Jenis Susu yang Cocok untuk Penderita Maag dan Asam Lambung
Asam lambung yang berlebih dapat mengalir balik ke kerongkongan. Jika hal ini terjadi terus-menerus, inilah yang disebut penyakit GERD. Penderita GERD umumnya mengalami gejala maag, terutama sakit perut dan heartburn.
Dampak baik dan buruk minum susu bagi penderita asam lambung
Minum susu ternyata berpengaruh terhadap kondisi pencernaan penderita maag dan penyakit asam lambung. Efek tersebut berasal dari tiga zat gizi yang banyak terdapat dalam susu yaitu kalsium, protein, dan lemak.
1. Kalsium membantu menetralisasi asam lambung
Berkat kandungan kalsiumnya yang tinggi, susu sering dianggap sebagai obat maag alami. Ini pula yang coba dibuktikan oleh sekelompok peneliti di Korea Selatan pada 2019 dalam studi mereka terkait minum susu dan gejala maag.
Menurut studi yang melibatkan lebih dari 11.000 responden ini, asupan kalsium yang tinggi berkaitan dengan menurunnya risiko refluks asam lambung pada pria. Asupan kalsium juga membantu mengurangi risiko iritasi kerongkongan akibat asam lambung.
Selain itu, kalsium merupakan mineral penting untuk otot, tak terkecuali otot sfingter esofagus. Penderita GERD biasanya memiliki sfingter esofagus yang lebih lemah. Padahal, sfingter berfungsi mencegah naiknya asam lambung ke kerongkongan.
2. Protein membantu mengurangi gejala
Protein dalam susu yang Anda minum juga bermanfaat untuk meredakan sakit maag dan asam lambung. Sebuah penelitian pada 2017 menemukan bahwa penderita GERD yang banyak mengonsumsi protein lebih jarang menunjukkan gejala.
3. Lemak dapat memperparah gejala maag
Susu merupakan minuman tinggi lemak. Satu gelas susu (250 mL) whole milk bahkan dapat menyumbangkan 8 gram lemak untuk tubuh Anda. Lemak sebenarnya baik untuk tubuh, tapi penderita maag harus lebih cermat dalam mengonsumsi zat gizi ini.
Makanan berlemak termasuk penyebab maag dan asam lambung. Ini karena lemak membuat otot sfingter esofagus menjadi rileks. Padahal, sfingter esofagus seharusnya berkontraksi saat Anda sedang tidak makan untuk mencegah isi lambung naik.
Selain itu, lemak juga lebih lama dicerna. Ini berarti waktu pengosongan lambung akan menjadi lebih lambat dari seharusnya. Dampaknya, isi lambung termasuk susu yang Anda minum lebih berkemungkinan untuk naik dan menimbulkan gejala maag.
Susu yang cocok untuk penderita asam lambung
Berikut beberapa jenis susu yang bisa Anda konsumsi.
1. Susu rendah lemak
Ada berbagai jenis susu di pasaran, yaitu whole milk dengan kandungan lemak utuh, susu rendah lemak (2% lemak), serta susu skim atau bebas lemak. Susu yang cocok untuk penderita asam lambung adalah yang mengandung 0 – 2,5% lemak.
Susu bebas atau rendah lemak bisa menjadi buffer sementara bagi lambung. Larutan yang bersifat buffer tidak mudah terpengaruh oleh perubahan pH (tingkat keasaman) lingkungannya. Jadi, suasana lambung Anda tidak akan bertambah asam.
2. Susu almond
Susu almond dinilai sebagai susu yang cocok untuk penderita asam lambung karena sifatnya yang basa. Almond memiliki pH sebesar 8,4. Nilai ini tergolong basa dan lebih tinggi dibandingkan pH susu sapi yang sebesar 6,8.
Nilai pH tersebut diyakini dapat menetralisasi asam lambung. Meski begitu, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan bahwa kandungan susu almond betul-betul aman bagi penderita maag dan asam lambung.
3. Susu kedelai
Susu kedelai dapat menjadi pilihan yang aman bagi penderita asam lambung karena rendah lemak. Satu gelas susu kedelai (200 mL) hanya mengandung 5 gram lemak, lebih rendah dari susu sapi dengan jenis whole milk.
Susu merupakan minuman dengan segudang manfaat. Namun, penderita maag atau asam lambung perlu ekstra cermat dalam memilih jenis susu yang cocok untuk kondisi pencernaannya.
Susu rendah lemak atau susu alternatif mungkin dapat menjadi opsi yang lebih aman bagi perut Anda. Akan tetapi, jika perut Anda masih juga terasa tak nyaman setelah minum susu, sebaiknya konsultasikan kepada dokter untuk mendapatkan solusinya.
