Pengertian Structured Data
Pengertian Structured data mengacu pada cara untuk mendeskripsikan situs anda agar lebih mudah dipahami oleh mesin telusur. Sebagai tambahan agar dapat mencapai langkah itu, Yoast menjelaskan bahwa anda memerlukan kosakata yang mudah agar mesin telusur dapat memahami konten yang ada dengan mudah pula. Mesin pencari membaca kode dan menggunakannya untuk menampilkan hasil pencarian dengan cara spesifik serta lebih kaya. Sebagai catatan, akan sangat mudah bagi anda meletakkan potongan kode ini pada situs web.
Selain itu, data ini juga dapat berarti sebagai informasi terorganisir dalam bentuk potongan kode. Lagi lagi, tujuannya agar dapat mempermudah atau membantu mesin pencari dalam memahami tentang konten yang ada pada situs web anda. Informasi berupa potongan kode ini juga dapat muncul sebagai rich results pada halaman hasil mesin pencari.
Jika ditinjau dari konteks pencarian, data satu ini dianggap sebagai skema yang dapat mempermudah mesin pencari dalam memahami serta mengklasifikasikan informasi pada suatu halaman web. Hal itu dapat juga berguna sebagai teknik pemasaran SEO dengan tujuan menigkatkan lalu lintas (traffic) anda.
Ketika mesin pencari memahami konten halaman web anda, maka mesin pencari dapat menyajikannya ke kueri pencarian yang sesuai, memberikan informasi relevan dan bermanfaat kepada para pengguna tentang pencarian mereka. Mesin pencari dapat menggunakan data terstruktur dalam rich results atau rich snippets guna meningkatkan pengalaman pengguna.
Structured Data vs Unstructured Data
Setelah sedikit banyak memahami tentang apa itu structured data, kurang afdal rasanya jika tidak membandingkan jenis data yang satu ini dengan kebalikannya. Ya! Unstructured data. Singkat atau mudahnya, unstructured data berarti sebuah data yang diperoleh dari halaman web lain, email, blog, hingga postingan media sosial, dan lain sebagainya, dalam berbagai macam bentuk. Data jenis ini tidak memiliki format khusus. Unstructured data merupakan jenis data yang menjadi mayoritas pada bidang tertentu di dunia.
Untuk memperjelas beberapa perbedaan signifikan di antara keduanya, berikut telah kami rangkumkan perbedaan utama antara structured data dan unstructured data menurut Neil Patel.
1. Terdefinisi dan tidak terdefinisi
Jika data terstruktur merupakan data yang cocok dengan model dan format tertentu karena memungkinkan aplikasi lain untuk memahaminya, lain halnya dengan unstructured data atau data tidak terstruktur. Di mana, data jenis ini tidak memiliki model atau format secara khusus.
2. Kualitatif dan kuantitatif
Dalam melakukan penelitian, anda pasti sudah familiar dengan kedua metode ini. Unstructured data cenderung kualitatif, di mana interaksi sosial media, wawancara, gambar, dan data bebas yang berasal dari beberapa sumber seperti web, blog, postingan sosial media, maupun email. Sedangkan structured data menggunakan angka dan bidang yang telah ditentukan sebelumnya, sebab bersifat kuantitatif.
3. Penyimpanan
Poin yang menjadi pembeda selanjutnya adalah penyimpanan. Unstructured data bisa bersifat sangat kompleks dan membutuhkan banyak ruang penyimpanan. Penyimpanan unstructured data biasanya pada suatu penyimpanan bernama data lakes. Sedangkan, penyimpanan structured data jauh lebih mudah, biasanya di dalam gudang data.
4. Kemudahan dalam menganalisis
Oleh karena structured data cocok dengan model dan format khusus, hal itu membuat data jenis ini jauh lebih mudah saat proses analisis. Dalam SEO, structured data memberi sinyal ke mesin pencari tentang informasi tertentu sehingga dapat dengan mudah dipahami dan disajikan kepada public.
