Cloudflare : Kelebihan dan Kekurangannya
Cloudflare adalah sebuah CDN yang memiliki fitur lebih baik daripada standar CDN. Cloudflare adalah jaringan pengiriman konten yang bertindak sebagai perantara antara klien dengan server menggunakan proxy untuk mirroring dan cache. CDN merupakan suatu sistem yang akan menyediakan suatu konten secara cepat kepada end user dan terdapat di berbagai center di internet.
Mempunyai UI dan API yang bisa Anda gunakan untuk mengatur website dan aplikasi, membuat Cloudflare sangat umum untuk hal ini. Bahkan Cloudflare dianggap juga menjadi persyaratan membuat website dan aplikasi saat ini karena adanya faktor aman dan privat. Tapi sayangnya, untuk pebisnis kecil dan orang yang awam terhadap teknologi, akses kebijakan keamanan menjadi sangat terbatas sehingga Cloudflare masuk untuk menyediakan keamanan bagi website untuk website seperti itu.
Kelebihan Dari Penggunaan Cloudflare
Secara teknis berperan sebagai reverse proxy dimana semua trafik diarahkan via server Cloudflare yang tersebar di lebih dari 200 kota di seluruh dunia. Ini tentu memberi jaminan layanan yang baik dan berikut kelebihan yang bisa kamu bisa andalkan dari Cloudflare.
· Minifikasi
Manfaat ini dapat menghilangkan karakter yang dianggap tidak penting, beberapa diantaranya adalah whitespace, comment, newline character, block delimiters. Karakter tersebut tidak dibutuhkan untuk sebuah halaman, sehingga dengan menghapusnya ukuran file akan semakin kecil dan waktu memuat halaman web semakin singkat. Tipe file yang bisa dimodifikasi di Cloudflare adalah CSS, HTML dan Javascript.
· Protokol HTTP yang Baru
Adapun protokol baru yang digunakan, yaitu HTTP/2 protocol terbukti 2 kali lebih cepat dibanding HTTP/1.1 yang dapat membantu banyak halaman website untuk memuat lebih cepat secara paralel lewat satu koneksi TCP. Selain itu protokol ini juga memberikan keuntungan lain seperti header compression, dan push technology. HTTP/2 diaktifkan secara default, sehingga Kamu tidak perlu melakukan konfigurasi.
· SSL Gratis
Perlu diketahui bahwa SSL diperlukan bukan hanya untuk situs e-commerce yang kompleks saja namun juga untuk website yang menampung informasi sensitif, atau transaksi sensitif, sehingga SSL diperlukan bagi semua orang. Adanya SSL memastikan bahwa data yang melewati internet terenkripsi dimana saat ini, SSL juga menjadi faktor pemeringkatan di mesin pencari seperti Google. Menariknya Cloudflare menawarkan sertifikat SSL universal secara gratis, namun jika kamu memerlukan sertifikat yang bisa dikostumisasi, kamu bisa membeli dan mengunggah sertifikat tersebut.
· Keamanan DNS yang kuat
Keamanan menjadi syarat mutlak sehingga Kamu bisa menambahkan keamanan DNS ke domain dengan mengaktifkan DNSSEC (Domain Name System Security Extension). DNSSEC menawarkan keuntungan yaitu membantu mitigasi permintaan yang memiliki kerentanan pemalsuan. Untuk mengaktifkan DNSSEC, Kamu bisa melakukannya di bawah tab DNS.
· Cloud WAF (Web Application Firewall)
Web Application Firewall berguna untuk membantu Kamu memastikan bahwa situs Kamu aman dimana Cloudflare WAF memiliki lebih dari 145 aturan yang bertujuan untuk melindungi website Kamu dari berbagai serangan terhadap aplikasi web.
Walau banyak yang berpikir menambahkan keamanan akan memperlambat website, namun hal ini tidak benar karena Cloudflare WAF mempertimbangkan performa dalam pengembangannya. Manfaat menggunakan Cloud WAF adalah Kamu tidak perlu memperbaharui peraturan untuk setiap kerentanan baru karena hal tersebut akan diurus oleh penyedia jasa.
Kekurangan Dalam Menggunakan Cloudflare
Meski secara umum memang membawa banyak kebaikan dalam mengamankan jaringan di situs web internet, tetapi tidak Cloudflare juga tidak luput beberapa kekurangan seperti :
· Peringatan false positive
Mungkin kekurangan terbesar dari Cloudflare adalah terlalu banyaknya false positive sehingga pengguna seringkali diblokir dan harus menginput captcha jika ingin melihat konten dari situs. Bahkan dengan pengaturan keamanan yang tinggi, pemilik website pun dapat terblokir dari situsnya sendiri.
Walaupun kamu bisa melakukan whitelisting, mendaftarkan IP untuk situs Kamu, tetapi jika kamu tidak di koneksi dimana IP tersebut statis atau koneksi dimana IP berganti terlalu sering, bisa jadi kamu harus melakukan whitelisting setiap waktu sehingga ini opsi yang tidak praktis.
· Penyedia harus memastikan layanan hosting telah mendukung Cloudflare
Sedikit repot, karena kamu harus memastikan ini karena jika kode kamu memvalidasi pengguna berdasarkan IP Address, maka memakai Cloudflare membuat kode kamu harus berganti. Ini membuat pengguna yang mengunjungi website kamu tidak langsung terkoneksi ke server sehingga IP address pengguna tidak langsung tersedia dalam kode dengan cara yang sama tanpa Cloudflare. Karenanya modul server web perlu anda Instal agar kode bisa bekerja seperti biasanya tanpa Cloudflare.
Lalu apabila kamu menggunakan shared hosting, kamu perlu mengecek apakah penyedia mendukung Cloudflare atau tidak.
Jika kamu menggunakan Virtual Dedicated Server atau Dedicated Server kamu mungkin perlu menambahkan modul Cloudflare ke server web yakni Apache agar kode yang mengambil IP pengguna bekerja dengan baik dan benar.
· Lapisan tambahan antara pengguna dan website yang tidak praktis
Kecuali website kamu mendapatkan banyak aktivitas mencurigakan, perlu perlindungan atau menjadi target serangan DDoS, lapisan tambahan yang Cloudflare tawarkan tidak terlalu berguna. Biasanya yang membutuhkan perlindungan yang kuat dan kompleks ini adalah website besar dengan pengunjung banyak, atau website perusahaan yang krusial.
