5 Makanan untuk Meningkatkan Trombosit Darah
Trombosit darah merupakan kepingan darah yang berperan penting dalam proses pembekuan darah. Trombosit darah juga kerap digunakan saat proses diagnosa berbagai penyakit yang disebabkan oleh penggumpalan darah. Jumlah yang normal di dalam darah adalah 150.000–400.000 per mikroliter darah. Jika lebih atau kurang dapat menyebabkan masalah penggumpalan darah. Trombosit darah yang kurang sering disebut dengan trombositopenia. Salah satu masalah yang ditimbulkan saat trombosit kurang adalah sulitnya menghentikan pendarahan saat luka. Berikut enam makanan yang dapat meningkatkannya :
1. Buah Labu
Labu dapat membantu meningkatkannya. Hal ini dikarenakan adanya asam amino dan vitamin untuk menjaga tubuh tetap sehat dan bugar. Selain itu, labu menjadi antioksidan alami karena mengandung zat besi. Makanan ini akan membantu pasien yang menderita anemia.
2. Daun Pepaya
Pepaya dapat berfungsi untuk mengatasi masalah pembekuan darah. Anda dapat menemukan fungsi ini pada ekstrak daun pepaya. Banyak pasien yang menderita demam berdarah mengonsumsi ekstrak daun pepaya.
3. Bayam
Bayam memiliki kandungan vitamin, protein, serta zat besi yang diperlukan tubuh. Hal itu juga berfungsi untuk meningkatkan trombosit darah.
4. Jeruk
Jeruk menjadi salah satu penyuplai vitamin C terbesar dalam tubuh. Selain itu, terdapat zat besi yang juga berfungsi untuk meningkatkan trombosit. Jeruk menjadi salah satu buah dengan kandungan air tinggi. Ini berfungsi untuk mengatasi dehidrasi.
5. Brokoli
Brokoli menyediakan mineral, serat, serta vitamin K. Sayuran ini juga menjadi salah satu favorit untuk dikonsumsi karena mudah didapat dan harganya murah. Nutrisi yang ada pada brokoli dapat membantu untuk meningkatkan trombosit darah.
Source : gayahidup.skor.id
