10 Buah dengan Kandungan Antioksidan Tinggi
Ada begitu banyak manfaat antioksidan bagi kesehatan tubuh manusia. Menangkal efek radikal bebas hanyalah salah satunya. Masih ada manfaat lain yang bisa diperoleh darinya. Ada begitu banyak manfaat antioksidan bagi kesehatan tubuh manusia. Menangkal efek radikal bebas hanyalah salah satunya. Masih ada manfaat lain yang bisa diperoleh darinya. Berikut ini adalah 10 buah yang mengandung antioksidan terbaik yang bisa Anda jumpai dengan mudah.
1. Pepaya
Buah pepaya mengandung vitamin C yang sangat tinggi serta nutrisi penting lainnya seperti vitamin E, provitamin A, asam folat, kalium, pektin, polifenol, beta karoten dan karotenoid. Dengan kandungan vitamin C karotenoid, buah pepaya mampu mencegah penyumbatan darah. Dan dengan vitamin C, vitamin E dan beta karoten, perlindungan akan kanker usus besar dan degenerasi makula mata bisa diperoleh.
Selain itu, likopen yang terkandung dalam buah ini mampu mencegah penyakit jantung dan beberapa kanker. Menariknya, kadar likopen yang rendah diasosiasikan dengan kematian dalam berbagai kasus.
2. Semangka
Siapa yang bisa menolak, buah semangka yang dingin dan yang tinggi kandungan airnya di hari yang panas? Apalagi, buah ini juga memiliki serat, vitamin C, provitamin A dan banyak antioksidan yang berperan sebagai anti peradangan, melindungi sel saraf dan menyehatkan organ hati. Fakta lainnya, semangka sangat kaya akan asam amino l-citrulline. L-citrulline dibutuhkan dalam sintesis nitrit oksida yang penting untuk pelebaran pembuluh darah dan metabolisme tubuh lainnya.
Hal itulah yang menyebabkan semangka dapat efektif menurunkan tekanan darah tinggi. Semangka juga mengandung antioksidan jenis likopen, bahkan 1 cup semangka memiliki jumlah likopen yang lebih banyak dibandingkan tomat.
3. Mangga
Buah mangga juga mengandung antioksidan yang tidak kalah tinggi dengan 2 buah sebelumnya. Kandungan nutrisinya terbilang melimpah. Ada Vitamin A, C, dan beberapa antioksidan seperti quercetin, ellagic acid, dan gallic acid yang semuanya bisa Anda peroleh cukup dengan mengonsumsi buah yang satu ini.
Mangga juga kaya akan serat pangan yang bisa mengatasi konstipasi dan mempercepat pergerakan usus pada saluran pencernaan. Dengan memakan 300 gram mangga sehari dapat membantu melancarkan frekuensi buang air besar dan mengurangi peradangan dalam saluran pencernaan.
4. Alpukat
Buah yang punya tekstur creamy ini tidak hanya lezat, tapi juga punya kandungan gizi yang baik seperti serat pangan, lemak baik, kalium, magnesium, asam folat, dan vitamin C. Faktanya, penelitian menunjukkan lemak yang terkandung dalam buah ini membantu mengurangi berat badan, menurunkan tekanan darah, dan menurunkan faktor pemicu penyakit jantung seperti kolesterol jahat (LDL).
Alasannya, Alpukat punya kandungan asam lemak dan lemak tidak jenuh tunggal, yang bisa membawa kolesterol jahat (LDL) keluar tubuh, dan menaikkan level kolesterol baik (HDL) dalam tubuh. Lemak ini juga membantu meningkatkan penyerapan antioksidan lain seperti beta-carotene and lycopene yang juga baik untuk jantung.
5. Anggur
Meskipun buahnya berukuran kecil, tapi anggur tidak bisa diremehkan dalam hal nutrisi. Beberapa varietas anggur adalah buah yang paling tinggi kandungan antioksidannya dari buah manapun. Penelitian yang membandingkan 30 jenis varietas anggur menemukan bahwa jenis anggur jenis Black Pearl, Summer Royal Black, Pearl Green, Seedless Green, and Seedless Red menunjukkan antioksidan terkuat dan punya efek penangkal radikal bebas yang baik.
