Apa Itu Brand Manager?
Elemen penting dari brand manager ini adalah melakukan riset pasar, seperti menganalisis posisi kompetitif, produk, merek, dan pengeluaran. Selain itu, pekerjaan ini juga mengembangkan strategi pemasaran dan periklanan dan mengelola anggaran tersebut. Ia juga membantu membuat desain dan tata letak untuk konsep dan iklan, mengawasi kegiatan promosi, menganalisis harga dan penjualan. Selain itu, profesi ini juga mengevaluasi bagaimana brand dapat muncul ke basis konsumen yang lebih luas. Dilansir dari The Branding Journal, terdapat lima hal yang menjadi tanggung jawab pekerjaan ini.
1. Melindungi brand
Pekerjaan ini bertanggung jawab untuk memastikan bahwa semua produk, layanan, dan lini produk yang berada di bawah brand beresonansi dengan pelanggan saat ini dan calon pelanggan.
2. Bekerja sama dengan berbagai bidang dalam perusahaan
Posisi ini bekerja dengan bidang marketing untuk memastikan bahwa setiap aspek dari strategi brand tepat sasaran. Brand manager juga harus berhubungan dengan departemen lain seperti keuangan, komunikasi pemasaran, penjualan, dan pengembangan produk. Hal itu dilakukan untuk memastikan gambaran strategis bisnis dan peluang pasar di masa depan.
3. Berkoordinasi dengan berbagai agensi marketing
Jika perusahaan belum memiliki bidang marketing yang menangani semua aspek, ia bertugas untuk bekerja dengan agensi marketing. Hal ini untuk memastikan agensi tersebut memahami tujuan dan pedoman brand untuk setiap proses pemasaran.
4. Berfokus pada konsumen
Apa reaksi mereka terhadap campaign? Apa yang dibicarakan konsumen di media sosial dan bagaimana orang membicarakan brand tersebut. Bagaimana perusahaan mengelola atau memantau proses ini? Brand manager harus mampu memanfaatkan riset pasar dan memantau tren pasar. Oleh karena itu, memiliki pemahaman tentang target pasar dan juga target pasar potensial adalah hal yang penting.
5. Membuat keputusan bisnis yang penting
Brand manager juga dapat memainkan peran penting dalam tim manajemen saat memberikan umpan balik dan analisis pada aktivitas brand. Misalnya, laba atas investasi apa yang terlihat dari campaign tertentu? Apa yang telah bekerja dengan baik untuk produk spesifik dari merek dan pelajaran apa yang dapat dipelajari dari orang lain?
Source : glints.com
