RSD Health Kerjasama GE Healthcare Untuk Transformasi Digital
Ramsay Sime Darby (RSD) Health Indonesia secara resmi menjalin kerja sama dengan GE Healthcare buat melakukan transformasi digital di sistem radiologi yang terintegrasi dengan fitur teknologi terkini.
Vice President Information Technology RSD Health Indonesia Benedict Sulaiman berkata, bahwa RS Premier yang ialah fasilitas kesehatan di bawah naungan RSD Health Indonesia sudah menerapkan sistem PACS (Picture Archiving and Communication System) dari GE sejak 2014.
GE Healthcare sekarang sudah melakukan inovasi pengembangan baru yang memungkinkan sistem PACS buat tidak hanya menjadi solusi pengarsipan data pasien serta platform komunikasi berbasis web, namun pula terintegrasi dan dilengkapi pula menggunakan visualisasi. Selain itu, sistem ini pula terhubung dengan sistem penyimpanan komputasi awan atau cloud computing.
Penemuan dan transformasi digital artinya salah satu goal kami, RSD Health Indonesia buat dapat menaikkan kualitas layanan serta bisa membuka peluang-peluang kerja sama baru menggunakan para mitra penyedia layanan kesehatan lainnya, istilah Benedict dalam rilis resminya, melansir dari bisnis.com, Jumat.
Lebih lanjut, Benedict menyebutkan bahwa proses implementasi sistem PACS yang baru telah mengadopsi teknologi cloud computing. Hal ini kemudian memungkinkan tempat tinggal sakit perseroan buat dapat saling mendukung dan berkomunikasi dalam menyampaikan layanan terbaik bagi pasien.
Selain itu, kesempatan juga terbuka bagi tempat tinggal Sakit RSD Health Indonesia buat dapat menyampaikan layanan terhadap faskes lainnya yang masih membutuhkan bantuan dalam pembacaan radiologi.
GE pada komitmennya mendukung transformasi digital ini, menyediakan sistem PACS yang dilengkapi dengan software EDL [Edison Datalogue Connect], tutur Benedict.
Sementara Chief Operating Officer Healthcare Digital GE, Nalinikanth Gollagunta menyatakan bahwa pihaknya berkomitmen buat terus mendukung transformasi digital radiologi pada RSD Health, khususnya dalam implementasi PACS serta EDL yang terbaru, memakai cloud computing menggunakan perkiraan total saat yang dibutuhkan setidaknya 6-8 bulan ke depan.
Benedict kemudian berkata bahwa dengan adanya EDL, ke depannya RSD Health akan membuka peluang buat PACS dapat ditinjau oleh para dokter spesialis secara remote, bahkan dimungkinkan buat dapat diintegrasikan menggunakan mobile application pasien.

