5 Jenis Kecerdasan Manusia
Manusia adalah makhluk ciptaan Tuhan yang sempurna, salah satunya buktinya adalah Kecerdasan manusia diberikan yang begitu besar. Apa itu kecerdasan? Kecerdasan adalah kapasitas kemampuan seseorang untuk dapat berpikir, belajar, merespon dan memecahkan masalah.
Setiap manusia memiliki kecerdasan yang berbeda-beda dan inilah salah satu alasan mengapa cara berpikir manusia bisa berbeda-beda. Contohnya, seseorang yang pandai bermusik belum tentu pandai berhitung dan juga sebaliknya. Seseorang yang pandai merangkai kata, pandai bersosialisasi belum tentu pandai bernyanyi atau menari dan begitu pun sebaliknya. Dan dari contoh-contoh tersebut dapat disimpulkan bahwa tingkat dan jenis kecerdasan manusia tidak dapat disamaratakan. Orang yang tidak bisa matematika atau tidak pandai berhitung tidak bisa dibilang bodoh, karna orang tersebut bisa saja jauh lebih pandai di bidang yang lainnya. Dan tidak menutup kemungkinan untuk seseorang dapat memiliki beberapa kemampuan kecerdasan sekaligus.
Seiring dengan kemajuan zaman dan kemajuan teknologi, tolak ukur kecerdasan manusia saat ini sudah tidak dapat lagi hanya dilihat dari nilai atau skor IQ (Intelligence Quotient) namun dapat dilihat juga dari tipe-tipe kecerdasan manusia.
5 Jenis Kecerdasan Manusia Beserta Ciri-Cirinya:
1. Kecerdasan Naturalis
Kecerdasan Naturalis adalah kemampuan manusia untuk dapat mengenal dan memahami lingkungan, terutama mahkluk hidup seperti tumbuhan dan hewan yang beraneka ragam. Seseorang yang memiliki kecerdasan naturalis biasanya tidak hanya mampu mengenal dan memahami makhluk hidup namun juga dapat mengklasifikasikannya atau mengkategorikannya dan biasanya berkarir sebagai naturalis, ilmuwan dan atau arsitek landscape. Ciri-ciri seseorang yang memiliki kecerdasan naturalis yaitu:
- Peka terhadap lingkungan hidup dan lingkungan sekitar
- Cinta lingkungan dan senang memelihara lingkungan
- Tertarik pada bidang ilmu hewan (zoologi), ilmu tanaman (botani) dan ilmu biologi
- Senang melakukan aktivitas atau kegiatan yang berhubungan dengan alam seperti berkemah, berkebun, mendaki gunung, atau menikmati indahnya pesisir pantai
- Senang mempelajari dan atau bereksperimen mengenai jenis-jenis tanaman dan hewan baru
- Senang menjelajah alam
2. Kecerdasan Musikal
Kecerdasan musikal adalah kemampuan untuk membedakan nada, ritme, intonasi, dan dinamika tempo suara. Seseorang yang memiliki kecerdasan tipe ini mampu untuk mengenali dan menciptakan alunan music. Hal itu membuat seseorang tersebut dapat lebih mengekspresikan dirinya mulai dari kepribadian, sampai dengan cara berpikirnya. Seseorang dengan kecerdasan musikal biasanya akan berkarir sebagai komposer, konduktor, musisi, vokalis, dan pendengar yang sensitif. Ciri-ciri seseorang yang memiliki kecerdasan musikal yaitu:
- Senang bersenandung atau bernyanyi
- Senang memainkan alat musik
- Dapat menciptakan suatu lagu atau alunan musik
- Cenderung lebih mudah untuk mengenali pola nada musik
- Dapat lebih mudah menghapal suatu lagu atau melodi-melodi
3. Kecerdasan Logika-Matematika
Kecerdasan logika-matematika adalah kemampuan untuk dapat berpikir secara konseptual, abstrak, dan dapat membedakan pola logis atau numerik dengan baik. Seseorang dengan kecerdasan logika-matematika berkemampuan untuk menghitung, mempertimbangkan proposisi hipotesis dan juga dapat melakukan operasi perhitungan matematika secara baik dan lengkap. Seseorang dengan kemampuan kecerdasan tipe ini biasanya berkarir di bidang ilmuwan, insinyur, akuntan dan juga matematikawan. Berikut ini ciri-ciri seorang yang memiliki kecerdasan logika-matematika:
- Dapat dengan mudah memahami hubungan dan koneksi, dan menggunakan pemikiran simbolis yang abstrak
- Memiliki keterampilan penalaran yang baik dan berurutan
- Memiliki pola pikir induktif dan deduktif
- Tertarik pada persoalan aritmatika
- Tertarik pada permainan-permainan strategi
- Menyukai tantangan dan eksperimen
- Pandai memecahkan masalah
4. Kecerdasan Eksistensial
Kecerdasan eksistensial adalah kemampuan untuk peka dan kapasitas untuk menjawab pertanyaan mendalam tentang hal-hal yang bersifat filosofis dan atau abstrak. Seseorang yang memiliki kecerdasan eksistensial biasanya sangat berpikir kritis dan lebih banyak bertanya pula. Contoh beberapa pertanyaan yang sering dilontarkan antara lain mengenai bagaimana awal keberadaan manusia di bumi, apakah makna hidup, mengapa kita mati, atau mengapa lagu atau alunan musik dapat terus terngiang-ngiang di pikiran. Orang-orang dengan kemampuan kecerdasan tipe ini biasanya berkarir sebagai ilmuwan, akademisi, filsuf, atau teolog. Berikut ini ciri-ciri seseorang dengan kemampuan kecerdasan eksistensial:
- Memiliki pemikian yang reflektif dan mendalam
- Dapat mendesain teori-teori abstrak
- Cenderung berpikir kritis
- Selalu tertarik dengan pertanyaan-pertanyaan fundamental
- Tertarik dengan hal-hal yang tidak memiliki jawaban atau fakta yang pasti atau nyata
5. Kecerdasan Interpersonal
Kecerdasan interpersonal adalah kemampuan untuk memahami dan berinteraksi secara efektif dengan orang lain. Atau singkatnya mudah dan pandai bersosialisasi. Seseorang dengan kecerdasan interpersonal memiliki keterampilan untuk dapat melihat dari sudut perspektif lain, berempati, dan bekerja sama. Orang-orang dengan kemampuan kecerdasan interpersonal sangat cocok untuk memulai karir nya sebagai konselor, guru, pekerja sosial, aktor, politikus, pedagang, dan bidang lainnya yang berhubungan dengan orang banyak. Berikut ini ciri-ciri seseorang dengan kecerdasan interpersonal:
- Pandai berkomunikasi secara verbal dan non-verbal yang efektif
- Peka terhadap suasana hati dan temperamen atau motif orang lain
- Berkemampuan untuk menghibur dari berbagai perspektif
- Dapat menyelesaikan masalah atau konflik dalam suatu kelompok dengan baik
- Selalu menciptakan hubungan yang baik dengan orang lain
Source : studilmu.com
