5 Daftar Pekerjaan Bidang TI di Era Transformasi Digital
Indonesia saat ini tengah menghadapi era transformasi digital sehingga kemampuan Sumber Daya Manusia di bidang Teknologi Informasi (TI) semakin diburu. Hal itu tentu untuk menjawab tantangan kemajuan di ruang digital yang makin canggih dan tak terbendung terutama untuk mewujudkan visi Indonesia emas 2045. World Bank memperkirakan Indonesia membutuhkan 9 juta tenaga kerja digital sampai 2030, atau sekitar 600.000 talenta digital setiap tahunnya.
Tenaga kerja digital yang dimaksud ini adalah sumber daya manusia yang mumpuni di bidang teknologi informasi dan komunikasi, dengan penguasaan teknologi digital terkini, seperti cloud, kecerdasan buatan, analytic big data, cyber security, pengembangan software sampai blockchain. Berkaca dari hal itu, berikut daftar pekerjaan di bidang TI yang akan semakin diburu di era transformasi digital dan dapat menjadi referensi untuk anda mengasah keterampilan di bidang pekerjaan tersebut.
1. Cyber Security
Pekerjaan menjadi pengaman siber di ruang digital saat ini sangatlah penting. Apalagi di masa kini ketergantungan perusahaan pada teknologi semakin tinggi. Karena itu penting bagi perusahaan untuk menjaga jaringan tetap aman dan untuk terlindung dari serangan siber. Tentunya selain melindungi data perusahaan, itu juga menjadi pengaman bagi data-data pribadi para pengguna layanan untuk itu layanan cyber security menjadi sangatlah penting di era transformasi digital.
2. Data Science/Analytic
Banyak bisnis yang membutuhkan data dalam setiap pengambilan keputusannya, mulai dari industri keuangan, perbankan, sampai perawatan kesehatan. ” Karena itu, profesi di bidang data science atau data analytic memiliki demand yang tinggi,” kata Calvin. Dengan keterampilan data science perusahaan bisa mendapatkan keinginan pasar dan menghasilkan layanan yang mampu mengimbangi keinginan pasar tersebut.
3. Cloud Computing
Digitalisasi mau tidak mau turut menyeret cloud sebagai layanan yang semakin sering digunakan. Kemampuan yang dibutuhkan di bidang ini meliputi kemampuan untuk merancang, merencanakan, mengelola, memelihara dan mendukung penggunaan cloud computing. Kemampuan ini akan makin dicari mengingat Indonesia kini tengah menyongsong pembuatan Pusat Data Nasional.
4. Artificial Intelligence
World Economic Forum menyatakan bahwa Artificial Intelligence atau AI merupakan teknologi dengan pertumbuhan tercepat dan akan menciptakan 133 juta pekerjaan baru pada 2025. Profesi pengembang AI kini akan semakin dicari untuk nantinya memudahkan lebih banyak lagi tugas-tugas terutama di ruang digital.
5. Software Development (Web & Mobile)
Pekerjaan di bidang software development meliputi perancangan, pengembangan, pengujian serta pemeliharaan sistem. Karena kian meningkatnya permintaan terhadap software serta aplikasi, profesi di bidang software and application development dapat meningkat hingga 21-28 persen pada 2028. Dengan segala potensi dan tantangan yang ada di Indonesia, Calvin meyakini nantinya di Indonesia akan lahir banyak talenta di bidang TI yang akan memajukan Tanah Air.
Source : teknologi.bisnis.com
