Pengertian Kriptografi
Kriptografi adalah seni dan ilmu untuk menjaga keamanan informasi dari audiens yang tidak diinginkan, mengenkripsinya. Kriptografi adalah implementasi dan pembelajaran teknik untuk mengamankan komunikasi dan data dari musuh.
Sebaliknya, kriptanalisis adalah seni dan ilmu untuk memecahkan data yang disandikan. Cabang matematika yang mencakup kriptanalisis dan kriptografi adalah kriptologi.
Perbedaan Utama Antara Steganografi dan Kriptografi
- Arti dari steganografi adalah “tulisan tertutup atau tersembunyi” sedangkan kriptografi berarti “tulisan rahasia”.
- Steganografi adalah upaya untuk mencapai komunikasi yang aman dan tidak terdeteksi. Di sisi lain, kriptografi bermaksud membuat pesan hanya dapat dibaca oleh penerima target tetapi tidak oleh orang lain melalui penyamaran dalam bentuk pesan.
- Dalam steganografi, struktur utama pesan tidak diubah sedangkan kriptografi memaksakan perubahan pada pesan rahasia sebelum mentransfernya melalui jaringan.
- Umumnya digunakan tidak seperti steganografi, yang tidak begitu dikenal.
- Tingkat keamanan data rahasia diukur dengan panjang kunci yang membuat algoritme kuat dan tidak dapat dipecahkan. Sebaliknya, dalam steganografi tidak ada.
- Steganografi hanya memberikan kerahasiaan dan otentikasi. Sebaliknya, prinsip keamanan yang diberikan oleh kriptografi adalah kerahasiaan, integritas, otentikasi, dan non-repudiation.
- Spacial domain, transform domain embedding dan model-based adalah beberapa algoritma yang digunakan dalam steganografi. Sebaliknya, kriptografi menggunakan teknik yang dinamakan sebagai transpositional, substitution, stream dan block cipher.
- Steganografi dapat digunakan pada media apapun seperti teks, audio, video dan gambar sedangkan kriptografi hanya diimplementasikan pada file teks.
- Rekayasa terbalik yang digunakan untuk memecahkan kode pesan dikenal sebagai kriptanalisis. Teknik dalam mendeteksi keberadaan steganografi disebut dengan steganalisis.
Tinjauan Sejarah Modern
Kriptologi pada kriptografi adalah bidang publik di Amerika Serikat hingga Perang Dunia I, ketika Angkatan Darat & Angkatan Laut menyadari nilainya bagi keamanan nasional dan mulai bekerja secara rahasia.
Selama awal 1970-an, kriptologi didominasi oleh pemerintah baik karena komputer sangat mahal maupun karena pemerintah merilis sangat sedikit informasi. Ini kembali ke komunitas akademis dan ilmiah arus utama dalam semacam kebangkitan kriptologi ketika revolusi komputer membuat komputer lebih mudah tersedia dan ketika permintaan untuk enkripsi meningkat karena perubahan mendasar dalam cara Amerika berkomunikasi.
Peningkatan permintaan kriptografi didorong oleh kepentingan industri (misalnya, layanan keuangan yang membutuhkan transaksi elektronik yang aman dan bisnis yang diperlukan untuk mengamankan rahasia dagang yang disimpan di komputer), dan kepentingan individu (misalnya, komunikasi nirkabel yang aman). Komunikasi digital adalah kandidat yang tepat untuk enkripsi.
Prinsip Kriptografi Modern
Kriptografer modern menekankan bahwa keamanan tidak harus bergantung pada kerahasiaan metode enkripsi (atau algoritma), hanya kerahasiaan kunci. Kunci rahasia tidak boleh diungkapkan ketika plaintext dan ciphertext dibandingkan, dan tidak ada orang yang memiliki pengetahuan tentang kunci tersebut.
Algoritma modern didasarkan pada masalah yang sulit secara matematis-misalnya, faktorisasi bilangan prima, logaritma diskrit, dll. Tidak ada bukti matematis bahwa masalah ini sebenarnya sulit, hanya bukti empiris.
Algoritma kriptografi adalah algoritma modern yang terlalu rumit untuk dijalankan oleh manusia. Algoritma ini dijalankan oleh komputer atau perangkat keras khusus, dan dalam banyak kasus diimplementasikan dalam perangkat lunak komputer.
Desain sistem aman menggunakan teknik enkripsi terutama berfokus pada perlindungan kunci (rahasia). Kunci dapat dilindungi baik dengan mengenkripsinya di bawah kunci lain atau dengan melindunginya secara fisik, sedangkan algoritma yang digunakan untuk mengenkripsi data dipublikasikan dan diperiksa secara cermat.
