5 Cara Menanam Bunga Mawar dari Batang yang Praktis
Cara menanam bunga mawar dari batang yang mudah dicoba
Budidaya bunga mawar yang cocok untuk pemula adalah dengan menggunakan batangnya. Sebab, metode ini dianggap cukup sederhana untuk dipraktikkan di rumah.
Tak perlu berlama-lama lagi, berikut cara menanam mawar dari batang yang bisa kamu lakukan:
1. Persiapan batang mawar
Jika batang sudah siap untuk ditanam, sekarang kamu perlu menyiapkan perangsang alami berupa lidah buaya.
Penggunaan tanaman ini bertujuan untuk merangsang pertumbuhan dari bunga mawar yang akan kamu tanam.
Untuk menggunakannya, kamu hanya perlu memotong lidah buaya menjadi dua bagian. Setelah itu, tancapkan batang mawar ke bagian dalam lidah buaya.
3. Persiapan media tanam bunga mawar
Kamu bisa menggunakan tanah dan sekam bakar sebagai media tanam bunga mawar.
Untuk pemula, supaya budidaya bunga mawar lebih mudah, kamu bisa menggunakan gelas plastik bekas. Jika sudah tersedia, masukkan media tanam dan batang bunga mawarnya ke dalamnya.
Pastikan media tanamnya cukup padat agar bunga mawar tidak mudah jatuh atau terdorong oleh angin.
Terakhir, tutup gelas plastik tersebut dengan plastik dan ikat dengan karet di bagian bawahnya. Letakkan di tempat yang teduh dan jangan di tempat yang panas agar tidak mati.
Setidaknya dibutuhkan waktu sekitar 1 atau 2 bulan hingga akarnya bermunculan. Paling cepat, akar dapat muncul ketika usianya mencapai satu setengah bulan.
4. Pemindahan batang ke polybag
Kalau akarnya sudah muncul dan berukuran panjang, kamu dapat memindahkannya ke tempat yang lebih besar lagi, misalnya polybag.
Kamu perlu berhati-hati dalam memindahkan media tanam supaya tidak berceceran dan merusak akarnya.
Nantinya, batang bunga mawar dapat semakin membesar dan meninggi saat sudah dipindahkan ke wadah tanam yang lebih besar.
5. Cara merawat bunga mawar
Perawatan bunga mawar juga tidak terlalu repot. Kamu perlu melakukan penyiraman secara rutin.
Penyiraman sangat penting, apalagi pada saat fase pertumbuhan. Setidaknya, kamu perlu melakukan penyiraman sebanyak 1 kali setiap hari dan dilakukan di waktu pagi atau sore hari ketika suhu udara tidak terlalu panas.
Jangan lupa untuk memberi pupuk secara rutin setiap 3 atau 4 bulan sekali. Pupuk yang dipilih dapat berupa pupuk NPK sebanyak 5 gram pupuk atau tanamannya. Dosisnya disesuaikan dengan kondisi tanaman, ya.