Anggur mengandung antioksidan berjenis epicatechin, catechin gallate, protocatechuic acid, gallic acid, rutin dan resveratrol. Antioksidan resveratrol inilah yang berkaitan dengan penurunan risiko penyakit jantung. Penelitian lain juga menemukan bahwa resveratrol juga ada dalam ekstrak biji anggur, dan bisa berpotensi menurunkan penyakit alzheimer, serta memusnahkan sel kanker.
6. Apel
Apel banyak dihubungkan dengan berbagai khasiat kesehatan seperti, menurunkan risiko penyakit jantung dan kanker. Hal itu dikarenakan apel adalah buah yang memiliki antioksidan berjenis flavonoid. Sebuah penelitian yang melibatkan lebih dari 56,000 orang menunjukkan hubungan antara turunnya risiko kematian akibat kanker maupun penyakit jantung koroner berkat asupan buah apel dan makanan yang tinggi flavonoid dalam makan hariannya.
7. Stroberi
Buah merah dan menyegarkan yang satu ini pasti sudah banyak Anda ketahui. Stroberi adalah sumber Vitamin C dan antioksidan jenis anthocyanins. Antioksidan ini memberikan mereka warna merah, sehingga semakin tinggi kadar antioksidannya semakin merah buahnya.
Banyak studi menunjukkan bahwa anthocyanins dapat menurunkan risiko penyakit jantung dengan cara mengurangi kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan level kolesterol baik (HDL), jadi cocok untuk Anda yang suka mengonsumsi banyak makanan berkolesterol maupun yang sudah memiliki nilai LDL yang tinggi ya!
8. Bit
Anda pasti sudah sering mendengar jus buah bit baik bagi kesehatan. Meskipun, banyak yang menyebutkan bit adalah buah, namun sebenarnya bit termasuk dalam kelompok umbi-umbian. Hal itu memang benar, bit kaya akan serat pangan, kalium, zat besi, asam folat, dan antioksidan. Berdasarkan analisis FRAP (ferric reducing ability of plasma), yang merupakan tes seberapa ampuh antioksidan yang ada dalam makanan tertentu untuk bisa menetralisir radikal bebas secara spesifik, bit memiliki hingga 1,7 mmol antioksidan di tiap 100 gram buahnya.
Betalains adalah antioksidan yang membuat buah ini berwarna ungu dan dipercaya memiliki sejumlah manfaat baik untuk tubuh seperti menurunkan risiko kanker usus besar ataupun kanker di saluran pencernaan. Selain itu, bit juga mengandung zat anti inflamasi/peradangan, bahkan ekstrak buah bit juga banyak digunakan mengatasi sakit dan peradangan pada orang yang mengalami osteoarthritis.
9. Tomat
Masih banyak perdebatan apakah tomat masuk ke dalam golongan sayur atau buah. Namun, tidak ada salahnya memasukkan tomat ke dalam buah yang memiliki antioksidan yang mudah untuk dijumpai sehari-hari. Tomat adalah salah satu sumber likopen. Senyawa ini merupakan jenis pigmen karotenoid yang membuat tomat berwarna merah alami. Likopen adalah salah satu antioksidan yang sangat baik untuk pria. Beberapa studi menyebutkan bahwa likopen bisa mencegah penyakit gangguan pada prostat.
Likopen lebih banyak terkandung di kulit tomat dibandingkan buahnya, sehingga cara yang paling direkomendasikan adalah dengan memakan tomat secara utuh atau memasak tomat menjadi saus rumahan untuk hidangan pasta yang lezat untuk makan Anda dan keluarga. Selain itu, buah yang satu ini juga tinggi vitamin C, serat pangan, kalium, dan memiliki kalori yang rendah, cocok untuk Anda yang sedang menjalani program diet penurunan berat badan.
10. Delima
Buah eksotis ini tidak diragukan lagi memiliki berbagai manfaat kesehatan karena kandungan antioksidannya seperti ellagitannins, anthocyanins, and asam organik. Studi menunjukkan bahwa jus buah delima mampu menurunkan kejadian stress oksidatif, tekanan darah, level LDL (kolesterol jahat), level trigliserida, peradangan, dan kerusakan pada otot.
Source : kalcare.com
