Cara Menanam Kentang di Rumah agar Mudah Panen
Menanam kentang di rumah, selain membuatmu bisa menikmati hasil panen sendiri, juga bisa menjadi salah satu penghibur bagi diri sendiri maupun anak-anak. Cara menanam kentang tidak terlalu sulit. Bahkan, kamu bisa melakukannya hanya dengan air.
Kalau di rumahmu ada pot atau lahan yang lapang, menanam kentang juga bisa dilakukan langsung di tanah. Ini memungkinkan kamu menanam lebih banyak bibit kentang. Dengan begitu, hasil yang didapat saat panen pun akan jauh lebih melimpah.
Berikut ini beberapa cara menanam kentang yang bisa kamu coba.
Cara menanam kentang di air
Cara menanam kentang di air lebih mudah dibanding metode menanam konvensional. Langkahnya pun cenderung baru dan seru, sehingga bisa jadi salah satu kegiatan menyenangkan untuk menghilangkan kebosanan. Apalagi, kalau kamu punya buah hati di rumah.
Kentang adalah tanaman umbi-umbian yang tumbuh di dalam tanah. Hal ini membuat kita biasanya tidak bisa melihat pertumbuhannya secara langsung.
Dengan menanam kentang di dalam air dan gelas transparan, kamu jadi bisa menyaksikan proses pertumbuhan tanaman ini.
Berikut tahap-tahap menanam kentang di air:
Alat dan bahan yang dibutuhkan
- Kentang
- Tusuk gigi
- Gelas transparan
- Pot
- Tanah
Tahap menanam kentang di air
1. Pilih kentang yang tepat
Cara menanam kentang di air diawali dengan pemilihan kentang yang tepat. Agar bisa tumbuh dengan baik, kamu sebaiknya pilih kentang yang sudah memiliki beberapa tunas yang tumbuh.
Kamu bisa beli kentang di supermarket atau pasar. Diamkan beberapa minggu, biasanya tunas akan mulai tumbuh. Dengan cara ini, kamu sudah membuat bibit kentang.
Pakailah kentang tersebut untuk ditanam di air.
2. Tusuk kentang dengan tusuk gigi
Tusuk kentang dengan 4 buah tusuk gigi. Posisikan tusuk gigi berada di 2/3 atas kentang. Sisakan 1/3 bagian bawah tanpa tusuk gigi. Tusukkan tusuk gigi secara merata di setiap sisi kentang.
Untuk menentukan bagian atas dan bawah kentang, bagian yang ada tunasnya adalah bagian atas.
3. Isi gelas dengan air
Isi gelas bening dengan air hingga hampir penuh. Pastikan kamu pilih gelas yang cukup lebar bagian mulutnya agar kentang bisa masuk sepenuhnya.
Taruh kentang di tengah gelas. Tusuk gigi yang ada di sekeliling kentang akan bertindak sebagai penahan, sehingga kentang tidak benar-benar tenggelam.
Taruh kentang dengan posisi tunas di atas (tidak terkena air) dan bagian bawahnya terendam air.
4. Taruh gelas di tempat yang banyak matahari
Taruh gelas di bagian rumah yang paling banyak menerima sinar matahari.
Setelah beberapa minggu, tunas baru akan mulai tumbuh di bagian bawah kentang. Kemudian, barulah tunas baru akan tumbuh di bagian atas.
Kamu bisa mencatat dan menyaksikan proses pertumbuhan kentang dengan seksama, karena gelas yang digunakan transparan.
5. Pindahkan ke pot
Setelah tunas baru tumbuh, maka bersiaplah untuk memindahkan kentang ke pot berisi tanah.
Saat memindahkan kentang, pastikan kamu berhati-hati jangan sampai tunas yang tumbuh menjadi rusak.
Tanam kentang tersebut di dalam tanah lalu pindahkan pot berisi tunas kentang ke area yang banyak matahari.
Jangan lupa siram setiap tanah sudah mulai terasa kering.
