Mark Zuckerberg Panas Avatarnya di Metaverse Diejek Warganet
Bos Meta, Mark Zuckerberg mengatakan pihaknya merencanakan pembaruan besar buat grafik impian Reality (VR)-nya di metaverse usai diejek secara luas. Avatar VR Zuckerberg diklaim terlalu sederhana dan tidak menarik.
“Pembaruan besar buat Horizon serta grafis avatar segera hadir. saya akan berbagi lebih poly pada Connect. saya jua tahu foto yang aku posting awal minggu ini cukup mendasar — diambil menggunakan sangat cepat buat merayakan peluncuran. Grafik di Horizon mampu melakukan lebih banyak lagi — bahkan di headset — serta Horizon melakukan peningkatan menggunakan sangat cepat,” tulis Zuckerberg pada akun Instagram pribadinya @zuck di Sabtu (20/8).
Dalam unggahan tersebut Zuckerberg pula melampirkan avatar yg tampak lebih hidup menggunakan kualitas gambar yg lebih baik dibandingkan sebelumnya.
Pernyataan Mark Zuckerberg tersebut tiba beberapa hari setelah tangkapan layar berasal Horizon Worlds atau Metaverse milik Meta sebagai viral di Twitter.
Gambar itu awalnya dibagikan minggu kemudian bersamaan dengan peluncuran Horizon Worlds diluncurkan di Prancis dan Spanyol. Tangkapan layar menunjukkan avatar Zuckerberg di depan Menara Eiffel VR serta Sagrada Familia Barcelona.
Baca juga : TikTok Perangi Disinformasi Soal Pemilu
Dilansir Engadget, gambar itu dengan cepat mengambil perhatian pada Twitter dan mendapat ejekan orang-orang sebab grafis beresolusi rendah serta tampak amatir.
Salah satunya datang berasal akun Emily Goncerski. ia menyebut avatar Zuckerberg mirip grafis pada tahun 1995. “mari datang serta bergabung dengan Meta, di mana pegiat teknologi paling cemerlang ketika ini sudah mencapai level grafis tahun 1995,” tulisnya pada Twitter.
Bahkan, banyak yang mempertanyakan mengapa avatar Zuckerberg begitu datar dan tidak bernyawa padahal Meta sudah menghabiskan miliaran dolar serta mempertaruhkan masa depannya di kesuksesan metaverse.
Meski Zuckerberg tidak menyebut postingan terbarunya menjadi respons atas kritikan netizen, tetapi beliau mengakui avatar yang diunggahnya itu sangat basic serta dia jua menjanjikan adanya perbaikan.
Lebih lanjut, Meta bukan satu-satunya yg menjanjikan grafik yg lebih baik pada upaya menarik orang buat bergabung dengan metaverse-nya.
Pada bulan lalu, Roblox mengumumkan mereka pula memperbarui grafiknya yg umumnya berbentuk kotak-kotak dan beresolusi rendah. Bos produk Robloc Josh Anon berkata tujuan akhirnya adalah “meniru global konkret” pada sebuah wawancara menggunakan Protocol, seperti dikutip The Verge.
