Tips Agar Lolos Publikasi Jurnal Ilmiah
Mendapatkan pengakuan atas publikasi jurnal ilmiah bukanlah sesuatu yang mudah. Ada beberapa trik yang harus Anda lakukan agar bisa lolos. Apalagi jika jurnalnya untuk tingkatan nasional dan internasional.Dapat disimpulkan bahwa akademisi telah terbiasa mengakses informasi dari himpunan big data. Tugas seorang akademisi adalah mengolah informasi yang tidak beraturan menjadi sistematis. Tak heran, banyak kalangan mahasiswa atau dosen yang membuat jurnal ilmiah.
1. Buatlah jurnal dengan banyak referensi
Menulis jurnal bukanlah hal yang mudah karena semuanya harus berdasarkan fakta dan data. Oleh karena itu, jika ingin jurnal Anda terpublikasi, sebaiknya mencantumkan referensi yang cukup banyak, yaitu sekitar 20 referensi.
2. Tulis bersama tim
Jika membuat jurnal sendirian terasa sulit, Anda bisa membuat tim kecil yang produktif. Tim tersebut bisa Anda bentuk bersama teman, sahabat, atau orang terdekat lainnya. Dengan bekerja bersama tim, Anda juga bisa menyempurnakan artikel yang ditulis karena dapat bertukar pendapat bersama teman.
3. Nilai plagiasi yang minim
Tips agar lolos publikasi jurnal ilmiah, sebisa mungkin Anda harus terhindar dari plagiasi. Untuk memeriksa keaslian karya artikel, Anda bisa menggunakan software plagiarism checker yang berada di internet atau tools yang sudah disediakan oleh kampus Anda.
Untuk memposting jurnal artikel Anda di scopus, minimal nilai plagiasi tidak lebih dari 15%. Perlu diperhatikan bahwa jumlah toleransi plagiasi setiap tempat itu berbeda. Jadi, sebagai antisipasi pastikan bahwa jurnal ilmiah Anda bukanlah hasil dari copy paste.
4. Banyak berlatih
Menulis jurnal agar bisa dipublikasikan tidak harus yang bertema sains atau teknologi canggih saja. Kalau Anda belum terbiasa, mulailah berlatih dengan membahas hal-hal yang mudah dan Anda kuasai.
Jika nantinya Anda ditolak, pastikan untuk tidak langsung menyerah. Rutinlah evaluasi hasil karya Anda dan perbaiki apa yang masih kurang sempurna. Yakinlah, tidak ada hal yang akan sia-sia.
5. Hindari typo atau salah tik
Typo atau salah tik adalah kesalahan dasar yang sering orang lakukan. Meskipun kesalahan dasar, typo adalah hal yang fatal jika Anda ingin publikasi jurnal ilmial, apalagi dalam jenjang Internasional.
Untuk menghindari adanya typo, Anda harus melakukan proofreading jurnal sebelum dipublikasi. Selain bertujuan untuk menghindari typo, proofreading juga berguna untuk memastikan tulisan kita tidak bertele-tele sehingga mudah dipahami oleh pembaca. Sebagai solusi, Anda bisa menggunakan jasa proofreading jurnal profesional untuk memastikan bahwa artikel yang Anda tulis sudah tidak ada typo dan kesalahan dalam tanda baca dan tata bahasa.
6. Penggunaan grammar yang tepat
Jika Anda ingin publikasi jurnal internasional pastinya menggunakan bahasa Inggris. Karenanya, Anda harus memperhatikan penggunaan grammar. Pastikan tidak ada salah tata bahasa apalagi dengan kata yang bermakna beda dari seharunya.
Untuk menghindari hal tersebut, Anda bisa menggunakan jasa translate bahasa Inggris. Tetapi pastikan untuk memilih jasa translate yang sudah berpengalaman dalam menerjemahkan jurnal, salah satunya adalah jasa translate jurnal di Xerpihan.
Manfaat Publikasi Jurnal
Setelah mengetahui tips publikasi jurnal ilmiah, sekarang akan kami sedikit jelaskan apa saja manfaat publikasi jurnal. Salah satunya adalah meningkatkan penelitian bermutu dan mendistribusikan pada masyarakat, tentunya agar penelitian berdayaguna dan meningkatkan kesejahteraan.
Sedangkan untuk para akademisi, termasuk dosen dan mahasiswa adalah sebagai kontributor untuk pengembangan ilmu pengetahuan, memperdalam bidang ilmu tertentu, dan pembuktian kompetensi dan portofolio.
