Manfaat Gotong Royong dan Jenisnya
Manfaat Gotong Royong – Siapa yang tidak mengenal gotong royong? Orang Indonesia tentu sudah tidak asing lagi dengan kata kerja ini. Karena orang Indonesia sendiri dikenal ramah dan suka menolong. Apa sebenarnya yang dimaksud dengan gotong royong?
Gotong-royong adalah kegiatan gotong royong yang sifatnya sukarela. Sehingga fungsi-fungsi yang akan dilakukan dapat berjalan lancar, ringan dan juga mudah. Contoh kerjasama yang bisa dilakukan adalah pembangunan fasilitas umum, pembersihan lingkungan desa atau kerja bakti.
Dengan berjalannya waktu, banyak nilai budaya yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia. Selain itu, kehidupan masyarakat mulai berubah sedikit demi sedikit. Dari pertanian ke ekonomi industri. Saat ini, ekonomi industri semakin berkembang. Oleh karena itu, banyak bentuk perumahan didasarkan pada pertimbangan keuangan. Sehingga banyak orang dengan sifat materialistis dan nilai gotong royong yang dulu sangat melekat padanya, kini mulai merosot.
Manfaat Gotong Royong
Di bawah ini adalah beberapa manfaat yang bisa kita peroleh dengan menerapkan sikap ini dalam kehidupan sosial kita.
- Agar lingkungan sekitar kita terlihat lebih bersih, nyaman dan asri
- Rasa solidaritas dapat tercipta dalam masyarakat
- Agar kehidupan kita bermasyarakat berjalan lebih baik bersama
- Fungsi atau kegiatan umum dapat diselesaikan lebih cepat tanpa harus mengeluarkan banyak dana dan uang RT/RW. Tentunya jika kita berbicara tentang pembangunan fisik, maka anggaran akan dihemat secara signifikan dengan gotong royong. Hal ini karena biaya tenaga kerja sebelumnya telah berkurang karena kegiatan ini dilakukan secara gotong royong.
- Dengan gotong royong, persaudaraan dan kekompakan warga semakin erat. Semua tetangga mengenal tetangga lain, pegawai negeri mengenal pekerja, pengusaha mengenal supir, orang kaya mengenal tetangga kurang kaya, dll.\
- Keamanan area sekitar rumah lebih aman karena semua penghuni sudah saling kenal. Sehingga jika nanti ada orang mencurigakan yang masuk ke pemukiman warga, mereka bisa lebih mudah terlihat oleh warga.
- Kedamaian dan ketenangan dalam kehidupan bermasyarakat semakin terasa karena semua warga sudah saling mengenal.
Jenis-jenis Gotong Royong
Perlu kamu pahami, bahwa gotong royong dibedakan menjadi beberapa jenis, sesuai dengan apa yang dikerjakan. Berikut ini adalah beberapa jenis gotong royong yang perlu kamu ketahui.
1. Kerja Bakti
Kerja bakti adalah salah satu kegiatan atau aktivitas yang dilakukan secara bersama-sama di lingkungan masyarakat sekitar. Aktivitas tersebut adalah sebuah wujud yang bisa meningkatkan rasa saling menolong antar sesama dan saling peduli.
Biasanya kerja bakti dilaksanakan saat akan ada bersih-bersih lingkungan tempat tinggal atau saat ada acara 17 Agustus. Dengan adanya kerja bakti, kita akan lebih mengenal tetangga, RT/RW, dan warga sekitar dimana kita tinggal. Tentunya hal tersebut dapat menumbuhkan rasa saling peduli antar tetangga dan warga.
2. Tanggap Bencana
Jenis gotong royong yang kedua adalah tanggap bencana. Dimana kegiatan ini adalah sebuah proses respon dari masyarakat untuk bekerjasama dalam menghadapi sebuah bencana ataupun musibah. Tanggap bencana biasanya dimulai dari hal-hal kecil seperti peduli dengan masyarakat sekitar yang sedang merasa kesulitan, membantu sesama, dan lainnya.
3. Musyawarah
Tak banyak dari kita yang tahu bahwa musyawarah adalah salah satu jenis gotong royong. Mengapa demikian? Sebab musyawarah adalah sebuah cara atau media untuk mencapai mufakat atau kesepakatan. Dengan adanya musyawarah, masyarakat bisa berkumpul dan berdiskusi mengenai masalah yang sedang dihadapi. Kemudian dari kegiatan tersebut, nantinya akan muncul sebuah kesepakatan terkait solusi yang akan dilakukan.
Dengan musyawarah, masyarakat juga bisa bertukar ide, pikiran, dan pendapat yang bertujuan untuk mencapai sebuah mufakat. Harapannya, mufakat tersebut akan menguntungkan semua pihak yang terlibat.
4. Panen Raya
Panen raya biasanya dilakukan saat musim panen. Kegiatan ini merupakan sebuah kondisi terjadinya musim panen dengan skala yang cukup besar dari semua bidang pertanian. Biasanya, musim panen dilakukan setiap dua kali dalam setahun atau bergantung dengan pertaniannya.
Ketika musim panen, biasanya masyarakat akan gotong royong untuk membantu proses panen. Nantinya mereka akan membagikan sebagian hasil panen kepada orang-orang yang membantu. Jadi, hal tersebut tentu akan meningkatkan rasa peduli dan saling berbagi antar sesama.
5. Belajar Bersama
Belajar bersama juga salah satu jenis gotong royong loh. Dimana dalam kegiatan ini para pelajar maupun mahasiswa melakukan sebuah kerjasama dalam memecahkan suatu persoalan atau materi yang dianggap sulit. Dengan belajar bersama, kita akan lebih mudah memahami materi yang menurut kita sulit. Sebab, kita bisa menanyakan langsung kepada teman-teman yang sudah paham.
