Manfaat Menakjubkan Kacang Kedelai yang Tak Kalah Sehat dari Gandum
Kebanyakan orang mungkin menganggap camilan berbahan dasar gandum paling sehat dan bernutrisi. Namun, tahukah Anda bahwa kacang kedelai juga tidak kalah sehat dari gandum? Yuk, cari tahu apa saja kandungan gizi dan manfaat kacang kedelai buat kesehatan tubuh!
Kacang yang memiliki nama latin Glycine max ini populer karena dapat diolah menjadi berbagai macam panganan, mulai dari tahu, tempe, susu, kecap, tauco, terigu, hingga minyak.
Berdasarkan warna kulit bijinya, kacang ini memiliki beberapa jenis, yaitu kedelai hijau, kuning, hitam, dan cokelat.
Manfaat kedelai untuk kesehatan tubuh
Berikut ini beberapa manfaat kedelai untuk kesehatan yang sebaiknya tidak dianggap enteng:
1. Kaya asam amino esensial
Kacang kedelai juga mengandung semua jenis asam amino esensial yang memberi manfaat kesehatan.
Asam amino esensial adalah jenis yang dibutuhkan oleh tubuh manusia, tetapi tubuh tidak dapat memproduksinya sendiri.Kandungan protein dalam kacang ini berfungsi sebagai pengganti protein dari sumber hewani, seperti daging sapi, unggas, dan telur.
2. Baik untuk jantung
Kacang ini merupakan sumber lemak tak jenuh ganda yang baik untuk jantung serta kesehatan tubuh Anda secara menyeluruh.
Selain itu, kandungan protein dan isoflavon dalam kacang kedelai memberi manfaat berupa penurunan kolesterol LDL (kolesterol jahat).
Kolesterol yang yang terkontrol dengan baik dapat membantu menurunkan risiko Anda terkena stroke, serangan jantung, dan penyakit jantung lainnya.
3. Menurunkan berat badan
Manfaat kacang kedelai satu ini didapat dari kandungan protein dan seratnya yang tinggi untuk menunda lapar.
Makanan dengan indeks glikemik rendah cenderung lebih lambat dicerna tubuh sehingga tidak membuat Anda cepat lapar.
Hal ini tentunya akan sangat membantu Anda mengendalikan hasrat ngemil makanan yang berkalori tinggi.
4. Melancarkan pencernaan
Kandungan serat dalam kedelai juga membantu menjaga saluran pencernaan yang sehat, termasuk membantu masalah buang air besar agar lancar dan teratur.
Selain menangkal radikal bebas, isoflavon dalam kacang ini ternyata dapat membantu kerja usus sehingga sistem pencernaan Anda menjadi lebih lancar.
Rutin makan kedelai juga bisa membantu mengurangi risiko Anda terkena sembelit, kanker usus besar, hernia, dan wasir.
5. Mengendalikan kadar gula darah
Indeks glikemik rendah dalam kacang kedelai ternyata juga memberi manfaat langsung pada kadar gula darah dalam tubuh Anda.
Pasalnya, orang dengan diabetes bisa dengan leluasa mengonsumsi kacang kedelai tanpa harus khawatir akan mengalami lonjakan kadar gula darah.
Tak hanya itu, kandungan serat dalam kedelai juga membantu memperlambat proses penyerapan makanan dalam tubuh.
6. Mencegah pengeroposan tulang
Pada masa menopause, produksi hormon estrogen dalam tubuh wanita akan menurun drastis.
Estrogen sendiri berperan penting untuk membentuk dan melindungi tulang yang kuat.
Oleh karena itu, wanita yang sudah masuk masa menopause berisiko tinggi mengalami pengeroposan tulang alias osteoporosis.Jika dikonsumsi secara rutin disertai dengan asupan makanan yang bernutrisi tinggi lainnya, kacang ini efektif membantu menghambat kerusakan tulang untuk mencegah risiko osteoporosis.
7. Menurunkan risiko kanker payudara
Sebagian orang percaya bahwa makan kacang kedelai bisa memicu kanker payudara pada wanita.
Struktur kandungan isoflavon dalam kedelai memang mirip dengan estrogen, yang sering dikaitkan sebagai penyebab kanker payudara.
Nyatanya, kacang kedelai justru memberi manfaat yakni membantu mencegah kanker payudara berkat kandungan seratnya yang tinggi.
