Telkom dan Injourney Kembangkan Tourism Collaborative Platform
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk atau Telkom serta PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau Injourney bekerja sama membangkitkan sektor pariwisata Indonesia.
Salah satunya melalui akselerasi digitalisasi ekosistem pariwisata yg sejalan dengan program pemerintah dalam meningkatkan kecepatan transformasi digital nasional.
Upaya ini ditunjukkan melalui penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding antara Injourney menggunakan Telkom buat menyebarkan Tourism Collaborative Platform.
Penandatanganan dilakukan oleh Direktur sdm dan Digital Injourney Herdy Harman serta Plt Direktur Enterprise & Business Service Telkom FM Venusiana pada tempat kerja Injourney, yg terletak di Gedung Sarinah, Jakarta pusat.
Nota kesepahaman antara Injourney dan Telkom ini meliputi kerja sama terkait layanan pengembangan Tourism Collaborative Platform buat memenuhi kebutuhan teknologi dan layanan telekomunikasi menggunakan fitur yg dapat memfasilitasi bepergian wisatawan secara real time.
Plt Direktur Enterprise & Business Service Telkom FM Venusiana R mengungkapkan, kolaborasi ini dilakukan dalam rangka mendukung aktivitas pelaku industri pariwisata serta traveller secara end to end, sehingga para pengusaha wisata dan wisatawan bisa merasakan kemudahan experience berwisata melalui suatu platform yg terintegrasi.
“Pengembangan platform ini jua disiapkan buat mendukung kesuksesan program Presidensi KTT G20 yang akan diselenggarakan pada November mendatang,” katanya dalam keterangannya, Selasa (20/9).
Pada kesempatan yang sama, Direktur sendok makan dan Digital Injourney Herdy Harman mengatakan, sinergi ini adalah penggabungan kapabilitas bisnis asal Injourney dan Telkom.
Injourney sebagai Holding BUMN Pariwisata dan Pendukung adalah ekosistem pariwisata multi sektor yang terdiri atas layanan bandar udara dan kargo, destinasi pariwisata, hotel, sampai manajemen retail serta industri kreatif memiliki komitmen akbar buat membangun pengembangan super platform bepergian serta pariwisata.
Baca juga : Kamera iPhone 14 Pro Max Disebut Gemetar saat Pakai TikTok, Ada Apa?
“Untuk itu, kolaborasi dengan Telkom yg memiliki kapabilitas pada bidang jasa layanan teknologi komunikasi serta jaringan telekomunikasi terluas di Indonesia dibutuhkan mampu menjadi langkah besar kebangkitan sektor aviasi serta pariwisata,” kentara Herdy.
Platform hasil sinergi Injourney serta Telkom ini akan menyuguhkan sebuah Tourism Collaboration Platform yang memfasilitasi empat experience pariwisata; Pre-Trip, Booking, On-Trip, serta Post Trip.
Pada Pre-Trip, wisatawan menjadi user dapat membuat planning perjalanan melalui Tourism Hub, yaitu promosi digital berbasis big data di mana user bisa mencari info tentang wisata yg diinginkan berdasarkan destinasi, pembuatan itinerary bepergian sendiri, dan virtual tour.
Lalu, pada fase Booking, wisatawan dapat melakukan booking terhadap objek wisata, akomodasi, transportasi, dan sebagainya yg diinginkan.
Setelahnya, ketika wisatawan sedang melakukan bepergian wisata pada fase On-Trip, wisatawan dapat mencari rekomendasi spot foto yg instagramable atau wisata-wisata hidden gem lainnya yang terdapat di wilayah wisata lebih kurang.
Terakhir pada Post-Trip, user dapat melakukan rating & review terhadap pengalaman berwisatanya.
Platform ini tidak hanya memfasilitasi wisatawan saja, tetapi juga para pengelola usaha pariwisata, mulai berasal pengelola objek wisata, kuliner, akomodasi, event, paket tour, tour guide, dan lain-lain.
Melalui platform ini, digitalisasi usaha pariwisata akan dilakukan buat para pengelola usaha pariwisata yg masih beroperasi secara manual serta belum terhubung secara online.
Harapannya, platform Integrated Travel & Tourism bisa menaikkan experience berwisata baik bagi para wisatawan maupun para pengelola bisnis pariwisata.
Selain itu, dengan adanya platform ini dapat menaikkan nilai devisa pariwisata, kontribusi Produk Domestik Bruto (PDB) Pariwisata pada Indonesia, serta menaikkan nilai ekspor produk ekonomi kreatif.
