Jenis Struktur Organisasi pada Perusahaan
Ada 6 jenis struktur organisasi yang ada di perusahaan adalah sebagai berikut:
1. Struktur Organisasi Fungsional (Functional Structure Organization)
Struktur organisasi fungsional merupakan struktur organisasi yang paling umum digunakan oleh perusahaan atau organisasi. Dalam struktur organisasi fungsional, pembagian kerja kemudian berlangsung sesuai dengan tugas masing-masing manajer.
Ini termasuk manajemen keuangan, pemasaran dan sumber daya manusia, manajemen produksi dan lain-lain. Setiap pekerja dengan keterampilan dan kemampuan yang sama digabungkan menjadi satu unit kerja.
Untuk itu jenis ini sangat cocok digunakan pada organisasi atau bisnis yang hanya menghasilkan beberapa produk atau jasa yang berbeda.
Kelebihan struktur organisasi jenis ini dapat menekan biaya operasional perusahaan dan memudahkan kemampuan tim manajemen untuk memantau dan mengevaluasi kinerja karyawan.
Namun, penerapan bentuk organisasi ini juga berdampak pada kesulitan diskusi dan komunikasi antar unit kerja. Selain itu, pelatihan manajemen umum untuk karyawan memiliki keterbatasan tersendiri.
2. Struktur Organisasi Divisional (Divisional Structure Organization)
Struktur organisasi departemen adalah jenis struktur organisasi yang dikelompokkan berdasarkan kesamaan produk, jasa/jasa, pasar, dan lokasi geografis.
Jenis struktur organisasi ini biasanya diadopsi oleh perusahaan menengah hingga besar karena biaya operasi yang lebih tinggi dibandingkan dengan struktur organisasi fungsional.
Dengan menerapkan struktur organisasi departemen, lebih mudah untuk menjalankan bisnis Anda karena membagi departemen internal perusahaan menjadi bagian-bagian yang lebih kecil. Titik lemahnya terletak pada masalah alokasi sumber daya dan distribusi biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan.
3. Struktur Organisasi Lini
Dalam organisasi lini, hubungan antara atasan dan bawahan bersifat langsung dan vertikal. Di manakah garis komando atau wewenang yang menghubungkan manajemen puncak dengan karyawan peringkat terendah dalam struktur organisasi?
Oleh karena itu struktur organisasi jenis ini juga lebih dikenal dengan struktur organisasi militer.
Keuntungan dari organisasi lini adalah bahwa unit administrasi berada dalam satu orang. Sedangkan kelemahan adalah ketergantungan pada satu orang dalam struktur hierarkis.
Jenis organisasi ini sangat cocok bila diterapkan pada organisasi kecil seperti toko beras, warung genteng, bengkel dan rukun tetangga.
4. Struktur Organisasi Lini dan Staff
Menggabungkan beberapa kombinasi struktur organisasi linier berdasarkan prinsip komando, tetapi tugas administrasi didukung oleh beberapa orang.Setiap pegawai lini dan struktur organisasi personal berperan sebagai pemberi saran, masukan, pemikiran, ide dan gagasan baru, serta informasi yang dibutuhkan oleh atasannya.
Struktur organisasi lini dan karyawan cocok untuk usaha kecil karena mereka memiliki keuntungan karena yakin akan disiplin moral karyawan yang tinggi sesuai dengan uraian tugas.
Namun, masih kurangnya solidaritas di antara para pekerja karena banyak yang tidak saling mengenal.
5. Struktur Organisasi Matriks (Matrix Structure Organization)
Adalah struktur organisasi yang merupakan gabungan dari struktur organisasi fungsional dan struktur organisasi departemen, yang tujuannya adalah untuk saling melengkapi dan menutupi kesenjangan yang terdapat pada kedua struktur organisasi tersebut.
Struktur organisasi jenis ini sering di sebut sebagai struktur organisasi proyek karena setiap pegawai dalam unit kerja struktur organisasi fungsional harus mengerjakan proyek organisasi yang ditugaskan.
Penerapan struktur organisasi jenis ini menciptakan rantai komando di mana karyawan melapor kepada dua manajer, yaitu manajer departemen dan manajer unit kerja fungsional.Struktur organisasi matriks sangat cocok untuk perusahaan besar hingga multinasional, karena mampu mencapai tingkat koordinasi yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan lingkungan bisnis yang berbeda.
Namun struktur ini juga memiliki kelemahan. Terkadang kebingungan dapat muncul karena persyaratan rangkap.
6. Struktur Organisasi Komite atau Proyek
Dalam perusahaan dengan struktur seperti itu, semua fungsi administrasi dan fungsi khusus lainnya harus dilakukan dan dipertanggungjawabkan bersama oleh sekelompok pejabat dalam bentuk dewan atau komite.
Komite organisasi biasanya terdiri dari Dewan Direksi, yang merupakan eksekutif dengan otoritas lini, dan Komite Staf, yang merupakan karyawan dengan otoritas personalia.
Kelebihan struktur organisasi jenis ini adalah pelaksanaan pengambilan keputusan yang sangat lancar melalui negosiasi bersama antara pemegang saham dan direksi. Pada saat yang sama, merupakan kelemahan untuk menghindari tanggung jawab dalam situasi bermasalah.
Baca Juga : Defenisi Bagan Organisasi dan Fungsinya
