Apa Itu Sandbox (SAND)?
Pada bulan November 2021, Facebook mengumumkan penggantian nama induk perusahaannya menjadi Meta Platforms. Perubahan ini mengikuti visi CEO Mark Zuckerberg yang ingin mengembangkan Metaverse, sebuah dunia virtual di mana penggunanya dapat bersosialisasi, melakukan berbagai aktivitas termasuk rekreasi hingga belajar. Sejak perubahan nama induk perusahaan Facebook ini, aset kripto pada aplikasi game dunia virtual mengalami lonjakan harga, termasuk SAND, token The Sandbox.
Dalam dunia cryptocurrency, istilah metaverse sudah digunakan untuk menjelaskan sebuah ekosistem dunia virtual dimana pengguna bisa berinteraksi sesuka mereka dalam sebuah jaringan yang terdesentralisasi. Sekarang, Sandbox merupakan salah satu game metaverse paling populer pada jaringan Ethereum selain Decentraland (MANA) dan Axie Infinity (AXS).
Definisi
Adalah game dunia virtual terdesentralisasi yang berjalan pada jaringan Ethereum. Ia adalah salah satu decentralized application atau DApps paling populer dalam blockchain Ethereum. Di dalamnya, setiap pemainnya bisa menciptakan permainan dan pengalaman apapun yang mereka inginkan yang kemudian bisa diakses oleh pemain lain.
Layaknya game blockchain lainnya, semua aset di dalamnya merupakan NFT yang bisa diperjualbelikan pada marketplace. SAND adalah aset kripto The Sandbox yang digunakan untuk berbagai macam aktivitas dalam game dan sebagai token governance.
Menurut Coinmarketcap, Sandbox memiliki kapitalisasi pasar sebesar 6 milyar dolar AS dengan suplai maksimum sebanyak 3 milyar token SAND. Pada November 2021, token ini mengalami kenaikan harga sekitar 700% dari sekitar 1 dolar AS menjadi 8 dolar AS.
Cara kerja Sandbox
SAND memberikan pengalaman bermain dalam dunia virtual di mana kamu bebas memasuki aktivitas yang kamu mau. Dalam Sandbox, setiap petak dari petanya dibagi menjadi kotak-kotak bernama LAND. Setiap LAND berisikan aktivitas dan mode permainan yang dibentuk sesuai yang membuatnya.
Beberapa petak LAND bisa membentuk sebuah ESTATE yang biasanya dibuat berdasarkan sebuah tema tertentu. Kamu bisa memasuki sebuah LAND atau ESTATE menggunakan SAND sebagai tiket. Hal inilah yang membuat potensi Sandbox tidak terbatas karena ia berfokus kepada kreativitas dari komunitas pengguna Sandbox.
Semua pemain yang memiliki LAND bisa menggunakan beberapa produk Sandbox untuk membuat mode permainannya sendiri, mengisi LAND dengan berbagai objek, dan juga menjual aset apapun yang mereka miliki. Hal ini dicapai menggunakan tiga aplikasi yaitu Voxedit, game maker, dan marketplace Sandbox.
Token SAND, LAND, dan ASSETS
Sandbox sendiri memiliki 3 token berbeda dengan masing-masing fungsi yang berbeda. Perusahaan Sandbox juga menjelaskan bahwa pembagian token ini adalah upaya membuat bisnis ekonomi yang terus berputar.
SAND
SAND adalah token dengan standar ERC-20 yang digunakan di dalamnya sebagai mata uang untuk semua transaksi berinteraksi dengan ekosistem Sandbox. Token ini berperan sebagai token utilitas yang akan kamu gunakan untuk bermain, karena kamu membutuhkan SAND untuk memasuki setiap LAND. Selain itu, SAND juga berperan sebagai token yang digunakan untuk staking pada jaringan Sandbox.
LAND
LAND adalah Non-fungible token (NFT) berstandar token ERC-721 Ethereum. Pemain membeli LAND untuk mengisinya dengan game, aset, dan pengalaman interaktif. Bukan hanya pemain, perusahaan seperti Adidas dan Opera sampai Axie Infinity dan Cryptokitties membeli LAND dengan tujuan menciptakan sebuah pengalaman interaktif bagi komunitasnya di dalam. Selain LAND, ESTATES adalah sebuah kumpulan LAND yang sengaja digabungkan untuk menciptakan interaksi yang lengkap. Misalnya, sebuah ESTATES bertema haloween dengan konsep wahana di mana setiap LANDnya memiliki interaksi yang berbeda-beda.
ASSETS
ASSETS adalah token berstandar ERC-1155 yang dapat diperdagangkan di marketplace Sandbox. Token ini berisikan sekumpulan item atau barang yang memiliki tema sama atau bagian-bagian kecil dari sebuah koleksi seperti baju untuk avatarmu.
Source : pintu.co.id
