Begini Dokter Hewan Merawat Anak Kucing
Merawat anak kucing yang kita pelihara memang tidak boleh dianggap sepele. Anak kucing yang baru lahir memerlukan perhatian spesifik dalam perawatannya. Bahkan kegiatan merawat anak kucing yang kita pelihara semenjak kecil, merupakan aktivitas yang ternyata bisa membentuk ikatan khusus. Kita perlu memiliki pengetahuan dasar agar dapat merawatnya sinkron kebutuhan usia anak kucing.
Berikut tips merawat anak kucing asal Drh Puspasari Respatinigtyas pada bukunya yang berjudul pedoman Lengkap Merawat Anak Kucing.
Ayo simak cara merawat anak kucing berdasarkan dokter hewan supaya permanen sehat dan menggemaskan.
Cara Merawat Anak Kucing Ala Dokter Hewan
1. Pemberian susu, penting bagi pertumbuhan anak kucing
Seperti halnya bayi manusia, anak kucing juga asupan utamanya berasal dari Air Susu ibu (ASI) indukannya. Jika tidak diberikan ASI akan banyak mengalami rentan kedinginan, rentan infeksi, tidak mendapatkan maternal antibody bahkan juga rentan kematian.
Namun, Jika anak kucing pisah dari induknya, maka wajib diberikan susu pengganti. dalam merawatnya, kita harus memperhatikan jadwal anugerah susu.
– Usia 0-1 minggu dua-4 mililiter setiap 2-3 jam
– Usia 2 minggu 5-6 ml setiap tiga-4 jam
– Usia 3 minggu 8-10 mililiter setiap 5 jam
– Usia 4 minggu 10-15 ml setiap 6 jam
Jumlah susu pengganti yang dibuat tentunya sebanding dengan jumlah kucing serta jumlah pemberiannya. Sebaiknya dalam takaran yang pas supaya susu tidak terbuang.
Perbandingan yang baik antara susu serta air hangat yaitu 1 bagian susu, dua bagian air hangat. Pastikan posisi ketika menyusui mirip saat anak kucing menyusui pada induknya.
Posisikan kepalanya menggunakan kemiringan 45 derajat. Hal ini dilakukan buat mencegah terjadinya aspirasi susu ke paru-paru, yang akan mengakibatkan sesak nafas bahkaninfeksi paru.
2. Perhatikan usia anak kucing
Merawat anak kucing harus diadaptasi menggunakan usianya. Berikut rentang usia sesuai perkembangannya:
– Usia 1 hari berat 100 gram telah bisa menghisap
– Usia 3-5 hari berat tiap hari bertambah kurang lebih 10-15 gram harus dijemur pada bawah sinar mentari supaya tali pusar segera mengering
– Usia 1 minggu mulai bisa membuka mata, indera pendengaran mulai terbuka, gigi susu timbul, mampu menggigit dan suka melingkar
– Usia 3 minggu mampu memanjat, bercanda dan menjatuhkan diri
– Usia 4 minggu mulai timbul warna mata, penglihatan normal, mulai makan-kuliner basah, dan dapat berjalan normal.
3. Ciptakan daerah perawatan yang baik
Membentuk kawasan perawatan yang baik mampu dimulai dengan mengadakan kawasan yang safety serta nyaman. Jangan terdapat celah yang menghasilkan kucing terjepit. Jauhkan kucing dari jangkauan hewan lain. Sesuaikan suhu ruang daerah perawatan dengan usia kucing. sampai usia 1 bulan, usahakan jaga temperatur ruangan menggunakan suhu 24-29 derajat celsius.
4. Jaga kebersihan anak kucing
Kebersihan daerah anak kucing wajib selalu dijaga. Jika alas kawasan merawat anak kucing telah mulai kotor usahakan lekas diganti. Pastikan kita jua selalu menjaga kebersihan tangan kita sebelum memegang anak kucing.
Demikian berita tips asal dokter hewan terkait cara merawat anak kucing. Semoga simpel dipahami.
Source: https://kumparan.com/berita-terkini/cara-merawat-anak-kucing-menurut-dokter-hewan-1yDZXVsLE1y/full
