Apa Itu Deep Web
Apa Itu Deep web adalah istilah yang digunakan untuk menyebut bagian dari World Wide Web (WWW) yang tidak dapat di akses menggunakan mesin pencari biasa seperti Google, Yahoo, dan Bing. Walau begitu, sebenarnya bukanlah “dunia gelap” internet seperti yang banyak orang kira.
Deep web sebenarnya terdiri dari situs-situs yang tersembunyi di balik password atau lapisan keamanan lain dan situs-situs yang memberikan sinyal pada search engine untuk tidak melakukan crawling pada konten mereka.
Konten tersebut disembunyikan bukan karena sifatnya yang ilegal. Umumnya konten tersebut disembunyikan karena merupakan data yang bersifat privat atau sensitif.
Contohnya semua konten blog yang sifatnya masih dalam review, halaman akun bank sedang Anda akses secara online, database jurnal akademik, rekam medis elektronik, portal pembayaran, dan lain sebagainya.
Bahkan database situs nonton film online berbayar seperti Netflix berada di dalam deep web, dimana untuk mengaksesnya Anda membutuhkan password dan username khusus.
Menurut situs The Journal of Electronic Publishing, deep web dikatakan berukuran 7.500 terabytes, atau hampir 400 kali lebih besar daripada web permukaan yang hanya berukuran 19 terabytes.
Sehingga, 90% dari World Wide Web sebenarnya terdiri dari deep web, dimana bagian terbesarnya terdiri dari:
- Database – kumpulan file yang dilindungi sehingga tidak terhubung ke area lain di internet.
- Jaringan Intranet – jaringan internal yang digunakan untuk berkomunikasi dan mengontrol aset pribadi suatu perusahaan, pemerintahan, rumah, sakit, fasilitas pendidikan, dan lain sebagainya.
Resiko Menjelajah
Sebenarnya Anda akan baik-baik saja ketika mengakses, karena ia hanya berisi konten yang disembunyikan dari search engine.
Bahkan sebenarnya tanpa sadar setiap harinya Anda telah memasuki beberapa konten yang disimpan di dalam deep web, seperti saat login ke akun Online Banking, Gmail, atau Netflix milik Anda.
Hanya saja, banyak pihak tidak bertanggung jawab yang memasuki deep web untuk mencuri berbagai jenis informasi dan konten rahasia untuk melancarkan berbagai tindakan kriminal.
Salah satu contoh sederhananya adalah untuk mencuri film yang belum rilis di bioskop, mencuri informasi pribadi, atau untuk mengakses konten sensitif yang tidak tersedia di suatu wilayah tertentu.
Karena alasan itulah akses ke dalam sangat terbatas.
Perbedaan Deep Web dan Dark Web
Walaupun terdengar mirip, deep web dan dark web merupakan dua hal yang berbeda.
Deep web adalah tempat berbagai situs legal yang menyimpan segudang konten sensitif sehingga aksesnya sangat terbatas dan tidak di index oleh mesin pencari.
Sedangkan dark web atau web gelap adalah bagian dari World Wide Web yang menyimpan berbagai konten juga sederet aktivitas siber yang ilegal, seperti:
- tempat jual beli malware,
- tempat menjual jasa serangan siber seperti DDoS,
- pasar gelap untuk menjual informasi pribadi yang dicuri,
- pasar gelap untuk transaksi prostitusi,
- pasar gelap untuk penjualan narkoba, dan lain sebagainya.
Intinya, dark web merupakan tempat dimana banyak aktivitas ilegal ditawarkan dan dijalankan.
Contohnya adalah situs untuk menjual narkoba bernama Silk Road yang berhasil dibongkar dan pemiliknya diamankan oleh pihak berwajib.
Dilansir dari situs Tech Target, untuk memasuki dark web, Anda perlu mengunduh dan memasang browser khusus seperti bernama Tor (The Onion Router) atau I2P (Invisible Internet Project) untuk mendapatkan akses.
Source : https://gudangssl.id/
