5 Jenis Alat Kelistrikan dan Fungsinya
Salah satu kebutuhan rumah tangga yang harus dimiliki oleh setiap rumah adalah alat kelistrikan. Ada beragam jenis alat kelistrikan dan fungsinya yang berbeda-beda. Tanpa adanya listrik, kamu tidak bisa melakukan banyak hal. Bahkan rumahmu bisa gelap gulita jika tidak menggunakan listrik di rumahmu. Setiap jenis peralatan teknologi yang canggih, saat ini sudah banyak yang menggunakan sumber daya berupa aliran listrik.
Seperti perangkat elektronik berupa smartphone, tv, laptop dan masih banyak lagi. Sudah pasti kamu tidak bisa lepas dari perangkat elektronik seperti ini bukan? Khususnya smartphone. Semakin banyak penggunaan listrik di rumahmu, maka semakin tinggi pula biaya listrik yang harus kamu keluarkan. Kamu bisa membatasi penggunaan listrik di rumah agar biayanya tidak terlalu membengkak.
Adanya peralatan listrik memang wajib dimiliki oleh setiap rumah, bahkan semakin banyak peralatannya maka semakin memudahkanmu dalam menggunakannya. Penggunaan alat listrik memang bisa dibuat dalam jumlah yang cukup banyak agar kamu bisa lebih leluasa untuk menggunakannya. Penempatan alat listrik juga perlu diperhatikan dengan baik, biasanya alat seperti ini dipasangkan di setiap sudut tertentu di rumahmu.
Alat-alat dan Jenis Kelistrikan
Jangan khawatir, banyaknya alat listrik tidak akan menambahkan tagihan listrik di rumahmu. Kecuali, jika kamu menggunakan alat listrik tersebut untuk kebutuhan perangkat elektronik yang ada di rumah. Selama alat kelistrikan ini tidak kamu gunakan, maka tidak akan menambah tagihan listrikmu. Untuk itu, kamu harus menggunakan alat ini dengan baik dan sesuaikan dengan kebutuhanmu. Mungkin kamu sering menggunakan peralatan listrik di rumah, namun masih belum mengetahui dengan baik mengenai jenis alat listrik dan fungsinya. Kamu tidak perlu khawatir, cukup simaklah ulasan yang ada di bawah ini :
1. Meteran Listrik
Setiap rumah sudah pasti memiliki meteran listrik. Meteran listrik merupakan salah satu jenis alat kelistrikan yang fungsinya adalah untuk menghubungkan alat elektronik dengan listrik.Selain itu, alat ini dapat mengukur besaran daya listrik yang kamu gunakan saat berada di rumah. Biasanya dibutuhkan adanya token listrik agar daya aliran listrik bisa bertambah. Adanya alat ini dibuat dan telah terdaftar secara resmi di pemerintahan, sehingga setiap rumah bisa diwajibkan untuk memiliki alat yang satu ini. Agar biaya pengeluaran untuk listrik tidak semakin membengkak, maka kamu bisa mulai menghemat listrik, hal seperti ini bisa dikatakan sebagai salah satu peran dari meteran listrik.
2. Stop Kontak Listrik
Salah satu alat kelistrikan yang fungsinya sangat penting untuk mendapatkan aliran listrik adalah stop kontak. Jenis alat kelistrikan ini mampu menyediakan sambungan listrik yang nantinya dapat menyuplai listrik pada perangkat elektronik di rumahmu. Mungkin kamu memang sudah familiar dengan alat ini. Alat ini memang sering digunakan pada setiap sudut tertentu di rumah. Biasanya alat ini dipasang dengan cara ditanam. Pemasangan alat ini akan lebih baik jika dipasangkan oleh orang yang sudah ahli dalam bidangnya.
3. Steker Listrik
Alat kelistrikan selanjutnya yang sering kamu temui adalah steker listrik, atau biasa disebut dengan colokan listrik. Fungsi dari alat ini adalah untuk menghantarkan aliran listrik dari stop kontak. Adanya alat ini sangatlah memudahkan, kamu hanya perlu menghubungkan steker pada dua lubang yang ada di stop kontak dan sesuaikan dengan arahnya. Selain itu, alat ini sangatlah praktis, mudah dibawa dan digunakan dimana saja. Selama ada stop kontak, maka kamu bisa menggunakan alat yang satu ini. Kamu bisa memiliki alat ini lebih dari satu, dan dapat disesuaikan dengan kebutuhanmu.
4. Fitting Lampu
Jenis alat kelistrikan yang fungsinya penting untuk kebutuhan di rumah adalah fitting lampu. Setiap rumah membutuhkan adanya lampu, agar segala aktivitas yang dilakukan di malam hari bisa dilakukan dengan baik. Lampu yang ada di rumahmu tidak bisa menyala jika tidak menggunakan fitting lampu loh. Fitting lampu berfungsi untuk meletakkan bohlam lampu dan dapat menghubungkan ke arus listrik. Hal ini bisa menjadikan bohlam lampu tersebut bisa menyala dana dapat menerangi rumahmu. Tentunya pemilihan fitting lampu tidak boleh dilakukan secara asal-asalan, melainkan harus disesuaikan dengan ukuran dan juga model bohlam lampu yang akan kamu gunakan.
5. Saklar Listrik
Tahukah kamu, bahwa masih terdapat orang yang masih bingung untuk membedakan antara saklar listrik dengan stop kontak Padahal, kedua alat ini memiliki bentuk yang berbeda dan fungsinya juga cukup berbeda. Saklar listrik memiliki fungsi untuk memutuskan ataupun menghidupkan aliran listrik. Umumnya alat ini digunakan pada lampu dan letaknya biasanya berjajar dengan stop kontak. Karena kedua alat ini memiliki letak yang berdampingan, wajar saja jika masih banyak orang yang bingung untuk membedakannya.
Source : mamikos.com
