Fenomena Alam dan Cuaca Yang Terjadi Di Indonesia
Indonesia dilanda cuaca panas dengan suhu sampai 36°C belakangan ini. Peristiwa suhu panas ini merupakan salah satu fenomena yang dialami Indonesia yang mempunyai akibat signifikan. Berikut beberapa fenomena alam dan cuaca yang terjadi pada Indonesia.
1. La Nina
Mengutip halaman resmi BMKG (Badan Meteorologi dan Geofisika), La Nina merupakan keadaan di mana Suhu Muka laut (SML) pada lautan Pasifik bagian tengah jauh lebih dingin dibandingkan dengan keadaan normalnya. Efeknya, pertumbuhan awan di samudera Pasifik tengah mengalami pertumbuhan dan curah hujan di Indonesia otomatis berkurang. Selain itu, kondisi ini bisa jua menyebabkan banjir bandang, banjir, dan tanah longsor.
2. El Nino
Mempunyai keadaan yang tidak sama dengan La Nina, El Nino merupakan masa ketika SML pada lautan Pasifik tengah mengalami pemanasan. Sebagai akibatnya, pertumbuhan awan semakin tinggi dan mengurangi curah hujan. El Nino bisa menyebabkan kekeringan di daerah Indonesia. Bagi para petani, El Nino tentunya artinya momok angker yang akan menyebabkan pengaruh domino, salah satunya adalah gagal panen. Selain itu, peluang kurangnya air bersih hingga kebakaran lahan juga terbuka lebar.
3. Fenomena Suhu Panas
Warga Indonesia kini tengah merasakan cuaca panas yang ekstrem. Bahkan, suhunya mencapai 36 derajat Celsius. BMKG menyatakan bahwa fenomena suhu panas ini dipicu sebab posisi semu mentari yang sudah hingga di wilayah utara ekuator. Hal ini menegaskan sebagian wilayah di Indonesia akan memasuki animo kemarau.
Selain itu, intensitas hujan akan berkurang diiringi dengan pertumbuhan awannya yang juga minim. Keadaan tersebut menghasilkan sinar mentari pada bagian atas bumi bisa diterima aporisma. tak heran jika suhu terik bisa dirasakan oleh warga.
4. Siklon Tropis Indonesia
BMKG menyebut, siklon tropis artinya fenomena berupa badai dengan kekuatan besar, dengan radius mencapai 150 sampai 200 km. Umumnya, siklon terbentuk pada atas lautan dengan suhu permukaan air laut hangat. Suhu yang dimiliki rata-rata adalah 26,5 derajat Celsius. Angin kencang yang berputar mempunyai kecepatan melebihi 63 km/jam.
Pada penjelasannya, BMKG menginformasikan bahwa wilayah Indonesia sebenarnya tidak dilalui oleh lintasan siklon tropis. Sebab, posisinya berada pada garis khatulistiwa. Namun kenyataannya, siklon tropis banyak juga terjadi pada Indonesia dan mensugesti cuaca Tanah Air. Salah satunya artinya siklon Rosie yang ada pada tahun 2008. Siklon ini terbentuk pada bagian barat Banten. terdapat pula siklon Kirrily yang terdapat pada daerah Kepulauan Aru.
5. Angin Muson
Satu lagi fenomena alam yang sering terjadi di Indonesia adalah angin muson. Secara sederhana, angin ini dikenal juga sebagai angin pembalik musim yang terjadi sebab adanya perbedaan udara mencolok antara daratan dan lautan.
Angin ini terbagi atas dua jenis, yakni angin muson barat dan angin muson timur yang masing-masing mempunyai dampak bagi Indonesia. Angin muson barat berefek menyebabkan tanah longsor, gagal panen, serta menyulitkan nelayan waktu melaut. Sementara itu, angin muson timur bisa menaikkan peluang kebakaran hutan serta kesulitan menerima air bersih.
Source: https://nasional.okezone.com/read/2022/05/16/337/2595056/mengenal-fenomena-alam-atau-cuaca-yang-ada-di-indonesia
