Wahana DART Bisa Bikin Asteroid Malah Belok ke Bumi, Fakta atau Hoaks?
Misi penabrak asteroid milik forum Penerbangan serta Antariksa Amerika serikat (NASA), DART, sukses menghantam Dimporhos di Senin (26/9). Apakah misi itu malah membentuk asteroid belok menuju Bumi?
DART diketahui menabrak asteroid selebar 160 meter menjadi bagian uji coba strategi pertahanan Bumi terhadap ancaman asteroid.
Hantaman dramatis itu memicu banyak spekulasi di jagat maya bahwa NASA mungkin secara tidak sengaja mengirim batu ruang angkasa yg tidak berbahaya itu ke Bumi.
Tetapi, tim misi menjamin sudah melakukan perhitungan, serta mereka berkata tak mungkin penyelaman maut DART dapat mengubah orbit Dimorphos dan Didymos.
Dimorphos serta Didymos ialah pasangan asteroid yg mengorbit di sekitar mentari . Satu-satunya orbit akan diubah secara terukur oleh DART artinya orbit Dimorphos, asteroid mungil yang mengorbit kepada Didymos menggunakan besar .
Menurut para ilmuwan, sifat biner berasal sistem Didymos berfungsi seperti rem keamanan terhadap perubahan orbital yg tidak diinginkan.
“Kami memindahkan orang kecil, tetapi orang akbar mirip jangkar. Itu menahannya,” kata Andy Cheng, ketua ilmuwan buat pertahanan planet pada Laboratorium ekamatra Terapan Universitas Johns Hopkins (APL).
“Orbit seluruh sistem pada lebih kurang mentari berubah menggunakan jumlah yang sangat mungil sehingga sulit untuk diukur,” sambungnya.
Sistem Didymos, meskipun secara teknis diklasifikasikan menjadi asteroid berpotensi berbahaya, pada kenyataannya tidak terlalu mengkhawatirkan para pakar pertahanan planet.
“Jarak terdekat [dari sistem asteroid biner Didymos] ke orbit Bumi masih dalam skala beberapa juta mil. Bahkan bukan ancaman sama sekali,” istilah Tom Statler, ilmuwan planet NASA
Ia berkata tidak ada yang akan terjadi di asteroid itu yang berujung menjadi ancaman dalam hayati insan di Bumi.
Baca juga : Google Stadia Ditutup, Bagaimana Nasib Langganan Game-Pembayarannya?
Para astronom memodelkan orbit asteroid selama berabad-abad ke depan. tapi orbit ini bergeser karena tarikan gravitasi planet-planet raksasa rapikan mentari mirip Jupiter serta Saturnus.
Pergeseran itu dinilai sangat lambat, tetapi terdapat kemungkinan suatu hari, asteroid yang waktu ini tidak sebagai perhatian akan menjadi ancaman.
Meskipun tidak terdapat asteroid yg diketahui mengakibatkan ancaman bagi Bumi di masa mendatang, badan antariksa pada seluruh dunia ingin memastikan mereka tahu cara mencegah batu ruang angkasa seperti itu Jika hendak menabrak ke Bumi.
Batu luar angkasa seukuran Dimorphos tidak akan mengarahkan ke jalur yg membentuk spesies dinosaurus punah sebab tumbukan asteroid selebar 10 kilometer.
Namun, batu seukuran Dimorphos akan mengakibatkan kehancuran akbar di wilayah daerah batu itu jatuh, berdasarkan laporan NASA.
“Jika [asteroid sebesar Dimorphos] jatuh pada kota London, jendela akan pecah di seluruh tenggara Inggris, serta kerusakan di daerah [London Raya] akan sangat ekstrem,” istilah Gareth Collins, seseorang profesor ilmu planet di Imperial College London, seperti mengutip Space.com.
“Tidak akan terdapat yg selamat di pusat kota London sebab akibat itu sendiri, serta pula sebab parahnya ledakan udara,” sambungnya.
Tabrakan asteroid semacam itu akan membentuk kaldera menggunakan lebar lebih asal 1,6 kilometer, dan kedalaman lebih dari 370 meter, yg merobohkan bangunan berjarak puluhan mil asal ground zero.
Batu itu kemungkinan akan meledak di dekat tanah sebelum residu-sisanya tentang bagian atas planet dan mengakibatkan pemanasan ekstrem yang akan melelehkan tanah serta memicu kebakaran pada area yang paling dekat menggunakan ledakan.
“Jika asteroid itu jatuh ke bahari, maka akan membuat gelombang tsunami yg sangat besar ,” kata Collins yg beserta rekan-rekannya membentuk platform yang memungkinkan peneliti dan rakyat buat mengeksplorasi akibat asteroid asal banyak sekali ukuran.
“Tetapi Bila terjadi jauh di pada bahari, gelombang akan menghilang ke gelombang dengan amplitudo yang cukup rendah sebelum mencapai pantai,” tambahnya.
Namun, Jika batu seperti itu jatuh ke bahari dekat pantai, dampaknya akan sangat menghancurkan. Jadi, meskipun kemungkinan asteroid menabrak kota besar minim, para pembela planet ingin mempunyai teknologi yg siap buat menangkalnya buat berjaga-jaga.
