Ahli Pecahkan Misteri Cahaya Benderang dari Lubang Hitam
Lubang hitam ternyata membentuk cahaya yg paling cemerlang pada Semesta. Bagaimana caranya ‘monster’ luar angkasa itu melakukannya?
Meski lubang hitam tidak secara eksklusif memancarkan cahaya, mengutip ScienceAlert, material pada sekitarnyalah yang menghasilkan sinar. Cahaya jelas benderang timbul waktu material itu tersedot oleh pusaran Lubang Hitam.
Di antara pusaran yg paling terang asal kitaran material merupakan galaksi-galaksi yg dianggap blazar.
Bukan hanya mereka bersinar menggunakan panas dari mantel yang berputar-putar, ia pula menyalurkan material ke pada lesatan cahaya yg membesar melewati kosmos sebagai akibatnya memancarkan radiasi energi yg sulit dipahami.
Para ahli pun telah mengetahui bagaimana pusaran lubang hitam memproduksi energi cahaya yang dahsyat itu, yg mampu mencapai manusia meski berjarak miliaran tahun cahaya.
Menurut para ahli, kenyataan tadi terjadi sebab kejutan pada pada lubang hitam yg meningkatkan kecepatan partikel sampai ke tingkat yg tidak masuk akal.
“Ini artinya rahasia 40 tahun yang sudah kami pecahkan. Kami akhirnya punya seluruh kepingan teka-teki dan gambar yg dirancang sudah cukup kentara,” kata Yannis Liodakis asal Finnish Centre for Astronomy with ESO (FINCA).
Aktivitas lubang hitam terbilang dinamis. Terkadang, ia hanya sedikit sekali aktif tetapi terkadang jua sebaliknya.
Aktivitas-aktivitas itu terdiri berasal material yg terus bertambah. pada kurang lebih piringan lubang hitam, umumnya ada deretan awan yang sangat luas, melingkari piringan itu seperti air di saluran pembuangan.
Baca juga : Whatsapp Uji Fitur Kirim Status Pakai Voice Note
Interaksi gravitasional serta friksional pada level yang ekstrem pada luar angkasa di sekitar lubang hitam menghasilkan material tadi memanas dan memancarkan cahaya terang pada majemuk gelombang.
Itulah yang menjadi galat satu sumber cahaya lubang hitam. pada sisi lain, asal cahaya yg berada di blazar ialah lesatan material yang diluncurkan dari daerah kutub pada bagian luar lubang hitam, segaris lurus dengan piringannya.
Lesatan material itu diperkirakan asal berasal pinggir piringan. Ketimbang jatuh ke pada titik sentral lubang hitam, lesatan itu justru berakselerasi dengan kecepatan sangat tinggi di sepanjang garis medan magnet eksternal ke kutub.
Lesatan tersebut telah menimbulkan indikasi tanya buat waktu yang lama bagi para ahli. tetapi menggunakan bantuan teleskop X-ray Polarimetry Explorer (IXPE), para pakar mampu memecahkan misteri tadi.
“Pengukuran polariasi sinar X memungkinkan kami buat pertama kali membandingkan secara langsung contoh yg dikembangkan asal observasi frekuensi lain cahaya dari radio dengan sinar gamma berenergi tinggi,” kata Immacolata Donnarumma dari Italian Space Agency.
IXPE diluncurkan di Desember 2021. beliau lalu mengamati sebuah blazar yang bernama Markarian 501 yg berlokasi 460 juta tahun cahaya dari konstelasi Herkules.
Selama enam hari di Maret 2022, teleskop itu mengumpulkan data sinar X yg dihasilkan berasal lesatan blazar Markarian. pada ketika yang sama para ahli mengukur cahaya yang asal berasal gelombang lain semisal radio hingga optik.
Tim pakar kemudian menemukan perbedaan pada sinar X. Orientasi sinar tersebut terpelintir atau terpolarisasi menggunakan signifikan daripada gelombang energi yg lebih rendah. Cahaya optik pun lebih terpolarisasi daripada gelombang radio.
Hasil penelitian ini dipublikasikan para ahli pada jurnal Nature, berjudul Polarized blazar X-rays imply particle acceleration in shocks.
“Meskipun lesatan ini diketahui dari dari lubang hitam yg sangat akbar, cara lesatan ini berakselerasi menggunakan tingkat tenaga sangat tinggi masih menjadi pertanyaan yang belum terjawab. Proses ini pastinya berkaitan dengan medan magnet, yg bisa dibuktikan lewat observasi polarisasi cahaya berasal lesatan tadi,” tulis mereka.
