Tips Sukses Mengembangkan eCommerce
Beberapa bisnis berfokus pada produk yang dijual, sedangkan beberapa berfokus pada metode pemasaran yang ingin digunakan. Tidak ada yang salah dari kedua hal tersebut. Keduanya akan saling melengkapi satu sama lain. inilah tips mengembangkan eCommerce dari pakar eCommerce dunia yang dapat membantu merevolusi strategi mengembangkan eCommerce Anda.
1. Berpikirlah Seperti Pelanggan
Salah satu tips mengembangkan eCommerce adalah dengan berpikir seperti pelanggan Anda sendiri.
Katie Melissa adalah salah pakar eCommerce dunia yang berfokus pada kategori produk seperti jam tangan dan kacamata hitam. Saat ini dirinya berhasil melakukan dropships produk dalam jumlah besar kepada konsumen.
2. Aktiflah dalam Menggunakan Email dan Media Sosial Anda
Tipsnya untuk pengusaha eCommerce adalah penargetan silang melalui Facebook dan email. Bila Anda dapat menjalin hubungan baik dengan konsumen melalui kedua media tersebut, Anda berkesempatan memiliki rasio konversi yang lebih tinggi karena target audiens biasanya sudah lebih terarah.
3. Learning by Doing
Banyak pengusaha pemula berpikir terlalu banyak sebelum mereka benar-benar memulai. Kegagalan menciptakan kesempatan untuk belajar, dan setiap kegagalan adalah langkah maju.
4. Gunakan (dan Maksimalkan) Pendekatan Funnel
Arsenault mengatakan bahwa penting bagi pengusaha eCommerce untuk melakukan pendekatan funnel, yang berarti Anda perlu mengetahui siapa pelanggan Anda, memetakan corong Anda, dan terus munculkan iklan kepada mereka.
Sangat sedikit pelanggan yang akan melakukan pembelian dari interaksi pertama dengan merek Anda, maka dari itu iklan menarik harus ditampilkan berkali-kali kepada konsumen potensial Anda.
5. Memetakan Perjalanan/Perilaku Pelanggan
Ketahui apa yang mereka suka dari merek Anda akan sangat penting untuk pengembangan bisnis Anda di masa depan.
Ia merekomendasikan menggunakan Shoelace, sebuah aplikasi Shopify yang membuat re-targeting di Facebook dan Instagram menjadi mudah.
6. Jual dengan Cara yang Unik
Wright mengatakan Anda harus menjelajahi sudut yang Anda gunakan untuk menjual produk Anda. Cobalah untuk menjual dengan cara yang unik dengan menemukan khalayak yang unik untuk produk itu. Hal ini dapat memungkinkan Anda menurunkan biaya iklan di Facebook.
7. Temukan Produk/Kecocokan Pasar yang Tepat
Dave Hermansen adalah salah satu pendiri Store Coach, sebuah program yang membantu orang memulai toko online mereka sendiri.
Dia telah berhasil membuat beberapa toko eCommerce bertumbuh dengan cepat. Saran yang diberikannya adalah menemukan ceruk yang tepat. Ini berarti Anda perlu menemukan produk dan kecocokan pasar yang bisa diubah dengan baik.
Jika Anda menjual beberapa barang pada harga yang lebih tinggi dalam sebulan, Anda tidak perlu menjual sebanyak mungkin.
8. Selalu Tetap Up-to-Date
Sebastian memeriksa iklannya sepanjang hari dan mengoptimalkan iklan yang tidak berkinerja. Hal ini memungkinkan dia untuk bertumbuh dengan cepat.
Menurutnya, Anda harus selalu up to date pada iklan yang Anda pasang dimanapun itu. Teruslah aktif, dan berikan tanggapan kepada pelanggan secara cepat.
Sebastian memeriksa iklannya sepanjang hari dan mengoptimalkan iklan yang tidak berkinerja. Hal ini memungkinkan dia untuk bertumbuh dengan cepat.
Menurutnya, Anda harus selalu up to date pada iklan yang Anda pasang dimanapun itu. Teruslah aktif, dan berikan tanggapan kepada pelanggan secara cepat.
You may also like
Pernahkah Anda mengatakan “iya” padahal sebenarnya ingin menolak? Mungkin Anda pernah menerima pekerjaan tambahan saat sudah kelelahan, membantu orang lain meskipun sedang sibuk, atau menyetujui sesuatu hanya karena merasa tidak enak untuk menolak. Jika iya, Anda tidak sendirian. Banyak orang …
Pernahkah Anda membuka media sosial atau portal berita hanya untuk beberapa menit, tetapi tanpa sadar berakhir scrolling selama berjam-jam? Awalnya mungkin hanya ingin melihat update terbaru. Namun satu informasi membawa ke informasi lain, lalu terus berlanjut tanpa henti. Jika kebiasaan …
Dalam kehidupan yang serba cepat, banyak orang terbiasa mengabaikan kondisi mentalnya sendiri. Saat merasa lelah, stres, atau tertekan, respons yang sering muncul adalah: “Nanti juga membaik sendiri.” Memang, ada kalanya kita hanya membutuhkan waktu untuk beristirahat. Namun ada juga kondisi ketika …
