akan dijelaskan mengenai 16 jenis. Berikut adalah beberapa jenis tersebut beserta contohnya:
1. Kata Hubung Aditif
Jenis kata sambung yang pertama adalah kata sambung aditif yang disebut juga sebagai kata sambung gabungan. Yakni jenis kata sambung yang memiliki fungsi untuk menghubungkan antar klausa, maupun kalimat dan paragraf yang memang memiliki kedudukan yang sama. Sehingga pembaca bisa mengetahui bahwa kedua klausa maupun kalimat dan paragraf tersebut memiliki kedudukan yang sama, bobot yang sama, urgensi yang sama, dan seterusnya.
Contoh kata sambung di dalam jenis satu ini adalah kata dan, lagipula, dan juga kata serta.
2. Kata Hubung Waktu
Jenis kedua adalah kata hubung waktu dan sesuai namanya jenis ini memang menghubungkan dua klausa, kalimat, maupun paragraf yang memiliki hubungan waktu. Jenis kata sambung ini bisa digunakan pada kalimat yang sederajat maupun yang tidak sederajat.
3. Kata Hubung Pertentangan
Jenis berikutnya adalah kata sambung pertentangan, yakni jenis kata sambung yang menghubungkan dua klausa, kalimat, maupun paragraf yang sederajat namun saling bertentangan.
4. Kata Hubung Pilihan
Kata sambung berikutnya adalah kata sambung pilihan yakni jenis kata hubung yang digunakan untuk menghubungkan dua kalimat, paragraf, maupun klausa yang tujuannya untuk memberikan atau menyampaikan beberapa pilihan.
6. Kata Hubung Sebab
Kata sambung selanjutnya adalah kata sambung sebab, yakni jenis kata sambung yang berfungsi sebagai media untuk menjelaskan suatu kejadian yang terjadi karena sebab tertentu.
7. Kata Hubung Urutan
Jenis selanjutnya adalah kata hubung urutan yakni jenis kata sambung yang fungsinya adalah menjelaskan suatu urutan dari satu klausa ke klausa lain atau antar kalimat dan paragraf. Jenis kata yang sering dipakai adalah lalu dan juga kata kemudian.
8. Kata Hubung Syarat
Berikutnya ada kata sambung syarat, yakni jenis kata sambung yang menjelaskan bahwa suatu kejadian bisa terjadi jika memenuhi sejumlah syarat tertentu.
9. Kata Hubung Perbandingan
Kata sambung berikutnya adalah kata sambung perbandingan yang memiliki fungsi untuk membandingkan dan menghubungkan dua klausa, kalimat, maupun paragraf. Jadi jika menjumpai suatu kalimat perlu dihubungkan sekaligus dibandingkan satu sama lain maka dijamin memakai kata sambung ini.
11. Kata Hubung Korelatif
Jenis kata hubung lainnya adalah kata sambung korelatif, yakni jenis kata sambung yang berfungsi menjelaskan bahwa dua kalimat masih saling berhubungan. Sehingga antara satu kalimat dengan kalimat lain saling memberikan pengaruh.
12. Kata Hubung Penegas
Kata sambung berikutnya adalah kata sambung penegas yang tentu fungsinya adalah menghubungkan dua klausa, kalimat, dan paragraf untuk menjelaskan atau menegaskan dari salah satunya.
13. Kata Hubung Pembatas
Berikutnya ada kata sambung pembatas yang tidak hanya menghubungkan namun juga berfungsi sebagai batasan terhadap suatu kejadian atau hal.
