Tahapan dan Tips Lolos Seleksi Beasiswa BI
Beasiswa Bank Indonesia itu apa, sih?
Beasiswa Bank Indonesia (BI) adalah beasiswa yang diinisiasi oleh Bank Indonesia untuk mahasiswa jenjang Sarjana (S1) di berbagai Perguruan Tinggi di Indonesia, baik PTN, PTS dan Politeknik yang sudah berpartner terkait program beasiswa ini.
Tahapan Seleksi
Apa aja sih rangkaian seleksi beasiswa Bank Indonesia?
Sebelum kamu menjadi penerima beasiswa BI, kamu akan menghadapi beberapa seleksi berikut:
1. Tahap 1: Administrasi dan Kriteria Umum
Di tahap ini, seluruh pendaftar dari masing-masing Perguruan Tinggi yang menjadi partner dari Bank Indonesia, diseleksi dan diambil 100 pendaftar terbaik.
Berkas administrasi yang harus kamu siapkan:
- Kartu Hasil Studi dan Transkrip nilai
- Curriculum Vitae (CV)
- Motivation Letter (Motlet)
- Surat pernyataan tidak menerima beasiswa lain
- Surat rekomendasi dari fakultas
- Fotokopi KTP, KK, KTM dan buku rekening
- Sertifikat prestasi sebagai tambahan.
2. Tahap 2 :Tes Wawancara
Setelah di umumkan 100 pendaftar terbaik, kamu akan menempuh seleksi wawancara!
Tenang, tipsnya kamu harus menjawab pertanyaan dari interviewer dengan jujur sesuai dengan keadaan kamu ya. Pertanyaan yang diberikan seputar:
- Bagaimana kamu mengenal diri dan potensi kamu
- Sejauh mana kamu sudah mengenal Bank Indonesia
3. Pengumuman
Selamat, kalau nama kamu lolos pada saat pengumuman. Artinya kamu sudah menjadi awardee Beasiswa Bank Indonesia!
Di tahun 2021, Bank Indonesia memberikan 75 kuota penerima beasiswa di setiap Perguruan Tinggi yang bermitra dengan Bank Indonesia.
4. Bergabung ke GenBI
Setelah dinyatakan berhasil lolos Beasiswa BI, kamu wajib banget untuk aktif di Generasi Baru Indonesia (GenBI).
GenBI merupakan komunitas tempat berkumpulnya para penerima Beasiswa Bank Indonesia.
Tips untuk Lolos Seleksi
Lalu, bagaimana tips agar bisa lolos mendapatkan beasiswa ini?
Simak baik-baik ya, sobat!
1. Persiapkan berkas administrasi dengan baik
Faktanya nih sobat, dalam seleksi Beasiswa Bank Indonesia, berkas administrasi menjadi seleksi awal sekaligus penentu kamu untuk lolos ke tahap selanjutnya!
Tips yang perlu kamu perhatikan:
- Persiapkan segala berkas yang diminta dan sesuaikan
- Jangan lupa untuk menyertakan sertifikat prestasi (akademik/non-akademik)
- Cek ulang berkas yang telah kamu persiapkan! (sebelum disubmit)
- Buatlah CV yang menarik!
2. Buatlah CV yang menarik
Selain mempersiapkan berkas, kamu juga harus mempersiapkan CV!
By the way, CV seperti apa sih yang sebaiknya dibuat untuk lolos seleksi?
Tips yang perlu kamu perhatikan:
- Membuat CV dengan model academic-based
- Pastikan poin yang tercantum di CV relevan dengan visi misi Beasiswa BI agar dapat stand out from the crowd
- Perhatikan juga struktur, tata bahasa, dan visual dari CV kamu
Anyway, kamu dapat menggunakan CV dengan bahasa Indonesia atau bahasa Inggris kok, good luck.
3. Buatlah Motivation Letter yang outstanding
Salah satu berkas administrasi yang paling challenging dalam seleksi tahap 1 Beasiswa Bank Indonesia ialah motivation letter (motlet).
Kamu dapat membuat motlet dengan tips berikut:
Tips yang perlu kamu perhatikan:
- Sesuaikan dengan requirement yang ditentukan (contoh: maks 2 halaman, A4, Arial, 10pt)
- Tulis motivasi kamu dengan jujur dan menarik
4. Mempersiapkan tahap wawancara
Jeng, jeng… Selamat bagi kamu yang telah berhasil melewati tahap 1 (seleksi berkas administrasi).
Eits, jangan salah. Selanjutnya kamu harus mempersiapkan tahap ke-2, yaitu seleksi wawancara dengan pihak penyelenggara beasiswa.
Tips yang perlu kamu perhatikan:
- Memakai pakaian sesuai ketentuan
- Wajib banget untuk hadir tepat waktu!
- Rileks saat melakukan wawancara, dan tetap harus jujur ya!
5. Berdoa
Setelah melewati beberapa tahap dalam seleksi Beasiswa BI, jangan lupa untuk berdoa ya!
Agar diberikan yang terbaik saat pengumuman awardee Beasiswa Bank Indonesia.
Selain mendapat nilai material (uang saku selama satu tahun), kamu juga akan menjadi anggota Komunitas Generasi Baru Indonesia (GenBI). Banyak program pengembangan diri dan pelatihan yang akan kamu dapatkan!
Ini sangat membantu kamu untuk menjadi generasi unggul Indonesia di masa depan, dan lebih siap untuk ke dunia kerja nanti.
